Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Ketua IPI Aceh Ajak Pustakawan Ubah Paradigma Mengelola Perpustakaan

Atjeh Watch by Atjeh Watch
08/12/2021
in Nanggroe
0

ACEH BESAR – Perkembangan teknologi informasi telah merubah paradigma pengelola perpustakaan, tentunya dalam hal ini secara otomatis pola kerja pustakawan atau pengelola perpustakaan juga menjadi berubah.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Pengurus Daerah Ikatan Pustakawan Indonesia (PD IPI) Aceh, Nazaruddin Musa MLIS menjadi salah satu narasumber dalam kegiatan Bimtek Pengelolaan Perpustakaan Gampong se – Kabupaten Aceh Besar Tahun 2021, di Aula Wisma Atlet, Kota Jantho, Aceh Besar, Senin (6/12/2021).

“Paradigma perpustakaan harus dirubah, dari semula dianggap sebagai gudang buku, perpustakaan harus bertransformasi sehingga memiliki peran signifikan dalam meningkatkan kemampuan masyarakat, sehingga mampu mengubah kualitas hidupnya menjadi lebih baik menuju kesejahteraan,”kata Nazar, Senin (6/12).

Pengelola perpustakaan Gampong, kata Nazar bukan hanya menunggu pengunjung datang, namun harus mampu bergerak aktif mendorong masyarakat agar menjadi bagian dan mendapatkan manfaat positif keberadaan perpustakaan Desa di tengah-tengah masyarakat.

“Perpustakaan Gampong butuh orang-orang yang andal dalam mengembangkan perpustakaan, tidak hanya pasif mengikuti pola kerja yang ada dan bergantung kepada pengguna,”tambahnya.

Lebih lanjut, Nazar menjelaskan bahwa teknologi informasi di perpustakaan Gampong dapat mengatasi persoalan tempat dan waktu. Ia mencontohkan dengan hanya bermodalkan internet para pengelola perpustakaan Gampong dapat mengunduh koleksi-koleksi gratis yang berhubungan dengan keperluan masyarakat.

Disamping itu dalam konteks inklusi sosial, penerapan TIK khususnya internet dapat membantu pengelolaan untuk mencari sumber referensi, baik itu dalam bentuk buku muapun video-video tutorial ataupun panduan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

”Tidak hanya di situ, dengan penerapan teknologi informasi dapat membantu mempromosikan produk-produk hasil inklusi sosial yang di produksi oleh masyarakat. Misalnya dengan Instagram Facebook dan platform media sosial lainnya,”kata Nazar dihadapan puluhan peserta yang hadir.

Menurut Nazar, dengan dijadikan Perpustakaan sebagai pusat belajar dan referensi berbasis TIK, tentu akan efektif dan informatif sehingga bisa menjawab setiap kebutuhan yang diinginkan oleh masyarakat sekitar perpustakaan.

”Secara tidak langsung dapat menarik minat kunjungan khususnya anak-anak dan remaja karena layanan perpustakaan sudah sesuai dengan gaya hidup mereka. Dan ini semua sangat diperlukan komitmen pengelola perpustakaan dan juga partisipasi aktif para aparatur Gampong,” tutup Nazar diakhir diskusi.

Bimtek yang dilaksanakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Aceh Besar berlangsung selama 4 hari, mulai tanggal 6-9 Desember 2021 diperuntukkan untuk pengelola Perpustakaan Gampong di Kabupaten Aceh Besar.

Dalam bimtek tersebut turut diundang narasumber masing-masing, Plt. Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Aceh Besar, Fazlun SH MT, Novayaturrahmi SIP, Nazaruddin Musa MLIS, Suherman MEc, Abdul Manar, MHum. [*]

Previous Post

Bimtek Kader PNA Abdya Dalam Rangkaian Milad ke Sepuluh

Next Post

Pengungsi Rohingya Gugat Meta Rp 2.152 Triliun di California

Next Post

Pengungsi Rohingya Gugat Meta Rp 2.152 Triliun di California

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

08/06/2026
Panas dan Angin Kencang Berpotensi Perluas Karhutla di Aceh

Januari hingga 6 Juni 2026, Aceh Alami Kerugian Rp34,7 Miliar Akibat Karhutla

08/06/2026
Terbukti Tilep Rp1,1 Miliar, Eks Bendahara DPMG-PKB Bireuen Divonis 6 Tahun Penjara

Terbukti Tilep Rp1,1 Miliar, Eks Bendahara DPMG-PKB Bireuen Divonis 6 Tahun Penjara

08/06/2026
Pesantren Modern Al Zahrah Tingkatkan Kompetensi Guru Asuh melalui Program Penguatan Tahsin

Pesantren Modern Al Zahrah Tingkatkan Kompetensi Guru Asuh melalui Program Penguatan Tahsin

08/06/2026
Jendela Masjid Al-Muttaqin Bener Meriah Rusak Usai Gempa 4,2 Magnitudo

Jendela Masjid Al-Muttaqin Bener Meriah Rusak Usai Gempa 4,2 Magnitudo

08/06/2026

Terpopuler

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

06/06/2026

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

Korban Cuaca Ekstrem di Langkahan Peroleh Bantuan Masa Panik

Nyan, Bupati Pidie Jaya Perintahkan Pendataan Anak Putus Sekolah, Sekolah Rakyat Jadi Instrumen Putus Rantai Kemiskinan

Ketua IPI Aceh Ajak Pustakawan Ubah Paradigma Mengelola Perpustakaan

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com