Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional Teknologi

Peneliti Temukan Letusan Raksasa dari Bintang yang Mirip Matahari

Admin1 by Admin1
12/12/2021
in Teknologi
0

Jakarta – Sebuah bintang yang berjarak lebih dari 100 tahun cahaya bernama EK Draconis baru-baru ini mengejutkan para peneliti. Bintang itu mengeluarkan cahaya yang sangat eksplosif.

Hal itu ditemukan oleh tim peneliti yang mempelajari EK Draconis. Temuan ini dipublikasikan dalam jurnal Nature Astronomy pada 9 Desember lalu.

Cahaya itu berupa letusan coronal mass ejection (CME) seperti gelembung gas plasma dengan ukuran 10 kali lebih besar daripada yang pernah dikeluarkan Matahari sebelumnya.

Kejadian itu menjadi peringatan bahwa sebagai bintang, Matahari pun bisa mengalami hal serupa suatu saat nanti.

Jika Matahari meletus dengan cara yang sama, maka hal tersebut akan merusak orbit satelit dan melumpuhkan seluruh jaringan listrik.

EK Draconis sendiri memiliki massa yang sama dengan matahari namun dengan usia yang lebih muda sekitar 100 juta tahun. Sebagai bintang, kedua objek tersebut terbuat dari gas super panas.

“Hasil pemantauan membantu kami meningkatkan pemahaman tentang bagaimana lontaran massa besar koronal telah terjadi selama 4,6 miliar tahun sejarah bintang seukuran matahari,” ujar Yuta Notsu, astrofisikawan di UC Boulder and National Solar Observatory, seperti dikutip Gizmodo.

Peneliti melanjutkan, meski ledakan super besar tersebut umumnya terjadi pada bintang yang berusia lebih muda, bukan berarti hal yang sama tak mungkin dialami Matahari.

“Peristiwa ini dapat menjadi proxy untuk kemungkinan ledakan super besar tersebut setiap seratus atau seribu tahun Matahari,” tambah Notsu.

Mengutip Space, CME yang menghantam Bumi dapat membakar satelit di orbit dan memicu gangguan besar yang dikenal sebagai badai geomagnetik. Badai tersebut diketahui dapat merusak jaringan listrik.

Sebelumnya, CME pernah ‘menghitamkan’ seluruh provinsi Quebec di Kanada dalam hitungan detik dan hampir mematikan jaringan listrik AS.

Tim ini mengamati EK Draconis sepanjang Januari hingga April 2020. Pada 5 April 2020, mereka mendeteksi superflare yang diikuti sekitar 30 menit CME yang bergerak dengan kecepatan sekitar 1,1 juta mph (1,8 juta kph). Mereka memperkirakan massanya 10 kali lebih besar dari CME terbesar yang pernah dialami Matahari.

Dengan kata lain, temuan ini menunjukkan bahwa Matahari muda juga berpotensi meledakkan CME raksasa yang pada gilirannya dapat memengaruhi Bumi.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Perwosi Gelar Senam Bersama di Harapan Bangsa

Next Post

Andry Agung Kembali Pimpin Rugby Aceh

Next Post

Andry Agung Kembali Pimpin Rugby Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Omen, Puluhan Sekolah di Aceh Masih Belajar di Tenda Darurat

Omen, Puluhan Sekolah di Aceh Masih Belajar di Tenda Darurat

06/06/2026
Korban Cuaca Ekstrem di Langkahan Peroleh Bantuan Masa Panik

Korban Cuaca Ekstrem di Langkahan Peroleh Bantuan Masa Panik

06/06/2026
Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

06/06/2026
CKG di Sarah Mane Temukan Dominasi PTM, Dinkes Pidie Jaya Soroti Krisis Air Bersih

CKG di Sarah Mane Temukan Dominasi PTM, Dinkes Pidie Jaya Soroti Krisis Air Bersih

06/06/2026
Pemko Bongkar Sejumlah Bangunan di Atas Saluran Air di Rukoh

Pemko Bongkar Sejumlah Bangunan di Atas Saluran Air di Rukoh

06/06/2026

Terpopuler

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

06/06/2026

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

Korban Cuaca Ekstrem di Langkahan Peroleh Bantuan Masa Panik

MaSA Dorong Percepatan Pembentukan Dewan Pemajuan Kebudayaan Aceh

Nyan, Pidie Jaya Raih Peringkat Dua Pengelolaan KDMP Terbaik di Aceh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com