Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

RS Australia Terancam Kewalahan karena Omicron, Pakar Desak Pembatasan

Admin1 by Admin1
22/12/2021
in Internasional
0

Jakarta – Para pakar kesehatan Australia mengatakan bahwa rumah sakit bakal kewalahan karena kehadiran Covid-19 varian Omicron. Mereka pun mendesak pemerintah untuk memperketat aturan pencegahan Covid-19.

Royal Australasian College of Physicians mengusulkan negara bagian yang terkena dampak parah varian Omicron agar melakukan sistem check-in aplikasi, menggunakan masker, dan membatasi tamu pertemuan. Bila tidak, rumah sakit bakal kewalahan dan konsekuensinya “mengerikan.”

Asosiasi Medis Australia pada Selasa (21/12) juga mendesak pemerintah negara itu untuk memberlakukan lagi pembatasan, seperti memberikan batas kapasitas ruangan dan acara olahraga.

Kepala asosiasi tersebut, Dr. Omar Khorshid, mengatakan bahwa pemimpin politik negara itu tidak boleh memandang pemberlakuan kembali pembatasan sebagai kegagalan kebijakan.

“Pendekatan yang lebih berhati-hati diperlukan, setidaknya sampai kita mengetahui lebih banyak terkait Omicron,” tutur Khorshid, dikutip dari The Straits Times.

Selain itu, analisis dari The Doherty Institute menunjukkan bahwa booster vaksin saja tidak cukup cepat untuk menekan penyebaran Omicron.

Mereka juga memprediksi jumlah kasus Covid-19 di Australia dapat mencapai sekitar 200.000 per hari, pada akhir Januari atau awal Februari 2022 nanti.

Kanikan kasus Covid-19 di Australia terjadi saat banyak warga akan memulai libur musim panas mereka dan berencana melakukan perjalanan dalam negeri. Banyak warga juga bersiap merayakan Natal, di mana keluarga biasanya bertemu di dalam ruangan.

Pada Selasa (21/12), penambahan kasus harian Covid-19 di Australia mencapai 4.522 kasus, sebagaimana dicatat Worldometers. Angka ini melonjak jauh dibandingkan hari sebelumnya yang mencapai 3.957 kasus.

Walaupun Australia tengah mengalami lonjakan kasus, beberapa pemimpin negara itu terlihat enggan mengubah rencana mereka terkait pembukaan kembali perbatasan.

Pemimpin New South Wales, Dominic Perrottet, sampai saat ini masih menolak untuk memperketat perbatasan wilayah itu. Ia menilai masyarakat seharusnya mengemban tanggung jawab pribadi dan mendapatkan dua dosis vaksin.

“Kita selalu mengatakan, saat kita membuka [pembatasan], angka kasus pasti meningkat, angka rawat inap dan unit perawatan intensif juga akan meningkat,” tutur Perrotter, Selasa (21/12).

“Saya percaya ketika kita berhasil melewati semua tantangan dalam hampir dua tahun terakhir, kita juga bisa melewati tantangan ini juga.”

Perdana Menteri Australia, Scott Morrison, juga tak ingin memberlakukan kembali pembatasan.

“Kami tidak akan kembali memberlakukan lockdown. Kita akan hidup bersama virus ini dengan nalar dan bertanggung jawab,” kata Morrison, dikutip dari Reuters.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Muhammad, Nama Bayi Paling Populer di Israel Sepanjang 2020

Next Post

Cerita Para Pejabat Kemenag Dicopot Yaqut Hanya Lewat Telepon

Next Post

Cerita Para Pejabat Kemenag Dicopot Yaqut Hanya Lewat Telepon

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

IPELMASRA Banda Aceh Pertanyakan Transparansi IUP Baru di Nagan

IPELMASRA Banda Aceh Pertanyakan Transparansi IUP Baru di Nagan

08/06/2026
Seniman Aceh Gandeng Tim LBH Banda Aceh, Bahas Penguatan Dasar Hukum Pemajuan Kebudayaan

Seniman Aceh Gandeng Tim LBH Banda Aceh, Bahas Penguatan Dasar Hukum Pemajuan Kebudayaan

08/06/2026
Ohku, 7 SPPG di Banda Aceh Setop Operasional MBG karena Dana Belum Cair

Ohku, 7 SPPG di Banda Aceh Setop Operasional MBG karena Dana Belum Cair

08/06/2026
Tanam Perdana MTG di Tangan-tangan, Dr. Safaruddin; Abdya Terbanyak Mendapatkan Bantuan Alsintan

Tanam Perdana MTG di Tangan-tangan, Dr. Safaruddin; Abdya Terbanyak Mendapatkan Bantuan Alsintan

08/06/2026
Sambut HUT ke-19, Pidie Jaya Perkuat Syiar Islam Lewat Festival Islami dan Momentum Tahun Baru Hijriah

Sambut HUT ke-19, Pidie Jaya Perkuat Syiar Islam Lewat Festival Islami dan Momentum Tahun Baru Hijriah

08/06/2026

Terpopuler

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

06/06/2026

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

Korban Cuaca Ekstrem di Langkahan Peroleh Bantuan Masa Panik

Nyan, Bupati Pidie Jaya Perintahkan Pendataan Anak Putus Sekolah, Sekolah Rakyat Jadi Instrumen Putus Rantai Kemiskinan

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com