Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nasional

Said Aqil: NU Harus Mandiri, Jangan Tergantung Pada Pemerintah

Admin1 by Admin1
27/12/2021
in Nasional
0

Jakarta – Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2010-2021, Said Aqil Siradj berharap, pergantian kepemimpinan tidak lantas menyurutkan perjuangan organisasi NU. Ia meminta agar nama besar NU tidak hilang setelah dirinya tidak lagi menjabat.

“Mudah-mudahan organisasi NU tetap disegani oleh masyarakat, dan pemerintah,” kata Aqil saat menggelar pertemuan di kediamannya di daerah Jagakarsa, Jakarta Selatan, Ahad 26 Desember 2021 malam.

Ia tidak ingin NU menjadi organisasi murahan yang mudah diatur dan diintervensi pemerintah. “Jadi organisasi mandiri yang tidak bergantung pada pemerintah. Kalau sudah ada intervensi pemerintah akan jadi organisasi murahan,” katanya.

Aqil juga meminta seluruh anggota PBNU melupakan muktamar ke-34 yang sudah berlalu. “Lupakan muktamar kemarin, mari kita fokus membangun NU,” kata Said.

Said Aqil menggelar silaturahmi bersama mantan pengurus di rumahnya di Jagakarsa, Jakarta Selatan, Ahad 26 Desember 2021 malam.

Dalam pertemuan itu turut hadir Marsudi syuhud, Arifin Junaidi, Mujib Qulyubi, Agus Salim, Imam Aziz , Andi Najmi Fuaidi, Robikin Emhas, Imdadun Rahmat, Abdul Mannan Gani dan sederet nama besar di organisasi tersebut.

Dalam Muktamar ke-34 NU, Said Aqil kalah oleh Yahya Cholil Staquf atau akrab disapa Gus Yahya. Gus Yahya memperoleh 337 suara. Sementara, Said Aqil memperoleh 210 suara.

Sumber: Tempo.co

Previous Post

Waspadai Omicron, Luhut: Jika Ingin Liburan, di Dalam Negeri Saja

Next Post

Maskapai di AS Membatalkan 1.200 Penerbangan, Ribuan Orang Terdampar di Bandara

Next Post

Maskapai di AS Membatalkan 1.200 Penerbangan, Ribuan Orang Terdampar di Bandara

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Penyerahan Sembako dan Tausyiah Iringi Buka Puasa di SMAN 9 Banda Aceh

Penyerahan Sembako dan Tausyiah Iringi Buka Puasa di SMAN 9 Banda Aceh

06/03/2026
Zelensky Beri Tips ke Arab Cs Cara Lawan Drone Iran: Kami Pengalaman

Zelensky Beri Tips ke Arab Cs Cara Lawan Drone Iran: Kami Pengalaman

06/03/2026
Usai Dipersenjatai AS, Pasukan Kurdi Kini Mulai Operasi di Iran

Usai Dipersenjatai AS, Pasukan Kurdi Kini Mulai Operasi di Iran

06/03/2026
Kapolres Pidie Pastikan Stok BBM Aman, Masyarakat Diimbau Tidak Panic Buying

Kapolres Pidie Pastikan Stok BBM Aman, Masyarakat Diimbau Tidak Panic Buying

05/03/2026
Satgaswil PRR Aceh Serahkan Bantuan kepada 600 KK Terdampak Bencana

Satgaswil PRR Aceh Serahkan Bantuan kepada 600 KK Terdampak Bencana

05/03/2026

Terpopuler

Satu Ruko di Abdya Dilalap Sijago Merah, Diduga Tempat Packing Menu MBG

Satu Ruko di Abdya Dilalap Sijago Merah, Diduga Tempat Packing Menu MBG

04/03/2026

Perkuat Sinergi Pengusaha dan Pemerintah, HIPMI Abdya Buka Puasa Bersama Bupati dan Forkopimkab

Santri Gayo Lues Bentuk Wadah Bernama Istagal

Distribusi Bantuan Kemensos RI di Pidie Jaya Diduga Tak Tepat Sasaran

Sekda Aceh Diduga “Kudeta” Program Gubernur: 2.000 Rumah Dhuafa Dipangkas Jadi 780 di APBA 2026

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com