Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Inisiator Food Estate SieBreuh Kunjungi Pabrik PT Bio Konversi, Jajaki Produksi Pupuk Hayati di Aceh

Admin1 by Admin1
24/01/2022
in Ekonomi
0
Inisiator Food Estate SieBreuh Kunjungi Pabrik PT Bio Konversi, Jajaki Produksi Pupuk Hayati di Aceh

JAKARTA – Kelangkaan pupuk mesti dijawab dengan pemanfaatan kembali pupuk kompos dan hayati yang dapat diolah secara mudah dan murah. Bahan bakunya memanfaatkan limbah ternak dan organic rumah tangga yang selama ini tidak kita manfaatkan.

Hal tersebut disampaikan Juanda Djamal melalui pers reless setelah kunjungannya ke pabrik pengelolaan sampah organik yang diproduksikan oleh PT Bio Konversi, di Bekasi-Jawa Barat.

Menurut Juanda, kunjungannya ke pabrik PT Bio Konversi adalah upaya menjajaki kerjasamanya dengan koperasi SieBreuh, koperasi petani yang sedang digagas olehnya dengan konsep pengembangan Kawasan Food Estate SieBreuh (FES) seluas 5120 ha yang meliputi kecamatan Sukamakmur, Kuta Malaka,  Ingin Jaya, Simpang Tiga, Darul Kamal dan Darul Imarah.

“Saya dapat belajar dari kunjungan ini, kita harus kembali membangun siklus dan rantai hidup agar kita dapat mandiri kedepan. Misalnya, kita tidak mesti bergantung dengan pupuk kimia pabrikan, karena pupuk kimia setiap tahun kebutuhannya bertambah. Sebenarnya orang tua kita dulu sudah memanfaatkan kotoran hewan menjadi pupuk, dimana kompos mampu mereproduksi bakteri yang meningkatkan kesuburan tanah. Maka, terpenting kedepan, kita kuatkan kembali wawasan kita atas benih, pupuk, pestisida, dan sebagainya guna menurunkan biaya produksi namun kualitas produksi meningkat,” kata dia.

“Untuk menyukseskan Kawasan FES maka selain menyiapkan penangkar benih untuk memproduksi benih unggul, maka Koperasi SieBreuh sedang berupaya juga menyiapkan pupuk alternatif yang dapat membantu petani padi agar produksi padinya tidak berkurang jika pupuk langka di pasar,” ujar Juanda Djamal.

“Salah satu yang kita tempuh saat ini, koperasi SieBreuh sudah mulai memproduksi pupuk kompos di Lampisang, kita sedang memeriksa kandungannya di lab Baristan, “jelas Juanda Djamal yang juga ketua Fraksi PA DPRK Aceh Besar ini

Selain pupuk kompos, maka upaya memanfaatkan limbah organik keluarga dan pasar, koperasi siebreuh berencana untuk bekerjasama dengan PT Bio Konversi agar dapat mengelola sampah tersebut menjadi pupuk hayati.

“Pupuk hayati ini mengandung mikroorganisme yang dapat mendegradasi bahan organik sehingga mampu menyediakan unsur hara yang dapat diserap tanaman dan menghasilkan enzim alami dan vitamin yang bermanfaat untuk meningkatkan kesuburan tanah. sehingga dengan Langkah ini dapat membantu kebutuhan pupuk petani dengan harga yang lebih terjangkau di masa depan,”tutup Juanda Djamal.

Previous Post

Lakukan Pelayanan Adminduk, Disdukcapil Abdya Turun ke Padang Geulumpang

Next Post

Dukung RUU TPKS untuk Segera Disahkan, NasDem Aceh: Korban Kekerasan Seksual Harus Mendapat Keadilan

Next Post
Dukung RUU TPKS untuk Segera Disahkan, NasDem Aceh: Korban Kekerasan Seksual Harus Mendapat Keadilan

Dukung RUU TPKS untuk Segera Disahkan, NasDem Aceh: Korban Kekerasan Seksual Harus Mendapat Keadilan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Menteri Ekraf Dorong Taman Iskandar Muda Perkuat Talenta Muda Aceh

Menteri Ekraf Dorong Taman Iskandar Muda Perkuat Talenta Muda Aceh

22/08/2026
Polresta Banda Aceh Tangkap Pelaku Sodomi Anak di Bawah Umur

Polresta Banda Aceh Tangkap Pelaku Sodomi Anak di Bawah Umur

22/08/2026
Camat Zahrul Fuadi Sambut Paskibraka Nasional Asal Kuta Baro Sepulang dari Istana Negara

Camat Zahrul Fuadi Sambut Paskibraka Nasional Asal Kuta Baro Sepulang dari Istana Negara

22/08/2026
‎YARA Desak Polda Aceh Bongkar Tambang Emas Ilegal Berkedok Normalisasi Sungai di Linge

Kutukan Sumber Daya di Tanah Rencong: Mengapa Aceh Tetap Miskin di Tengah Ledakan Tambang?

22/08/2026
IKSAS Subulussalam Tolak Perusahaan Tambang di Samadua, Minta IUP MMS dan BSM Ditinjau Ulang

IKSAS Subulussalam Tolak Perusahaan Tambang di Samadua, Minta IUP MMS dan BSM Ditinjau Ulang

22/08/2026

Terpopuler

Eks Kepala BPSDM Aceh Didakwa Korupsi Beasiswa Rp14,32 Miliar

Eks Kepala BPSDM Aceh Didakwa Korupsi Beasiswa Rp14,32 Miliar

21/08/2026

Inisiator Food Estate SieBreuh Kunjungi Pabrik PT Bio Konversi, Jajaki Produksi Pupuk Hayati di Aceh

Disdikbud Aceh Besar Uji Coba Virtual Learning Literasi-Numerasi SD

Ohku, Negara Rugi Rp1 Triliun akibat Penyalahgunaan BBM di Aceh

Kutukan Sumber Daya di Tanah Rencong: Mengapa Aceh Tetap Miskin di Tengah Ledakan Tambang?

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com