Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Kesehatan

WHO Yakin Pandemi Covid-19 Bisa Berakhir Tahun Ini dengan Syarat

Admin1 by Admin1
25/01/2022
in Kesehatan
0

Jakarta – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan pandemi Covid-19 kemungkinan dapat berakhir tahun ini.

“Kita dapat mengakhiri Covid-19 sebagai darurat kesehatan global dan kita dapat melakukannya tahun ini,” kata Direktur Jenderal WHO, Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus kepada dewan eksekutif organisasinya itu pada Senin (24/1).

Tedros mengatakan untuk mewujudkan hal itu negara-negara perlu berusaha lebih keras memastikan program vaksinasi dan pengobatan berjalan sesuai target.

Selain itu, Tedros juga menegaskan negara-negara tetap harus siaga melacak kemunculan varian baru virus corona dan tetap menerapkan protokol kesehatan dengan taat serta konsisten.

WHO sejak dulu terus mengimbau negara-negara untuk mempercepat distribusi vaksin di sejumlah negara miskin. Setidaknya, kata dia, 70 persen populasi suatu negara harus sudah divaksinasi pertengahan tahun ini.

Tedros mengungkapkan, setengah dari 194 negara anggota WHO belum mencapai 40 persen target vaksinasi di akhir 2021.

Bahkan, 85 persen warga Afrika dilaporkan belum menerima satu pun dosis vaksin Covid-19.

“Kita tidak bisa mengakhiri fase darurat pandemi kecuali kita menjembatani kesenjangan ini,” ujarnya.

“Rata-rata pekan lalu, 100 kasus dilaporkan setiap tiga detik, dan seseorang meninggal karena Covid-19 setiap 12 detik,” tuturnya.

Sejak kemunculannya, Covid-19 telah menewaskan lebih dari 5,5 juta orang di akhir 2019. Dengan kemunculan varian baru yakni Omicron, jumlah kasus Covid-19 meningkat hingga mencapai rekor.

Tedros menuturkan 80 juta kasus Covid-19 telah dilaporkan ke WHO sejak varian Omicron pertama kali terdeteksi di Afrika Selatan sembilan pekan lalu.

Meski demikian, Tedros mengatakan varian Omicron tidak berbahaya seperti varian sebelumnya terutama varian Delta.

“Kita perlu belajar mengelolanya melalui strategi berkelanjutan dan terpadu untuk penyakit pernapasan akut,” katanya.

Meski begitu, Tedros mewanti-wanti agar masyarakat dunia tidak mengasumsikan bahwa Omicron menjadi varian terakhir Covid-19.

“Sebaliknya, secara global kondisinya ideal untuk kemunculan lebih banyak varian. Potensi kemunculan varian Covid-19 yang lebih menular dan lebih mematikan tetap sangat nyata,” ucap Tedros.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Darwati Minta Kepala Baitul Mal Pemerkosa Santri Dihukum Berat

Next Post

Alasan Malaysia Berubah Drastis di Piala AFF U-23

Next Post

Alasan Malaysia Berubah Drastis di Piala AFF U-23

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Penyerahan Sembako dan Tausyiah Iringi Buka Puasa di SMAN 9 Banda Aceh

Penyerahan Sembako dan Tausyiah Iringi Buka Puasa di SMAN 9 Banda Aceh

06/03/2026
Zelensky Beri Tips ke Arab Cs Cara Lawan Drone Iran: Kami Pengalaman

Zelensky Beri Tips ke Arab Cs Cara Lawan Drone Iran: Kami Pengalaman

06/03/2026
Usai Dipersenjatai AS, Pasukan Kurdi Kini Mulai Operasi di Iran

Usai Dipersenjatai AS, Pasukan Kurdi Kini Mulai Operasi di Iran

06/03/2026
Kapolres Pidie Pastikan Stok BBM Aman, Masyarakat Diimbau Tidak Panic Buying

Kapolres Pidie Pastikan Stok BBM Aman, Masyarakat Diimbau Tidak Panic Buying

05/03/2026
Satgaswil PRR Aceh Serahkan Bantuan kepada 600 KK Terdampak Bencana

Satgaswil PRR Aceh Serahkan Bantuan kepada 600 KK Terdampak Bencana

05/03/2026

Terpopuler

Satu Ruko di Abdya Dilalap Sijago Merah, Diduga Tempat Packing Menu MBG

Satu Ruko di Abdya Dilalap Sijago Merah, Diduga Tempat Packing Menu MBG

04/03/2026

Perkuat Sinergi Pengusaha dan Pemerintah, HIPMI Abdya Buka Puasa Bersama Bupati dan Forkopimkab

Santri Gayo Lues Bentuk Wadah Bernama Istagal

Distribusi Bantuan Kemensos RI di Pidie Jaya Diduga Tak Tepat Sasaran

Sekda Aceh Diduga “Kudeta” Program Gubernur: 2.000 Rumah Dhuafa Dipangkas Jadi 780 di APBA 2026

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com