Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Hakka: Warga Keturunan China di Aceh Nyaman dengan Syariat Islam

Admin1 by Admin1
04/02/2022
in Nanggroe
0

BANDA ACEH – Ketua Yayasan Hakka Aceh Kho Khie Siong alias Aky menyatakan mayoritas warga keturunan China di Aceh merasa senang dan nyaman dengan penerapan syariat Islam.

“Masyarakat (China) di Aceh lebih senang dengan hukum cambuk karena dianggap lebih simpel, tidak perlu menjalani hukuman penjara, apalagi yang berbisnis,” kata Aky, Kamis (3/2/2022).

Hal itu disampaikan Aky dalam kesempatan podcast bersama Perum LKBN Antara Biro Aceh dalam rangka perayaan imlek tahun ini di Banda Aceh. Aky menyampaikan, kehidupan masyarakat Aceh dengan warga China selalu terbuka.

Ia dari Yayasan Hakka juga terus memberi ruang komunikasi sehingga tidak ada batasan satu sama lain. “Kami juga bisa bermanfaat kepada saudara kita di Aceh, bisa berteman, berinteraksi dengan semua, tidak ada batasan satu sama lain,” ujarnya.

Dalam menjalankan kehidupan sehari-hari di tengah penerapan syariat Islam, kata Aky, mereka tidak mendapatkan kendala khusus, malah sebaliknya merasakan toleransi yang cukup tinggi dari masyarakat Aceh. “Kita angkat jempol kepada masyarakat Aceh dalam kerukunan hidup umat beragama ini. Seumur hidup saya di Aceh belum pernah ada konflik beragama yang terjadi. Tapi kalaupun ada itu terkadang diprovokasi,” katanya.

Aky menuturkan, Yayasan Hakka Aceh atau secara umum warga China terus melakukan gerakan untuk mengurangi atau mencegah upaya provokasi terhadap hal-hal yang bersifat negatif. Selain itu, dalam melaksanakan ibadah mereka juga merasakan kenyamanan dan tidak ada gangguan.

Mereka malah mendapatkan dukungan yang baik, termasuk perayaan budaya di tempat ibadah. “Bahkan perayaan kita juga banyak dikunjungi Muslim, mereka ingin tahu juga bagaimana melakukan syukuran seperti perayaan Imlek ini,” ujarnya.

Tak hanya itu, Aky juga menyampaikan, selama pandemi Covid-19 ia banyak melaksanakan kegiatan sosial kemasyarakatan, seperti membagikan bantuan alat pelindung diri (APD), bantuan beras, hingga paket sembako saat Ramadhan, warung makanan murah hingga membagikan sembako. Aky menambahkan, perayaan imlek tahun harimau air ini tidak dilaksanakan megah seperti sebelumnya dengan penampilan barongsai karena masih dalam kondisi pandemi Covid-19.

“Kalau kita buat barongsai akan membuat kerumunan. Tapi dengan berkurangnya itu lebih punya waktu untuk bersilaturahim dengan keluarga,” kata Aky.

Sumber: republika.co.id

Previous Post

Jokowi: Varian Omicron Dapat Disembuhkan Tanpa Harus ke Rumah Sakit

Next Post

LKMS Mahirah kembali Raih WTP Atas Laporan Keuangan 2021

Next Post
Wali Kota Serahkan Penghargaan kepada Kepala BI Aceh

LKMS Mahirah kembali Raih WTP Atas Laporan Keuangan 2021

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

ITB-Paragon Kirim Filter Air ke Aceh Tamiang

ITB-Paragon Kirim Filter Air ke Aceh Tamiang

08/03/2026
Bawaslu Pidie Jaya Gelar Buka Puasa Bersama dan Santunan Yatim

Bawaslu Pidie Jaya Gelar Buka Puasa Bersama dan Santunan Yatim

08/03/2026
Muhammad Syuhada Kawal Perbaikan Ruas Jalan Peunaron melalui HRD

Muhammad Syuhada Kawal Perbaikan Ruas Jalan Peunaron melalui HRD

08/03/2026
Kapolres Pidie Gelar Tanam Jagung Serentak

Kapolres Pidie Gelar Tanam Jagung Serentak

08/03/2026
Ribuan PPPK Paruh Waktu Abdya Segera Terima SK, Diserahkan Langsung Oleh Dr Safaruddin

Ribuan PPPK Paruh Waktu Abdya Segera Terima SK, Diserahkan Langsung Oleh Dr Safaruddin

08/03/2026

Terpopuler

Nyan, Kejagung Periksa Pejabat Bea Cukai Aceh Terkait Korupsi Ekspor Limbah Sawit

Nyan, Kejagung Periksa Pejabat Bea Cukai Aceh Terkait Korupsi Ekspor Limbah Sawit

07/03/2026

Saat Mualem-Dek Fadh Mulai ‘Melenceng’ dari Visi Misi

Pertamina Minta Masyarakat Aceh Tidak Panik, Stok BBM dan LPG Cukup

Dr Wiratmadinata Kritik Keras Kebijakan Pemerintah: Jangan Jadikan Rakyat Korban Keputusan Politik

Penyunatan Anggaran JKA dan Rumah Dhuafa di APBA 2026: TAPA “Khianati” Instruksi Gubernur

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com