Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Kampus

Terima Penghargaan, Wisudawan Terbaik UIN Ar-Raniry Bersimpuh di Kaki Orang Tua

Atjeh Watch by Atjeh Watch
09/02/2022
in Kampus
0

BANDA ACEH – Suasana haru mewarnai prosesi wisuda di Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh Semester Ganjil Tahun Akademik 2021/2022, Rabu (9/2/2022) yang dipusatkan di Gedung Auditorium Prof Ali Hasjmy Kopelma Darussalam Banda Aceh.

Pasalnya, ada yang berbeda pada wisuda kali ini. Para lulusan terbaik setelah menerima penghargaan dari Rektor langsung bersimpuh sembari mencium kaki orang tuanya dan disambut dengan pelukan hangat.
Isak tangis haru mewarnai prosesi sakral para wisudawan tersebut. Terlihat ibu yang tidak bisa menahan harunya, ayah yang begitu bangga terhadap prestasi anaknya.

Suasana haru semakin menjadi ketika para wisudawan lulusan terbaik bersimpuh sambil mencium kaki orang tua, disaat bersamaan lulusan dari Program Studi Bahasa Arab FTK UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Bella Disa Novita SPd membaca puisi yang berjudul “Wisudaku untuk Ayah dan Ibu”.

“Aku seorang anak daerah dengan segala mimpi dalam mencapai gelar sarjana. Aku seorang anak tukang bangunan, telah berhasil meraih gelar sarjana. Hari ini dengan bangga memakai toga dan berdiri dihadapan kalian semua,” demikian sepenggal lirik puisi yang dibawakan oleh Bella.

Apapun pekerjaan orang tua kita bukan berarti mereka tidak mampu membuat anaknya meraih gelar sarjana. Apapun profesi mereka PNS, Petani, Kuli Bangunan mereka pasti merasakan perjuangan dalam membiayai kuliah kita.

“Teman-teman, tanpa mereka kita bukanlah siapa-siapa, kesuksesan dan kebahagiaan ini adalah milik mereka, orang tua kita,” demikian pesan yang dibacakan dalam sebait puisi.

Pada kesempatan tersebut, Rektor UIN Ar-Raniry Prof Dr H Warul Walidin AK, MA juga mengingatkan para wisudawan bahwa ridha Allah itu tergantung kepada ridha kedua orang tua. Maka dari itu sudah sepantasnya kita senantiasa berbakti dan tidak menyakiti mereka.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor mengingatkan para wisudawan bahwa kewajiban berbakti kepada orang tua merupakan kewajiban bagi setiap muslim setelah tauhid.

“Dan Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah berbuat baik kepada ibu bapak,” kata Rektor mengutip Firman Allah dalam surat Al-Isra’ ayat 23.

Warul menegaskan, siapapun orang tua kita, darimana pun asalnya, apapun pekerjaan mereka, betapapun tinggi atau rendah pendidikan mereka, kaya atau miskin, berbakti dan bersimpuhlah di kaki mereka seraya mengucapkan terima kasih dan doakanlah mereka selalu. Karena tiada keberhasilan tanpa doa dan Ridha orang tua.

“Lakukanlah perintah Allah dan Rasul dalam rangka takzim kepada kedua orang tua dan guru. Karena dua takzim ini sangat jelas menjadi kunci keberhasilan kita dalam karir, pekerjaan dan jabatan dimasa akan datang,” pesan Rektor.
Lebih lanjut, Rektor mengatakan bahwa prosesi bersimpuh di kaki kedua orang tua merupakan sebuah ritual yang dilakukan oleh UIN Ar-Raniry Banda Aceh begitu selesai menerima ijazah.

“Kita berharap prosesi ini menjadi contoh bagaimana kita menjaga nilai hubungan kita dengan orang tua. Pada wisuda semester ini kita sudah memulai sebuah ritual bagaimana memuliakan orang tua bagi para lulusan UIN Ar-Raniry,”kata Warul.

Wakil Rektor bidang Akademik dan Kelembagaan, Drs H Gunawan Adnan, PhD mengatakan, prosesi salam takzim dan bersimpuh di Kaki orang tua dilakukan usai menerima ijazah yang dilakukan pada UIN Ar-Raniry dalam rangka memberikan pesan edukasi kepada generasi muda bagaimana memuliakan dan berterima kasih kepada kedua orang tua.

“Prosesi bersimpuh di kaki orang tua masing-masing dilakukan wisudawan yang berprestasi usai menerima penghargaan dari rektor di hadapan seluruh para wisudawan, ini sebagai contoh yang dapat diikuti oleh wisudwan lainnya,” ujarnya.

Ditambahkan, prosesi tersebut dibatasi bagi yang bersprestasi saja, karena keterbatasan waktu dan tempat mengingat upacara wisuda dilakukan dalam masa pandemi covid-19, tentu panitia wajib menerapkan protokol kesehatan sesuai dengan yang ditetapkan pemerintah.

Previous Post

Hymne “Aceh Mulia” Bergema di Pembukaan Muscab Demokrat Aceh

Next Post

Waka DPRA Safaruddin Bantu Korban Kebakaran di Abdya

Next Post

Waka DPRA Safaruddin Bantu Korban Kebakaran di Abdya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Menteri Ekraf Dorong Taman Iskandar Muda Perkuat Talenta Muda Aceh

Menteri Ekraf Dorong Taman Iskandar Muda Perkuat Talenta Muda Aceh

22/08/2026
Polresta Banda Aceh Tangkap Pelaku Sodomi Anak di Bawah Umur

Polresta Banda Aceh Tangkap Pelaku Sodomi Anak di Bawah Umur

22/08/2026
Camat Zahrul Fuadi Sambut Paskibraka Nasional Asal Kuta Baro Sepulang dari Istana Negara

Camat Zahrul Fuadi Sambut Paskibraka Nasional Asal Kuta Baro Sepulang dari Istana Negara

22/08/2026
‎YARA Desak Polda Aceh Bongkar Tambang Emas Ilegal Berkedok Normalisasi Sungai di Linge

Kutukan Sumber Daya di Tanah Rencong: Mengapa Aceh Tetap Miskin di Tengah Ledakan Tambang?

22/08/2026
IKSAS Subulussalam Tolak Perusahaan Tambang di Samadua, Minta IUP MMS dan BSM Ditinjau Ulang

IKSAS Subulussalam Tolak Perusahaan Tambang di Samadua, Minta IUP MMS dan BSM Ditinjau Ulang

22/08/2026

Terpopuler

Eks Kepala BPSDM Aceh Didakwa Korupsi Beasiswa Rp14,32 Miliar

Eks Kepala BPSDM Aceh Didakwa Korupsi Beasiswa Rp14,32 Miliar

21/08/2026

Terima Penghargaan, Wisudawan Terbaik UIN Ar-Raniry Bersimpuh di Kaki Orang Tua

Disdikbud Aceh Besar Uji Coba Virtual Learning Literasi-Numerasi SD

Nyan, 514 ASN Pidie Jaya Dipetakan, Karier Kini Diuji: Kompetensi atau Kedekatan?

Ohku, Negara Rugi Rp1 Triliun akibat Penyalahgunaan BBM di Aceh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com