Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Pariwisata

40 Kebudayaan Aceh Ditetapkan Jadi Warisan Budaya tak Benda

Admin1 by Admin1
09/03/2022
in Pariwisata
0

BANDA ACEH— Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemdikbud Ristek) telah menetapkan 40 kebudayaan Aceh menjadi warisan budaya tak benda (WBTB) Indonesia, jumlah ini dinilai masih kecil mengingat Aceh daerah kaya sejarah.

“Di Aceh ada 23 kabupaten/kota, tapi baru 40 yang ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda Indonesia. Padahal di Aceh banyak yang bisa diangkat karena punya sejarah panjang,” kata Direktur Perlindungan Kebudayaan Ditjen Kebudayaan Kemdikbudristek RI, Irini Dewi Wanti, di Banda Aceh, Selasa (8/3/2022).

Pernyataan ini disampaikan Irini Dewi Wanti di sela-sela pelaksanaan lokakarya (workshop) pengembangan dan pemanfaatan objek pemajuan kebudayaan provinsi Aceh, di Banda Aceh.

Irini mengatakan Aceh memiliki sejarah yang cukup panjang mulai dari masuknya Islam ke Aceh hingga nusantara, kemudian dibarengi dengan budaya yang intangible (aset tak berwujud) yang sangat kaya di Aceh.

“Jadi kalau bicara seberapa banyak yang mungkin kita urus, atau yang diangkat warisan budaya tak bendanya serta cagar budaya dari Aceh, itu sangat banyak sekali,” ujarnya.

Irini juga mempertanyakan mengapa daerah dengan sejarah panjang baru ada 40 yang ditetapkan sebagai WBTB Indonesia. Artinya,ke depan perlu kerja keras dari semua pihak di Aceh.

Irini menyarankan Pemerintah Aceh, kabupaten/kota serta berbagai komunitas harus melakukan pencatatan untuk mendorong lebih banyak kebudayaan Aceh yang ditetapkan WBTB Indonesia.

“Harus kerja keras, ini baru warisan budaya tak benda, bagaimana dengan cagar budayanya, itu juga harus dilakukan penetapan. Jadi masih banyak sekali PR (pekerjaan rumah) kita,” kata Irini.

Dalam mewujudkan itu, Irini menegaskan harus adanya komitmen dan dukungan dari pemerintah daerah baik dari sisi anggaran maupun sumber daya manusianya yang harus terpenuhi.

“Bicara soal pendataan berarti harus ada SDM-nya, nanti kalau di pengelolaan pemanfaatannya pasti dari segi anggarannya juga harus berpihak,” demikian Irini.

Adapun 40 kebudayaan Aceh yang telah ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda Indonesia yakni tingkat provinsi ada rencong, kupiah riman, remoh Aceh, seudati, rabbani wahid, pinto Aceh, likok pulo, meugang.

Kemudian, rapai geurimphang, rapai pasee, keumamah, laweut, likee, panglima laot, kuah beulangong, peusijuk, keuneunong, rapai bubee, dan kupiah meukutop.

Selanjutnya, dari etnis Gayo ada tari saman, didong, kerawang, bines, pacu kude, guel, keni gayo, gutel, dan sining. Lalu, dari etnis Aneuk Jamee Aceh ada rapai geleng, meracu.

Dari etnis Singkil ada tari dampeng, canai kayu, menakhtahkan hinei. Asal Simeulue ada nandong dan memek. Dari Kluet ada landoq sampot.

Selanjutnya, dari etnis Alas ada kebudayaan payung meusikhat, pesenatken dan pemamanan. Terakhir dari Tamiang ada silat pelintau.

Sumber: antara via republika

Previous Post

Mengapa Kelompok Rentan Perlu Vaksinasi Covid-19?

Next Post

Korupsi, Mantan Geuchik Pulo Bunta Diserahkan ke Jaksa

Next Post
Ditjen PAS Pindahkan 41 Napi Bandar Narkoba ke Nusakambangan

Korupsi, Mantan Geuchik Pulo Bunta Diserahkan ke Jaksa

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Iran Tangguhkan Perundingan dengan AS Buntut Israel Bombardir Lebanon

Iran Tangguhkan Perundingan dengan AS Buntut Israel Bombardir Lebanon

02/06/2026
Iran Janji bakal Permudah Kapal Jepang Melintasi Selat Hormuz

Iran Janji bakal Permudah Kapal Jepang Melintasi Selat Hormuz

02/06/2026
Ade Naylan Sadida: Juara MTQ, Hafizah 30 Juz Raih Best Award SDGs Internasional, Kini Lolos Pendidikan Dokter USK

Ade Naylan Sadida: Juara MTQ, Hafizah 30 Juz Raih Best Award SDGs Internasional, Kini Lolos Pendidikan Dokter USK

01/06/2026
Tuanku Muhammad: JKA Jangan Disunat karena Alasan Dana Otsus yang Dipangkas

Fraksi PKS DPRK Dukung Wali Kota Tegakkan Syariat yang Terintegrasi dan Terpadu di Banda Aceh

01/06/2026
Panas dan Angin Kencang Berpotensi Perluas Karhutla di Aceh

Panas dan Angin Kencang Berpotensi Perluas Karhutla di Aceh

01/06/2026

Terpopuler

Nyan, Pidie Jaya Raih Peringkat Dua Pengelolaan KDMP Terbaik di Aceh

Nyan, Pidie Jaya Raih Peringkat Dua Pengelolaan KDMP Terbaik di Aceh

01/06/2026

Penggunaan Musik Tari Tanpa Izin oleh SMAN 1 Jangka Bireun Disesalkan Komposer

Senat UIN Ar-Raniry Angkat Suara Soal Turunnya KPK ke Aceh

Kaya SDA Tapi Miskin, Hasto: Jangan Seperti di Aceh

40 Kebudayaan Aceh Ditetapkan Jadi Warisan Budaya tak Benda

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com