Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Fraksi PA Aceh Besar Wacanakan Penambahan Dapil pada Pemilu 2024

Admin1 by Admin1
23/05/2022
in Nanggroe
0
RUPS Bank Aceh Syariah 2020

Juanda Djamal

JANTHO – Fraksi Partai Aceh (PA) Kabupaten Aceh Besar wacanakan penambahan Daerah Pemilihan (Dapil) pada pemilu 2024.

Sebagaimana yang perlu diketahui, Kabupaten Aceh Besar, secara jumlah kursi di DPRK bertambah menjadi 40 kursi, karena berdasarkan data dari dinas kependudukan dan catatan sipil, jumlah penduduk Aceh Besar mencapai 416.532 jiwa (semester II 2021).

Hal tersebut disampaikan oleh Juanda Djamal, ketua Fraksi Partai Aceh, Senin pagi 23 Mei 2022.

“Kondisi demikian, mengharuskan KIP Aceh Besar melakukan kajian mendalam atas penambahan kursi DPRK Aceh Besar dari 35 kursi menjadi 40 kursi tersebut,” Jelas Juanda.

”Kondisi demikian diselaraskan dengan penambahan jumlah penduduk dan sebarannya di 23 kecamatan. Hal ini penting guna memastikan azas pemerataan atas keterwakilan setiap kecamatannya. Maka, terbuka kemungkingan Daerah Pemilihan (Dapil) dapat diatur lebih sesuai dan merata, sehingga komposisi keterwakilan daerah pemilihan lebih terbuka, merata, adil dan tidak banyak suara lebih, karena salah satu dampaknya adalah biaya politik yang tinggi,” ungkap Juanda Djamal yang juga penggagas Kawasan SieBreuh ini.

Khususnya Fraksi Partai Aceh, kata Juanda, menghendaki peninjauan ulang atas Daerah pemilihan dan dilakukan penyesuaian kembali. Maka, F-PA mengusulkan pengembangan Daerah pemilihan agar lebih merata dan tingklat keterwakilan yang menyebar, seperti Dapil I (Lembah Seulawah, Seulimuem, Jantho), Dapil II (Kuta Cot Glie, Indrapuri, Kuta Malaka), Dapil III (Montasik, Sukamakmur, Ingin Jaya), Dapil IV (Simpang Tiga, Darul Kamal, Darul Imarah), Dapil V (Lhoong, Leupung, Lhpknga, Peukan Bada, Pulo Aceh), Dapil VI ( Kuta Baro, Blang Bintang, Krueng Barona Jaya), dan Dapil VII (Darussalam, Baitussalam, Mesjid Raya).

“Proposal ini dapat diajukan oleh fraksi manapun, namun KIP tetap berperan dalam merumuskan kerangka ini, karena pengesahannya oleh Komisi Pemilihan Umum di Jakarta,” kata dia.

“Kabupaten Aceh Besar memang memiliki luas wilayah yang luas, namun bukan hanya dijadikan alasan untuk tidak mungkin dimajukan, seharusnya semakin luas wilayah semakin cepat maju karena potensi SDM dan SDA nya kaya.”

Lebih lanjut, Juanda mengungkapkan bahwasanya selama ini setiap kepala daerah selalu mengkambinghitamkan luasnya wilayah sebagai alasan tidak bisa maju.

“Padahal semestinya sebaliknya, kita negeri yang kaya. Maka, pengembangan Daerah pemilihan untuk pemilu 2024-2029 menjadi momentum untuk merekonstruksi strukltur politik kedewanan Aceh Besar kedepan, sehingga lebih terwakili dan mewakili pemikiran dan aspirasi politik pembangunan Aceh Besar.”

“Kemajuan Aceh Besar memang sangat tergantung oleh politik, kalau budaya politik dari kita hanya sebatas menjalankan rutinitas maka kemajuan Aceh Besar tidak dapat diwujudkankan, maka partai politik juga perlu meng-upgrade kadernya yang diproyeksikan untuk menjadi bacaleg 2024-2029, jadi ketidakmajuan wilayah kita juga disebabkan oleh lemahnya partai politik. Maka, selagi ada kesempatan, siapkan diri kita lebih berkemampuan dan berwawasan, bukan hanya mengedepankan populisme, namun tunjukkan gagasan politik mempengaruhi kebijakan pembangunan sehingga rakyat sejahtera dan daerah menjadi makmur,” ujar Juanda Djamal.

Previous Post

Perahu Motor Terbalik di Perairan Lhok Mata Ie

Next Post

Bakbudik, Belanja Tak Terduga di APBA 2022 Capai Rp448,8 Miliar

Next Post
Dana Otsus Aceh 2020 Capai Rp8,37 Triliun

Bakbudik, Belanja Tak Terduga di APBA 2022 Capai Rp448,8 Miliar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pesantren Al Zahrah Akan Gelar Khataman Santri Akhir, Sejumlah Petinggi Daerah Dipastikan Hadir

Pesantren Al Zahrah Akan Gelar Khataman Santri Akhir, Sejumlah Petinggi Daerah Dipastikan Hadir

18/04/2026
Ketua DPRK Menjadi Narasumber Pada Kegiatan Pertemuan Arsitek Dunia

Ketua DPRK Menjadi Narasumber Pada Kegiatan Pertemuan Arsitek Dunia

18/04/2026
Nenek di Kediri Jadi Tersangka Usai Aniaya Cucu hingga Tewas

Nenek di Kediri Jadi Tersangka Usai Aniaya Cucu hingga Tewas

18/04/2026
Iran Bikin Trump Senang Sampai Bilang Terima Kasih soal Selat Hormuz

Iran Bikin Trump Senang Sampai Bilang Terima Kasih soal Selat Hormuz

18/04/2026
Inspirasi Kebaikan: KUA Tangan-Tangan Berbagi “SEJUTA” Wujud Nyata Kepedulian Sosial

Inspirasi Kebaikan: KUA Tangan-Tangan Berbagi “SEJUTA” Wujud Nyata Kepedulian Sosial

17/04/2026

Terpopuler

YARA: Dugaan Penganiayaan Wabup Pijay Alarm Krisis Moral Pejabat

YARA: Dugaan Penganiayaan Wabup Pijay Alarm Krisis Moral Pejabat

16/04/2026

ABG di Aceh Diperiksa Polisi Usai Live Pamer ‘Aset Pribadi’ di Tiktok

Fraksi PA Aceh Besar Wacanakan Penambahan Dapil pada Pemilu 2024

Jubir Pemerintah Aceh, Nurlis: Soal Gubernur Mualem, Humam Bohongi Publik!

Asa Janda Miskin di Gubuk Plastik, Uluran Tangan Dermawan hingga Perhatian Pemerintah Abdya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com