Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Dapat Kritikan Pedas dari DPRK, Safliati: Terimakasih Atas Kritik dan Sarannya

Atjeh Watch by Atjeh Watch
05/07/2022
in Lintas Barat Selatan
0

BLANGPIDIE – Sebulan setelah dikritisi oleh Ikhsan, S. Pd, salah seorang anggota DPRK Abdya dari Partai Amanat Nasional (PAN). Perihal bahwa, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Aceh Barat Daya tidak maksimal dan cermat dalam menempatkan petugas medis di Polindes, Pustu dan Poskedes.

Hal tersebut disampikan Ikhsan pada Rapat Paripurna Penutupan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati Abdya Tahun Anggaran 2021 dan penyampaian hasil Pansus I DPRK Abdya tahun 2022 pada tanggal (09/06) hari kamis di Aula DPRK setempat.

Alasannya bahwa, Dinkes tidak maksimal dan cermat dalam menempatkan petugas medis di tempat pelayanan kesehatan masyarakat. Sehingga gedung atau fasilitas pelayanan kesehatan publik tersebut tidak berfungsi serta banyak tenaga medis yang tidak bersedia menetap di tempat tugas mereka.

Ikhsan Jufri, (nama yang akrab disapa) pada saat itu meminta kepada Kadis Kesehatan Abdya Safliati, S.ST, M.Kes untuk segera mengevaluasi kinerja tenaga medis yang ditempatkan pada Pustu, Polindes dan Poskesdes di Gampong. Begitu pula halnya dengan Gedung Puskesmas Ie Mirah Kecamatan Babahrot yang tidak layak lagi digunakan untuk pelayanan kesehatan, disebabkan sumber air bersih yang sangat sulit serta akses jalan menuju ke Puskesmas tidak ramah terhadap pasien.

Dari temuan Pansus DPRK dan kritikan pedas Ikhsan tersebut, kini Dinas Kesehatan Abdya mulai berbenah dan mengevaluasi apa saja yang menjadi persoalan yang didapati di lapangan.

“Alhamdulillah dan ucapkan terimakasih kami kepada anggota DPRK Abdya, yang telah melakukan pansus hingga apa saja kelemahan kami dapat kami lakukan evaluasi, terutama kepada bapak Ikhsan yang telah memberikan kritik dan saran terkait persoalan para petugas atau tenaga kesehatan yang bermasalah,” kata Safliati saat diwawancarai oleh awak media ini di ruang kerjanya, Senin (04/07/2022).

Ia menjelaskan bahwa, para petugas kesehatan yang kami tempatkan itu sudah kami evaluasi kembali bukan hanya di petugas kesehatan di tempat sarana seperti Polindes, Pustu maupun Poskedes saja, namun juga kepada petugas Nakes lainnya dibawah Puskesmas yang ada.

“Alhamdulillah semua petugas Nakes sudah kami evaluasi, bukan hanya petugas di Polindes, Pustu, Poskedes namun juga kepada petugas Posyandu Plus, Penanggungjawab Desa dan tenaga Kontrak Kesehatan yang ditugaskan di Gampong-gampong,” ungkap Kadinkes Safliati.

Menurut data yang diterima pihak media ini, tercatat ada 152 orang petugas kesehatan yang dievaluasi pihak Dinkes Abdya. 28 orang petugas kesehatan di Pustu, 68 di Puskesdes, Posyandu Plus 4 orang, 5 orang Penanggungjawab di Desa dan 10 orang tenaga Kontrak yang ditempatkan di Gampong-gampong.

“Selain itu, gedung atau fasilitas pelayanan kesehatan publik yang terapat dibawah Puskesmas kini sudah mulai terawat, namun masih ada juga beberapa fasilitas kesehatan yang masih belum berbenah,” ucap Safliati.

Ia menghimbau kepada para petugas yang telah ditempatkan, untuk senantiasa selalu aktif dan provisional dalam bekerja serta menjaga fasilitas kesehatan yang telah ada.

“Kepada para Kepala Puskesmas (Kapus) yang berada di wilayah Abdya kami inggatkan, agar tidak lepas kontrol atas perkembangan para petugas yang telah ditetapkan dibawah unit atau Puskesmas nya masing-masing. Ingat, setiap hal apa saja itu pasti ada konsekuensinya,” tegas Kadinkes Abdya, Safliati, S.ST, M.Kes terkait provisionalitas para tenaga kesehatan di Abdya.

Reporter: Rusman

Previous Post

KPA Peureulak Sambut Baik Achmad Marzuki Sebagai Pj Gubernur Aceh

Next Post

Bertambah 38, Total 101.420 Orang Divaksin Covid-19

Next Post

Bertambah 38, Total 101.420 Orang Divaksin Covid-19

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Armaini Terpilih Jabat Ketua PC PGRI Kecamatan Kluet Timur

Armaini Terpilih Jabat Ketua PC PGRI Kecamatan Kluet Timur

09/09/2026
PC PGRI Kluet Timur Tepung Tawar Kadisdikbud dan Ketua PGRI Aceh Selatan

PC PGRI Kluet Timur Tepung Tawar Kadisdikbud dan Ketua PGRI Aceh Selatan

09/09/2026
Munawar Resmi Nahkodai PPP Pidie Jaya

Munawar Resmi Nahkodai PPP Pidie Jaya

09/09/2026
Senat Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Ar-Raniry Gelar Latihan Kepemimpinan Dasar

Senat Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Ar-Raniry Gelar Latihan Kepemimpinan Dasar

09/09/2026
Aceh Dinilai Perlu Ubah Posisi Strategis Selat Malaka Jadi Kekuatan Ekonomi Digital

Aceh Dinilai Perlu Ubah Posisi Strategis Selat Malaka Jadi Kekuatan Ekonomi Digital

09/09/2026

Terpopuler

Batas Kecamatan di Abdya Memanas, Enam Kali Mediasi Berujung Blank Spot Hukum

Batas Kecamatan di Abdya Memanas, Enam Kali Mediasi Berujung Blank Spot Hukum

08/09/2026

November, Garuda Spark Hadir di Banda Aceh

Dapat Kritikan Pedas dari DPRK, Safliati: Terimakasih Atas Kritik dan Sarannya

Tim Unit Reaksi Cepat Polres Abdya Tangkap ‘Ninja Sawit’ di Kuala Batee

Munawar Ibrahim Pimpin ICMI Pidie Jaya, Taqwaddin: Bukan Underbow Pemerintah

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com