BLANGPIDIE – Terkait Beredarnya sebuah video amatir yang menayangkan sebuah aksi pembubaran acara Live Musik oleh Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP WH) Kabupaten Aceh Barat Daya, sehingga membuat publik heboh dengan berbagai argumen dan kritikan.
Diketahui, Live musik akustik yang dimainkan oleh NK Project di Cofee Nongkrong tepatnya pada Sabtu malam (09/07) di samping Hotel Grend Lauser Jalan At-Taqwa Blangpidie kabupaten setempat, terpaksa dibubarkan oleh Satpol PP WH lantaran dianggap tidak menghormati malam pawai takbir menyambut Idul Adha 1443 Hijriah, serta diduga telah melanggar Qanun Syariat Islam dan kearifan lokal masyarakat setempat.
Terkait hal tersebut di atas, Syahril Reza, selaku Manajemen Nongkrong Coffee/Leuser Coffee mengklarifikasi serta mohon maaf atas kejadian yang sempat jadi perbincangan hangat ditengah masyarakat saat ini.
“Kami dari Manajemen Nongkrong Coffee Lauser/Leuser Coffee memohon maaf atas kejadian semalam, karena telah memasang music atau live music dengan suara tidak layak. Sebenarnya, kami awalnya tidak berniat untuk menandingi suara takbiran seperti yang banyak pihak khawatirkan,” kata Syahril Reza, Manajemen Nongkrong Coffee Leuser pada media atjehwatch.com, Minggu (10/07/2022).
Ia mengakui, jika hal tersebut dilakukan hanya bertujuan untuk membuat suasana malam takbiran menjadi lebih hidup lagi dan bergairah.
“Kami sangat berterimakasih kepada seluruh pihak terutama masyarakat Blangpidie yang masih mau mengingatkan kita sesama manusia. Atas kejadi semalam kami memohon maaf dan sungguh tidak ada maksud seperti informasi yang beredar, melainkan hanya ingin menghidupkan suasana malam takbiran pada golongan anak muda serta menjalin silahturahmi,” ungkap Syahril Reza.
Ia berharap Nongkrong Coffee akan terus menjadi tempat yang bermanfaat, menjadi tempat kreatifitas seluruh seniman-seniman Aceh Barat Daya,tempat diskusi positif dan tempat kumpulnya seluruh golongan masyarakat.
“Sekaligus dengan momentum Hari Raya Idul Adha 1443 H, kami atas nama Manajemen dan segenap karyawan Nongkrong Coffee, sekali lagi meminta maaf ke Pemkab Abdya beserta publik semua, atas kejadian di malam takbiran. Kami berharap masyarakat Blangpidie tetap mengingatkan kami apabila kedepan kami melakukan hal yang dirasa kurang tepat,” imbuh Syahril Reza, Manajemen Nongkrong Caffe Lauser, terkait pelaksanaan Live Musik akustik yang dimainkan oleh NK Project di Coffee Nongkrong.
Reporter: Rusman







