Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Pelaku Wisata di Sabang Curhat Faktor Penghambat Pariwisata ke Syech Fadhil

Admin1 by Admin1
17/07/2022
in Nanggroe
0
Pelaku Wisata di Sabang Curhat Faktor Penghambat Pariwisata ke Syech Fadhil

BANDA ACEH – Senator DPD RI asal Aceh, HM Fadhil Rahmi Lc MA, menggelar pertemuan dengan pelaku wisata di Sabang, Sabtu 16 Juli 2022.

Pertemuan yang berlangsung di salah satu resort dalam Kawasan Iboih, Kota Sabang ini, lebih banyak diisi dengan curhat para pelaku wisata, terutama persoalan yang mereka hadapi pasca dibuka-nya kembali kunjungan wisata di tanah air.

Mustafa atau akrab disapa Pak Mus, pemilik salah satu resort di Sabang, mengatakan akses perbankan menjadi kendala utama bagi para turis asing yang berkunjung ke Sabang.

Dimana, kata dia, pelayanan di Aceh Bank Syariah Indonesia (BSI) belum maksimal karena bank ini ternyata belum memiliki kemampuan untuk koneksi dengan bank-bank dari negara lain, termasuk negara asal para turis.

“Ini kendala utama para turis di sini. Mereka mau tarik tunai susah. Sedangkan BSI baru mau terknoneksi untuk transaksi non tunai dalam waktu dekat, sedangkan untuk penarikan tunai di ATM dijanjikan bulan November terkoneksi. Selain BSI, kita berharap Bank Aceh juga bisa berbuat banyak ketika berhubungan dengan wisatawan luar negeri,” ujar Pak Mus.

“Ini persoalan serius. Kalau mau sektor pariwisata maju di Aceh, harusnya kendala ini segera diatasi. Mohon BSI untuk memberi pelayanan maksimal, sesegera mungkin,” harapnya.

Azhari, pemilik resort lainnya di Sabang menambahkan, persoalan lainnya adalah ditutupnya penerbangan internasional di Bandara Sultan Iskandar Muda beberapa waktu lalu.

“Ini sangat berpengaruh. Padahal, Sabang dan Aceh pada umumnya itu, merupakan tujuan wisata dari turis mancanegara, terutama Malaysia. Turis dari Malaysia enggan untuk transit di Medan dan melanjutnya ke Aceh karena harus mengeluarkan biaya yang besar,” kata pria yang akrab disapa Pak Har.

Dirinya juga memberi apresiasi kepada Senator DPD RI HM Fadhil Rahmi yang dinilai bereaksi keras atas kebijakan penutupan penerbangan internasional dari Bandara SIM beberapa waktu lalu. Poin ini dinilai salah satu bentuk kepedulian senator Aceh itu pada sektor pariwisata di Aceh.

“Hari ini sudah ada SK addendum terbaru, alhamdulillah penerbangan internasional telah kembali dibuka di Bandara SIM. Ini membuka kembali peluang kedatangan turis dari Malaysia ke Aceh. Atas nama pelaku pariwisata di Aceh, kami ucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya,” kata Pak Har.

Sementara itu, Syech Fadhil dalam pertemuan tersebut, mengaku menampung semua aspirasi yang disampaikan pelaku wisata di Sabang untuk diperjuangkan di Senayan nantinya.

“Soal persoalan koneksi perbankan di Aceh, ini akan minta untuk segera diperbaiki,” kata Syech Fadhil.

Sedangkan soal SK addendum terbaru dari Satgas Covid soal dibuka kembalinya penerbangan internasional di Aceh, Syech Fadhil mengaku memang telah mendapat informasi tersebut.

“Alhamdulillah. Patut kita syukuri. Ini memang hal yang semestinya berlaku untuk Aceh. Tanpa harus kita protes. Aceh itu gerbang indonesia di bagian barat, seharusnya lebih diperhatikan, ini kok malah ditutup? Apalagi kita memiliki keistimewaan sebagaimana yang diatur dalam UUPA dan MoU Helsinki,” ujar Syech Fadhil.

“Kita minta pusat tak semena-semana. Suka-suka hati mencabut kewenangan Aceh. Karena hal ini akan sangat berpengaruh pada sektor pariwisata di Aceh. Kalo alasan covid, kenapa yg lain dibuka?” kata senator yang dekat dengan kalangan ulama di Aceh ini.

Previous Post

Dua Unit Sepeda Motor akan Diundi dalam Bhayangkara Seulawah Expo

Next Post

Dicari, Pemuda Abdya Ini Meninggalkan Rumah

Next Post

Dicari, Pemuda Abdya Ini Meninggalkan Rumah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Jaga Reputasi Global, PEMA Siap Ekspor Tahap Kedua Kopi Gayo ke AS

Jaga Reputasi Global, PEMA Siap Ekspor Tahap Kedua Kopi Gayo ke AS

29/04/2026
Puisi “Satire” Din Saja, “Empat Tambah Empat” Menggema di Hari Puisi Nasional 2026

Puisi “Satire” Din Saja, “Empat Tambah Empat” Menggema di Hari Puisi Nasional 2026

29/04/2026
Chairil Anwar Dikenang dari Aceh, Fikar W Eda: Ia Membebaskan Puisi Indonesia

Chairil Anwar Dikenang dari Aceh, Fikar W Eda: Ia Membebaskan Puisi Indonesia

29/04/2026
Ribuan Warga di Banda Aceh Ubah Data Pekerjaan dari Wiraswasta ke Buruh Harian Lepas, Ada Apa?

Ribuan Warga di Banda Aceh Ubah Data Pekerjaan dari Wiraswasta ke Buruh Harian Lepas, Ada Apa?

29/04/2026
Waspada, Ada Penipuan dan Pemerasan Mengatasnamakan Pimpinan & Pegawai Kejari Abdya

Waspada, Ada Penipuan dan Pemerasan Mengatasnamakan Pimpinan & Pegawai Kejari Abdya

29/04/2026

Terpopuler

Krak, ASDP Siapkan Wacana Rute Langsung Jakarta–Aceh

Krak, ASDP Siapkan Wacana Rute Langsung Jakarta–Aceh

25/04/2026

Dana Desa Rp.450 Juta Digerus, Keuchik Lancang Pidie Jaya Berakhir di Rutan

Meriahkan HUT ke-24, Abdya Gelar Kejurprov Grasstrack & Motocross IMI Aceh Seri 2025

Pelaku Wisata di Sabang Curhat Faktor Penghambat Pariwisata ke Syech Fadhil

Tulis Dua Belas Buku Sastra Aceh, Kepala MIN 32 Bireuen Raih Penghargaan

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com