Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Food & Travel

Sedap, Martabak Udang Khas Pangwa

Admin1 by Admin1
29/07/2022
in Food & Travel
0

MEUREUDU – Jika Anda jalan-jalan ke Negeri Japakeh, sekarang Pidie Jaya, maka patut mencoba jajanan satu ini. Pidie Jaya kini memiliki berbagai keunikkan dari kuliner khas yang dijual di saban hari kecuali hari libur.

Ya salah satunya yaitu martabak udang yang ada di Pangwa Kabupaten Pidie Jaya.

Martabak udang ini menjadi primadona takkala bulan puasa atau hari libur kerja kantoran atau instansi lainya.

Dimana banyak warga antri untuk membeli martabak ini, bahkan warga yang di kabupaten tersebut hampir setiap hari membeli martabak yang ada di keude Pangwa

Martabak udang ini sama juga dengan martabak pada umum nya yang dijual di seantero Aceh. Namun yang membedakan martabak udang dan martabak lain hanya martabak ini di campuri udang dan ikan serta lainnya.

Martabak ini sama dengan martabak martabak lainnya, namun yang membuat nikmat dan gurihnya martabak satu ini menunya dibuat dengan dicampuri berbagai seafood yaitu terdiri dari udang, ikan, indomie dan daging sapi.

Biasanya warga kabupaten Pidie Jaya dan sekitar kebanyakan mereka lebih dominan memasan martabak udang dikarenakan rasanya yang nikmat dan gurih juga saat di makan bersama keluarga nantinya.

Zulfikar, warga Deah Pangwa, Kecamatan Trienggadeng, Kabupaten Pidie Jaya, penjual martabak udang, martabak ikan dan martabak segala jenis menyebutkan bahwa martabak nya laku banyak meskipun kondisi sedang di landa musibah pandemi covid-19, apalagi ini dengan berakhirnya covid-19.

“Martabaknya tetap ludes terjual di setiap sore nya,” kata dia, Kamis, 27 Juli 2022.

Hampir setiap hari dia bisa menghabiskan lima hingga sepuluh kilo gram adonan tempung, serta satu hingga dua keranjang besar telur ayam, namun harga martabak pun dibandrol bervariasi dari satu porsi martabak biasa enam ribu rupiah apabila hanya mengunakan satu telur saja tanpa mengunakan udang dan ikan.

Menurut dia, kebanyakan pembeli membawa udang dan ikan sendiri maka harga martabak pun dibandrol menjadi Sepuluh ribu rupiah karena mengunakan dua telur ayam. [Mul]

Previous Post

Eks Presiden ACT Siap Ditahan Kasus Penyelewengan Donasi Umat

Next Post

MAN 1 Banda Aceh Gelar Try Out UTBK

Next Post

MAN 1 Banda Aceh Gelar Try Out UTBK

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Nominal Transaksi QRIS di Aceh Capai Rp2,7 Triliun Selama 2026

Nominal Transaksi QRIS di Aceh Capai Rp2,7 Triliun Selama 2026

06/07/2026
Wakil Bupati Aceh Besar Sampaikan Nota Pengantar Raqan Pertanggungjawaban APBK 2025

Wakil Bupati Aceh Besar Sampaikan Nota Pengantar Raqan Pertanggungjawaban APBK 2025

06/07/2026
FPA: PT PEMA di Bawah Mawardi Nur Sedang Benahi Beban Masa Lalu, Publik Perlu Beri Kepercayaan

FPA: PT PEMA di Bawah Mawardi Nur Sedang Benahi Beban Masa Lalu, Publik Perlu Beri Kepercayaan

06/07/2026
Kejurda Karate FORKI Aceh Perebutkan Piala Bupati Pidie Jadi Barometer Pembinaan Atlet Menuju Pentas Nasional

Kejurda Karate FORKI Aceh Perebutkan Piala Bupati Pidie Jadi Barometer Pembinaan Atlet Menuju Pentas Nasional

06/07/2026
Nasir Syamaun berpose bersama Sarjev, salah seorang panitia Jazz Fashion. (foto: Ist.)

Nasir Syamaun Dipastikan Hadir di Jazz Fusion Fiesta, Sinyal Kuat Kebangkitan Jazz Tanah Rencong

06/07/2026

Terpopuler

Sedap, Martabak Udang Khas Pangwa

29/07/2022

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Komisaris PIM Awasi Distribusi Pupuk Bersubsidi di Pidie Jaya

STAI Nusantara Buka Magister Studi Islam, Dr. Safwan: Saatnya Manuskrip Ulama Aceh Menjadi Rujukan Ilmu Pengetahuan Modern

Terkait Gaji, Guru PPPK Paruh Waktu Abdya Apresiasi Komitmen Bupati Dr. Safaruddin

Fantastis, 21 Siswa SMAN 1 Tapaktuan Terpilih Anggota Paskibra Aceh Selatan

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com