Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

BPBD Aceh Selatan Dan TDMRC Unsyiah Bahas Resiko Banjir Setiap Tahun Di Asel

Admin by Admin
04/08/2022
in Lintas Barat Selatan
0

Aceh Selatan– Kabupaten Aceh Selatan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Tsunami And Disaster Mitigation Research Center (TDMRC) Universitas Syiah Kuala (USK) beserta Forkopimda dan dinas terkait melakukan Fokus Group Discussion (FGD).

Kegiatan yang berlangsung sehari penuh membahas dokumen dan peta kajian resiko bencana banjir di Kabupaten penghasil pala ini tahun 2022-2027 di ruang rapat Kantor Bupati Aceh Selatan, Rabu (03/08).

Bupati Aceh Selatan ,Tgk . Amran dalam kesempatan itu menyampaikan banjir merupakan bencana yang hampir setiap tahunnya melanda beberapa kecamatan, terutama saat musim hujan tiba.

” Hal itu perlunya kesadaran akan pentingnya pencegahan maupun kesiapsiagaan terhadap bencana banjir tentunya membutuhkan dukungan serta komitmen bersama dari seluruh pihak, ” kata Tgk. Amran.

Untuk menjamin terselenggaranya pencegahan, kesiapsiagaan, maupun penanganan bencana banjir dengan tepat dan terukur, perlu melakukan upaya yang terencana, terpadu, terkoordinir dan menyeluruh dengan melibatkan seluruh pihak, tegas Bupati Aceh Selatan.

Diskusi yang menghadirkan pemateri dari tim Pusat Studi Mitigasi Bencana Universitas Syiah Kuala diantaranya, Dr. Syaumi Syahreza, M.Si, Imam Munandar, S.T, M.Si, dan Ismiatur R Nur, ST., M.Si.

Ketua Tim Pusat Studi Mitigasi Bencana Universitas Syiah Kuala, Dr. Syaumi Syahreza, M.Si, mengatakan FGD kajian resiko bencana banjir, adalah upaya pendekatan untuk memperlihatkan, mengkaji potensi dampak negatif yang mungkin timbul akibat suatu potensi bencana.

” FGD ini adalah upaya kita bersama untuk mengkaji potensi yang mungkin timbul untuk memetakan langkah atau upaya yang akan dilakukan untuk penanganan bencana,” kata Dr. Syaumi Syahreza, M.Si.

Penanggulangan resiko banjir akan diambil dari kajian resiko banjir ini, sehingga pengkajian yang komprehensif menghasilkan penanganan yang lebih baik dalam mengantisipasi resiko bencana banjir, tegasnya.(zasrial)

Previous Post

Syech Fadhil Sambangi Ulama Kharismatik dan Politisi Aceh, Ada Apa?

Next Post

Kemenag Aceh Barat Kembalikan Barang Jamaah Haji

Next Post

Kemenag Aceh Barat Kembalikan Barang Jamaah Haji

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Ketua DPRK Banda Aceh Soroti Tingginya Angka Perceraian dan Kasus Kekerasan terhadap Anak

Ketua DPRK Banda Aceh Soroti Tingginya Angka Perceraian dan Kasus Kekerasan terhadap Anak

02/10/2026
Ingat Kematian, Tgk Ruslan Ajak Jamaah Tinggalkan Dosa dan Perbanyak Taubat

Ingat Kematian, Tgk Ruslan Ajak Jamaah Tinggalkan Dosa dan Perbanyak Taubat

02/10/2026
Mengurai Benang Kusut di Abdya: Ketika Public Distrust Membakar Sengketa Lahan PT Cemerlang Abadi

Mengurai Benang Kusut di Abdya: Ketika Public Distrust Membakar Sengketa Lahan PT Cemerlang Abadi

02/10/2026
Sang Kombatan [Jilid 2]

Sang Kombatan [Jilid 2]-Bagian 2

03/10/2026
Polda Gerebek Tambang Emas Ilegal di Nagan, Tangkap 8 Orang dan Sita 2 Ekskavator

Polda Gerebek Tambang Emas Ilegal di Nagan, Tangkap 8 Orang dan Sita 2 Ekskavator

02/10/2026

Terpopuler

BPBD Aceh Selatan Dan TDMRC Unsyiah Bahas Resiko Banjir Setiap Tahun Di Asel

04/08/2022

Empat Mahasiswa UIN Ar-Raniry Raih Emas di PKM IV PTKIN Se-Sumatera

Forkorda: Aceh Usulkan 6 CDOB Baru, Seluruh Syarat Administrasi Lengkap

Demo Tuntut PT CA, Polres Abdya: Kami Dukung Langkah Masyarakat, Tapi Tetap Dalam Koridor Hukum

Ohku Rp9,2 Miliar Tiga Tahun untuk Sapi-Lembu di Pidie Jaya, Anggaran 2026 Capai Rp3,3 Miliar

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com