Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

1.400 Eks Kombatan Terima Lahan 2.800 Hektar

Admin1 by Admin1
16/08/2022
in Nanggroe
0
1.400 Eks Kombatan Terima Lahan 2.800 Hektar

KOMPAS.COM/DASPRIANI Y. ZAMZAMI

BANDA ACEH -Sebanyak 1.400 mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka dan korban konflik Aceh menerima lahan lengkap dengan sertifikatnya.

Ada 2.800 hektar lahan yang berada di Kabupaten Aceh Besar, Kabupaten Aceh Barat dan Kabupaten Nagan Raya diberikan kepada mereka. Sertifikat lahan diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Negara (ATR/BPN) Raja Juli Antoni.

 “Pemerintah Pusat ingin memastikan ada perdamaian di Aceh ini terus abadi. Seluruh butir-butir perjanjian damai akan dituntaskan. Salah satu butir dari MoU adalah, memberikan tanah kepada eks kombatan, tapol/napol, dan masyarakat korban konflik,” sebut Raja Juli usai menyerahkan sertifikat lahan pada peringatan Hari Damai Aceh di Taman Ratu Safiatuddin, Banda Aceh, Senin (15/8/2022).

Raja Juli menyebutkan, pada 2021, ada 2.500 hektar tanah telah dibagikan kepada yang berhak memperoleh sebagaimana amanat MoU Helsinki. Sementara untuk tahun ini, pemerintah kembali membagikan 2.800 hektar lahan.

Pembagian tanah itu disebut sebagai bagian mempererat rasa damai, sekaligus meningkatkan rasa keadilan dan kesejahteraan bagi masyarakat di Aceh.

Ketua Badan Reintergrasi Aceh (BRA) Azhari Cage mengatakan, terus berupaya untuk melaksanakan implementasi dari isi perjanjian damai, demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

 “Banyak hal yang harus dilakukan, sementara saya baru menjadi bagian dari lembaga ini, kendati demikian, BRA akan terus melakukan implementasi dengan baik dan kami berharap tidak ada kendala,” ujarnya.

Salah satu penerima lahan itu adalah mantan Bupati Aceh Besar, Mukhlis Basyah.

Menurut Azhari, Mukhlis juga merupakan mantan kombatan.   Bersama ratusan mantan kombatan dan korban konflik lainnya di Aceh Besar, Mukhlis akan mengelola lahan yang memang telah dijanjikan dalam MoU Helsinki.

Sebagai informasi, konflik antara Gerakan Aceh Merdeka dan Pemerintah Indonesia yang berlangsung selama puluhan tahun berakhir pada 15 Agustus 2005.

Perdamaian itu ditandai dengan penandatanganan memorandum of understanding (MoU) di Helsinki, Finlandia. Perjanjian damai ini dimediasi pimpinan Henry Dunant Centre, Martti Oiva Kalevi Ahtisaari.

Sumber: Kompas.com

Previous Post

Mualem: Tak Lama Lagi Bendera Aceh Sudah Boleh Berkibar

Next Post

Nyan, Hanya 6 Parlok Terdaftar di KIP Aceh

Next Post

Nyan, Hanya 6 Parlok Terdaftar di KIP Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Tokoh Muda Susoh Apresiasi Bupati Dr. Safaruddin Atas Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Gampong Panjang Baru

Tokoh Muda Susoh Apresiasi Bupati Dr. Safaruddin Atas Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Gampong Panjang Baru

12/10/2026
1.387 Jiwa Terdampak Banjir dan Longsor di Aceh Tenggara

1.387 Jiwa Terdampak Banjir dan Longsor di Aceh Tenggara

12/10/2026
Dek Fadh Hadiri Tasyakuran Tiga Pejabat Asal Aceh di Jakarta

Dek Fadh Hadiri Tasyakuran Tiga Pejabat Asal Aceh di Jakarta

12/10/2026
Ohku, Dua Kecamatan di Aceh Timur Kembali Direndam Banjir

Ohku, Dua Kecamatan di Aceh Timur Kembali Direndam Banjir

12/10/2026
Banjir Kembali Rendam Sembilan Kecamatan di Aceh Tamiang

Banjir Kembali Rendam Sembilan Kecamatan di Aceh Tamiang

12/10/2026

Terpopuler

In Memoriam Budi Azhari M.Pd, Wadek FTK UIN Ar-Raniry: Nasehat Terakhir dan Komitmen Menjaga Jamaah

In Memoriam Budi Azhari M.Pd, Wadek FTK UIN Ar-Raniry: Nasehat Terakhir dan Komitmen Menjaga Jamaah

12/10/2026

Sriwijaya Taklukkan Kebinet dengan Selisih Dua Angka, Ceh Win Kul Bertahan dari Gempuran Syair

1.400 Eks Kombatan Terima Lahan 2.800 Hektar

Tokoh Muda Susoh Apresiasi Bupati Dr. Safaruddin Atas Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Gampong Panjang Baru

Pekerja Tersengat Listrik di Atas Ruko Pidie Jaya, Jatuh 5 Meter hingga Meninggal

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com