MEUREUDU – Tim sepakbola asal Pidie Kutuka Laot FC berhasil membenam tim Putra Panglima FC Pidie Jaya dengan skor tipis 1-0 di laga final pada Open Turnamen Metro Langien CUP-1 di lapangan Langgien, Bandar Baru, Pidie Jaya, Jumat 19 Agustus 2022.
Laju pertandingan di laga babak pertama berjalan dengan alot. Dimana, laga keras dengan penuh taktik diperagakan oleh kedua tim dengan menampil antraksi individu dan umpan-umpan pendek, dengan sesekali melakukan umpan panjang hingga berhasil memukau para penonton 7000an yang memadati lapangan sepakbola Gampong Sagoe Langgien.
Gol yang ditunggu-tunggu penontonpun terjadi pada pertengahan babak pertama melalui tendangan salto sang capten tim Kutuka Laot FC yaitu Ifandani dengan memanfaatkan umpan sundulan M. Fadil hingga Kuta Laot unggul 1-0, babak pertamapun usai wasit Arifin meniup peluit untuk rehat sejenak.
Usai turun minum, Putra Panglima FC mencoba menyamakan ketertinggalannya serangan bahu membahu coba dibangun oleh Mursal Zulfikar dkk tapi selalu gagal.
Di ujung babak kedua pelanggaran terjadi. Tendangan bebas diambil langsung oleh Sultan Rembo, tapi membentur pagar hidup pemain Kutuka Laot FC, hingga keperawanan gawang kutuka laot yang dijaga Nizan Bulek tetap terjaga.
Menit-menit terakhir laga, permainan cukup keras diperagakan oleh kedua kesebelasan hingga wasit mengeluarkan kartu merah kepada satu pemain Putra Panglima Efendi dan satu kartu merah untuk Muhammad pemain Kutuka Laot FC.
Pada menit 84, Gawang Putra Panglima hampir kebobolan untuk kedua kalinya melalui pemain yang mempunyai speed tinggi yaitu M. Fadil yang berhadapan satu lawan satu dengan kiper, tapi dapat dihalau dengan sigap oleh Fajar Munandar kiper Putra Panglima FC.
Wasit pun meniup peluit terahir, Kutuka Laot FC sah menjadi juara pertama.
Kutuka Laot FC sebagai Juara 1 berhak mendapatkan hadiah utama piala bergilir dan piala tetap dengan uang pembinaan Rp. 25 juta plus mendali yang diserahkan langsung oleh Camat Bandar Baru. Kemudian juara ke 2 Putra Panglima FC memperoleh tropy tetap +mendali serta uang pembinaan Rp.15 juta yang diserahkan langsung oleh perwakilan KONI Aceh.
Sementara untuk juara bersama tim Muda Putu FC dan Tin PSG Gajah Aye berhak mendapat uang pembinaan sebanyak Rp.1 juta yang diserahkan oleh Kasatreskrim Polres Pidie Jaya Iptu Dedy Miswar, dan untuk top score Sabirin Idi dengan 9 gol-nya mendapatkan Rp.1 Juta.
Kemudian untuk pemain terbaik jatuh kepada Fikardo mendapatkan uang pembinaan Rp.1 juta yang merupakan pemain dari tim Muda Putu yang diserahkan oleh Apa 150 ketua harian KONI Pidie Jaya kepada manajer tim Muda Putu FC.[Mul]











