Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Ahmad Marzuki Gelar Pertemuan dengan Menteri LHK, Ada Apa?

Admin1 by Admin1
15/09/2022
in Nanggroe
0

BANDA ACEH – Penjabat (Pj) Gubernur Aceh, Achmad Marzuki, bersama jajaran pimpinan Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA), melakukan pertemuan dengan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Republik Indonesia, di Meuligoe Gubernur Aceh, Kamis (14/09/2022).

Hadir dalam kegiatan itu Anggota Komisi IV DPR RI, T. A. Khalid, Anggota Komite II DPD RI, Abdullah Puteh, serta beberapa Dirjen dan Direktur di Kementerian LHK serta Pj Bupati Aceh Jaya dan Pj Wali Kota Langsa.

Menteri LHK, Siti Nurbaya, mengatakan, dirinya membicarakan terkait perkembangan kebijakan baru tentang kehutanan di Indonesia. Beberapa kebijakan itu antara lain adalah akses kelola hutan, kesempatan berusaha dan manajemen pengelolaan hutan.
Jika beberapa akses tersebut diaktualisasikan di Aceh, tentu bisa memudahkan masyarakat dalam mengelola kawasan hutan dan mengurangi kemiskinan. Siti Nurbaya menyebutkan, dalam pertemuan itu mencuat jika pemerintah daerah mengusulkan beberapa pilot project yang bisa diterapkan di Aceh. Seperti halnya pengelolaan hutan mangrove di Langsa, atau penanaman tanaman kopi pada kawasan hutan di Aceh Tengah maupun Bener Meriah.

Selain itu, Siti Nurbaya juga menyebutkan pihaknya juga membahas pola penanganan konflik satwa di kawasan hutan. Selama ini, kata dia, penanganan secara parsial sudah dilakukan oleh Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam, namun hal itu belum menyelesaikan masalah secara komprehensif. “Ekosistem Aceh sangat hebat,” kata dia.

Beberapa satwa dilindungi berada di kawasan ekosistem Leuser, seperti Harimau, Gajah, Orang utan dan Badak. Konflik yang terjadi menandakan ada persoalan di sana. “Kemungkinan terbesar fragmentasi habitat wilayah jelajah satwa,” kata dia.

Dengan pola kerja sama yang baik, pemerintah melakukan perencanaan secara lebih komprehensif dan integratif termasuk zonasi wilayah jajahan satwa, serta juga demplot untuk tanaman pangan. []

Previous Post

Mensos Risma Targetkan Penyaluran BLT di Aceh Selesai Pekan Ini

Next Post

Kemenag Aceh dan USK Teken Kerjasama Pendidikan Untuk Tingkatkan Daya Saing Mutu dan Kualitas

Next Post

Kemenag Aceh dan USK Teken Kerjasama Pendidikan Untuk Tingkatkan Daya Saing Mutu dan Kualitas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Nominal Transaksi QRIS di Aceh Capai Rp2,7 Triliun Selama 2026

Nominal Transaksi QRIS di Aceh Capai Rp2,7 Triliun Selama 2026

06/07/2026
Wakil Bupati Aceh Besar Sampaikan Nota Pengantar Raqan Pertanggungjawaban APBK 2025

Wakil Bupati Aceh Besar Sampaikan Nota Pengantar Raqan Pertanggungjawaban APBK 2025

06/07/2026
FPA: PT PEMA di Bawah Mawardi Nur Sedang Benahi Beban Masa Lalu, Publik Perlu Beri Kepercayaan

FPA: PT PEMA di Bawah Mawardi Nur Sedang Benahi Beban Masa Lalu, Publik Perlu Beri Kepercayaan

06/07/2026
Kejurda Karate FORKI Aceh Perebutkan Piala Bupati Pidie Jadi Barometer Pembinaan Atlet Menuju Pentas Nasional

Kejurda Karate FORKI Aceh Perebutkan Piala Bupati Pidie Jadi Barometer Pembinaan Atlet Menuju Pentas Nasional

06/07/2026
Nasir Syamaun berpose bersama Sarjev, salah seorang panitia Jazz Fashion. (foto: Ist.)

Nasir Syamaun Dipastikan Hadir di Jazz Fusion Fiesta, Sinyal Kuat Kebangkitan Jazz Tanah Rencong

06/07/2026

Terpopuler

Ahmad Marzuki Gelar Pertemuan dengan Menteri LHK, Ada Apa?

15/09/2022

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Komisaris PIM Awasi Distribusi Pupuk Bersubsidi di Pidie Jaya

STAI Nusantara Buka Magister Studi Islam, Dr. Safwan: Saatnya Manuskrip Ulama Aceh Menjadi Rujukan Ilmu Pengetahuan Modern

Terkait Gaji, Guru PPPK Paruh Waktu Abdya Apresiasi Komitmen Bupati Dr. Safaruddin

Fantastis, 21 Siswa SMAN 1 Tapaktuan Terpilih Anggota Paskibra Aceh Selatan

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com