Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Cegah Radikalisme, Rektor UIN: Dalam Tradisi Aceh Tidak Ditemukan Akar Kekerasan

redaksi by redaksi
15/09/2022
in Nanggroe
0

Banda Aceh – Akar kekerasan tidak ditemukan dalam tradisi agama samawi, dalam konteks Aceh juga tidak ditemukan akar kekerasan. Kenapa kemudian tradisi perang Aceh yang terjadi pada sejarah Aceh, itu merupakan marwah jiwa, bangsa dan negara, dan bukan dalam konteks kekerasan yang berbau Radikalisme dan Terorisme.

Hal itu disampaikan Rektor UIN Ar-Raniry Prof. Dr. Mujiburrahman, M.Ag saat membuka acara Pelibatan Pemuda Dalam Pencegahan Radikalisme dan Terorisme Dengan Pitutur Kebangsaan ”Ekspresi Indonesia Muda” yang digelar Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Aceh di Ruang Theater, Gedung Museum UIN Ar-Raniry, Darussalam, Banda Aceh, Kamis (15/9/2022).

Menurut Mujiburrahman, munculnya akar Radikalisme dan Terorisme berkaitan langsung dengan konteks pemahaman terhadap konsep pendidikan, pergaulan dengan orang yang cenderung membawa konsep radikalisme.

“Pengaruh globalisasi saat ini, dimana ketika seseorang mulai berselancar dengan dunia Maya tanpa filterisasi, tanpa disadari berpotensi terpengaruh pada hal-hal berbau Radikalisme dan Terorisme,” kata Rektor Prof. Dr. Mujiburrahman, M.Ag.

Dijelaskan, kasus peretasan Dokumen milik Negara yang dilakukan oleh Hacker, merupakan tanda ancaman rapuhnya sebuah negara, sehingga diperlukan Modal energi Kebangsaan, yaitu dengan sinergi membangun Negeri.

“Ttu merupakan Motto yang sedang saya bangun pada UIN Ar Raniry untuk 4 Tahun kedepan, dengan menggunakan konsep Pesan Keagamaan, Nilai-Nilai Pancasila dan Moderasi Beragama,” katanya. “Konsep Bhineka Tunggal Ika yang harus di Transformasikan secara benar dengan konsep Persatuan dan Kesatuan,” lanjutnya.

Dijelaskan negara masih memiliki tugas yang harus dituntaskan dalam memberikan pemahaman beragama, khususnya Islam secara Kaffah.

Rektor juga meminta peluang yang diberikan BNPT dan FKPT kepada Peserta dan kalangan Masyarakat untuk mengikuti lomba menulis artikel mengenai pencegahan radikalisme dan terorisme melalui kearifan lokal dapat dimanfaatkan. Dalam konteks Aceh ada beberapa hal yang dapat diadopsi, dimana kearifan lokal di Aceh, merupakan konsep Kearifan Lokal yang Modern seperti Kejrun Blang, Panglima Laot dan Tradisi lainnya yang memiliki nilai-nilai kearifan dan dapat hidup pada masa yang modern.

Sementara Ketua FKPT Aceh Dr Mukhlisuddin Ilyas menjelaskan, FKPT merupakan mitra strategis BNPT dalam menjalankan tugas atau program pencegahan radikalisme dan terorisme di daerah.

“Acara ini FKPT mendapat dukungan penuh dari BNPT,” katanya.

Tampil sebagai pembicara acara Prof. Dr. Mujiburrahman, M.Ag, Plt. Kasubbid Pengawasan BNPT, Faizal Yan Aulia, S.Fil., M.Sc., dan Praktisi Film Nasional Ratrikala Bhre Aditya. [ji]

Previous Post

2 Kroni Putin Tewas Secara Misterius dalam 5 Hari

Next Post

Pemkab Abdya Salurkan Beasiswa Sebanyak Rp 1,5 M untuk Mahasiswa

Next Post
Pemkab Abdya Salurkan Beasiswa Sebanyak Rp 1,5 M untuk Mahasiswa

Pemkab Abdya Salurkan Beasiswa Sebanyak Rp 1,5 M untuk Mahasiswa

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Nominal Transaksi QRIS di Aceh Capai Rp2,7 Triliun Selama 2026

Nominal Transaksi QRIS di Aceh Capai Rp2,7 Triliun Selama 2026

06/07/2026
Wakil Bupati Aceh Besar Sampaikan Nota Pengantar Raqan Pertanggungjawaban APBK 2025

Wakil Bupati Aceh Besar Sampaikan Nota Pengantar Raqan Pertanggungjawaban APBK 2025

06/07/2026
FPA: PT PEMA di Bawah Mawardi Nur Sedang Benahi Beban Masa Lalu, Publik Perlu Beri Kepercayaan

FPA: PT PEMA di Bawah Mawardi Nur Sedang Benahi Beban Masa Lalu, Publik Perlu Beri Kepercayaan

06/07/2026
Kejurda Karate FORKI Aceh Perebutkan Piala Bupati Pidie Jadi Barometer Pembinaan Atlet Menuju Pentas Nasional

Kejurda Karate FORKI Aceh Perebutkan Piala Bupati Pidie Jadi Barometer Pembinaan Atlet Menuju Pentas Nasional

06/07/2026
Nasir Syamaun berpose bersama Sarjev, salah seorang panitia Jazz Fashion. (foto: Ist.)

Nasir Syamaun Dipastikan Hadir di Jazz Fusion Fiesta, Sinyal Kuat Kebangkitan Jazz Tanah Rencong

06/07/2026

Terpopuler

Cegah Radikalisme, Rektor UIN: Dalam Tradisi Aceh Tidak Ditemukan Akar Kekerasan

15/09/2022

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Komisaris PIM Awasi Distribusi Pupuk Bersubsidi di Pidie Jaya

STAI Nusantara Buka Magister Studi Islam, Dr. Safwan: Saatnya Manuskrip Ulama Aceh Menjadi Rujukan Ilmu Pengetahuan Modern

Terkait Gaji, Guru PPPK Paruh Waktu Abdya Apresiasi Komitmen Bupati Dr. Safaruddin

Fantastis, 21 Siswa SMAN 1 Tapaktuan Terpilih Anggota Paskibra Aceh Selatan

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com