Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Ketua DPRK Pidie Kunjungi Jembatan Mangkrak di Titeu Keumala

Admin1 by Admin1
12/10/2022
in Lintas Timur
0

SIGLI – Ketua DPRK Pidie Mahfuddin Ismail didampingi oleh Wakil ketua Fraksi PA Ibrahim Cia dan ketua Komisi 3 Alwi mengunjungi Jembatan yang sudah lama mangkrak yaitu Jembatan Asan Tong Pudeng Kecamatan Titeu.

Kedatangan mereka disambut beberapa keuchik, tokoh masyarakat dan Camat Tutue Fakhruddin sudah menunggunya.

Dahlan, seorang tokoh muda Titue menceritakan bahwa abutmen jembatan ini sudah dibangun sekitar 2018 yang lalu, itupun baru satu abutmen, yang satu lagi sebelah sungai belum ada anggaran.

Dia mengatakan bahwa proses pembebasan tanah untuk rencana pembangunan jembatan ini dulu menghabiskan uang masyarakat sekitar 70 jutaan. Uang dikumpulkan secara bersama sama dan sukarela masyarakat karena bertujuan agar pemerintah Pidie dengan mudah bisa membangun satu jembatan kelak di sini.

“Maka masyarakat di Kemukiman TongPudeng ini sangat antusias dan bersepakat bersama-sama untuk membebaskan tanah disini agar kelak bisa berdirinya satu Jembatan untuk penyeberangan, masyarakat sangat merindukan satu jembatan yang bangus disini,” kata Dahlan.

Ia menjelaskan, jembatan Kemukiman Tongpudeng, Kecamatan Titeue terletak di Gampong Asan Tongpudeng yang menghubungkan enam gampong, yakni Gampong Asan Tongpudeng, Mesjid Tongpudeng, Alue, Blang Tho, Pulo Lhoih, dan Pulo Raya.

Untuk diketahui DAS Kreung Asan TongPudeng ini lebih kurang sepanjang 5 kilometer tanpa jembatan besar lainnya. Hal ini membuat kewalahan masyarakat di kemukiman ini untuk melakukan aktivitasnya apalagi jembatan itu termasuk salah satu jembatan menuju pengunungan (yang banyak masyarakat melakukan aktivitas pertanian dan perkebunan.

“Dari amatan kami memang jembatan disini sangatlah urgen dan harus segera difungsional dan dituntaskan. Ini penting menjadi atensi pemerintah Pidie untuk tahun 2023 dan seterusnya menyelesaikan pekerjaan jembatan ini,” ujar Ketua DPRK Pidie, Mahfuddin Ismail.

“Kami dewan baik di laporan Pansus dan laporan fraksi-fraksi dalam sidang paripurna sering kami sampaikan kepada Pemkab Pidie untuk memprioritaskan dulu pembangunan yang mangkrak, baik itu pembangunan jalan, jembatan maupun program pembangunan lainnya. Pemerintah memang sering memprioritas pembangunan baru, ya akhirnya yang sudah dikerjakan tapi belum tuntas seperti ini terlupakan,” kata dia.

Kata Mahfud, banyak kasus seperti ini, seperti Jembatan Jumphoih adan Mutiara Timur.

“Terus kita kawal, maka kemudian sekarang sedang dikerjakan.”

Mahfuddin Ismail juga menambahkan Pemkab pidiie harus memiliki strategi lain agar bisa melanjutkan sisa – sisa pembangunan seperti jembatan ini.

“Saya pikir Pemkab pidie harus membangun komunikasi yang intens dengan pemerintah Aceh. Selama ini kita tahu bahwa pemerintahan Aceh setiap tahun banyak Silpa-nya, tidak salahnya kami mendorong dan mendesak Pj bupati Pidiie untuk lebih aktif melakukan lobi anggaran baik ke Pj Gubernur Aceh maupun ke pemerintah pusat.”

“Ini harus dilakukan segera, mengingat masih banyak program-program pembangunan yang sebelumnya sudah dikerjakan tapi masih belum fungsional alias belum tuntas. Dalam pekan ini kami akan menyurati Pj bupati Pidie untuk memetakan seberapa banyak program-program pembangunan di seluruh kabupaten Pidie yang belum tuntas, agar kita mengetahui lebih detail untuk perencanaan anggaran yang lebih baik di masa akan datang,” katanya lagi.

Previous Post

Syech Fadhil Kunjungi Kampung Kerawang Gayo di Bebesen

Next Post

Persiapan Pelaksanaan ICONIC-3 UIN Ar-Raniry Rampung 80 Persen

Next Post

Persiapan Pelaksanaan ICONIC-3 UIN Ar-Raniry Rampung 80 Persen

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Polda Sumut Gagalkan Peredaran 244 Kg Sabu dari Aceh ke Medan

Polda Sumut Gagalkan Peredaran 244 Kg Sabu dari Aceh ke Medan

03/10/2026
Omen, Persiraja Alami 4 Kekalahan Beruntun

Omen, Persiraja Alami 4 Kekalahan Beruntun

03/10/2026
Jelang Musim Hujan, Illiza Tinjau Pembangunan Drainase dan Pemeliharaan Jalan

Jelang Musim Hujan, Illiza Tinjau Pembangunan Drainase dan Pemeliharaan Jalan

03/10/2026
Nyan, 57 Masjid Terdampak Banjir di Aceh Timur Diverifikasi

Nyan, 57 Masjid Terdampak Banjir di Aceh Timur Diverifikasi

03/10/2026
Ohku, Tiga Kabupaten/Kota di Aceh Masuk Rentan Pangan

Ohku, Tiga Kabupaten/Kota di Aceh Masuk Rentan Pangan

03/10/2026

Terpopuler

Ketua DPRK Pidie Kunjungi Jembatan Mangkrak di Titeu Keumala

12/10/2022

Empat Mahasiswa UIN Ar-Raniry Raih Emas di PKM IV PTKIN Se-Sumatera

Ohku Rp9,2 Miliar Tiga Tahun untuk Sapi-Lembu di Pidie Jaya, Anggaran 2026 Capai Rp3,3 Miliar

Mengurai Benang Kusut di Abdya: Ketika Public Distrust Membakar Sengketa Lahan PT Cemerlang Abadi

Sang Kombatan [Jilid 2]-Bagian 2

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com