LHOKSEUMAWE – Ulama kharismatik Aceh, Ayah Min Cot Trueng, mengatakan Partai Adil Sejahtera (PAS) Aceh merupakan milik seluruh masyarakat di Aceh, serta bukan hanya milik alumni dayah.
Hal ini disampaikan Ayah Min Cot Trueng pada kegiatan orientasi kepartaian yang dilaksanakan PAS Aceh bagi para ulama dan tokoh masyarakat se-Aceh Utara, Rabu 11 Januari 2023.
Kegiatan yang dihadiri ratusan peserta ini berlangsung di Dayah Ayah Min Cot Trueng. Acara ini dimulai pukul 14.00 WIB hingga sore hari.
“PAS milik masyarakat Aceh, bukan milik alumni dayah Samalanga, alumni Tanoh Mirah maupun alumni Labuhan Haji dan dayah dayah lain yang tersebar di Aceh,” kata Ayah Min Cot Trueng.
Menurutnya, setiap kecamatan wajib mencalonkan seorang dewan, baik dari kalangan santri, ulama dan masyarakat.
“Dalam kata lain PAS tidak mesti dari dayah. Setiap calon dewan, baik DPRK maupun DPRA dicalonkan oleh MPC kecamatan masing-masing dan disampaikan kepada MPW dan diputuskan oleh Dewan Mutasyar PAS,” kata Ayah Min.
“Pimpinan dayah, balai pengajian serta tokoh di Kecamatan untuk merekomendasi putra terbaik menjadi bakal Caleg dan wajib memenangkan partai PAS,” katanya lagi.
Sementara itu, Waled Babussalam, Waled Sirajuddin, menambahkan bahwa PAS lahir dari pertemuan SUA atau Suara Ulama Aceh pada 10 November 2021.
“Pertemuan melahiran 11 point penting. Salah satu point PAS untuk mengisi parlemen baik legislatif maupun Eksekutif. Dari ulama oleh ulama untuk rakyat. Tujuan membuat Partai PAS yaitu untuk menegakkan amar makruf nahi mungkar,” katanya.










