BANDA ACEH – Penyebab kebakaran yang menimpa tiga ruang asrama siswi SMA Negeri Modal Bangsa (Mosa) di Kecamatan Blang Bintang, Aceh Besar, Senin pagi 9 Januari 2023, sekitar jam 07.35 WIB, masih dalam penyelidikan polisi.
Belum diketahui penyebab kebakaran tersebut dan masih dalam penanganan pihak Kepolisian Resor Kota Banda Aceh.
Menurut keterangan Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Besar, Ridwan Jamil mengatakan, informasi kebakaran tersebut awalnya ketahui dari salah seorang guru yang mengajar di sekolah tersebut.
Akibat kebakaran tersebut, tiga barak atau asrama yang dihuni oleh siswi SMA Negeri Modal Bangsa ludes terbakar. Kondisi ruang yang terbakar mengalami rusak berat.
Beruntung tak ada korban jiwa akibat kejadian tersebut. Berdasarkan keterangan guru setempat, barak yang terbakar merupakan gedung baru yang baru ditempat lima bulan lalu.
Gedung yang berkontruksi beton dan dinding dari kayu triplek itu, membuat api begitu cepat menjalar. Api dengan cepat seluruh isi bangunan. Bahkan sebahagian besar barang milik siswi yang menempati barak ikut terbakar, seperti seragam sekolah dan perlengkapan sekolah lainnya.
“Sementara kondisi dalam barak juga tersekat sekat menggunakan matrial kayu. Untuk penyebap terjadi nya kebakaran sudah dalam penanganan pihak yang berwajib,” kata Ridwan Jamil.
BPBD Aceh Besar mengerahkan 10 unit armada pemadam kebakaran dan di bantu satu unit armada dari Kota Banda Aceh untuk menjinakkan Si Jago Merah.
Berkat upaya dan kerja keras petugas Pemadam kebakaran sehingga beberapa ruangan barak tempat hunian lain nya berhasil di selamatkan.
“Usaha pemadaman dan proses pendinginan baru dapat diatasi oleh petugas pada pukul 08.45 Wib,” pungkasnya.
Sementara itu, personel Polresta Banda Aceh dari Inafis Satreskrim lakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna menentukan penyebab terjadinya kebakaran.
“ Tim sedang bekerja lakukan olah tempat kejadian perkara untuk menentukan awal mula titik api, “ sebut Kapolresta Kombes Pol Fahmi Irwan Ramli, melalui Kasatreskrim Kompol Fadillah Aditiya Pratama.
Kasatreskrim juga menjelaskan bahwa salah seorang saksi benama Bukhari, (58) selaku pengawas asrama menceritakan sekitar jam 07.35 WIB saksi memeriksa beberapa tempat untuk memastikan bahwa tidak ada lagi siswa-siswi yang masih ada di ruangan atau asrama karena kegiatan rutinitas Sekolah Negeri Modal Bangsa akan melaksanakan upacara bendera.
“Saat itu tiba – tiba saksi melihat ada kobaran api dari Asrama Putri Seulanga pada bagian atap, lalu saksi Bukhari menuju ke lokasi untuk memastikan apa yang terjadi. Disaat mendekati lokasi, terjadi ledakan kuat yang mengeluarkan api sangat besar. Ia pun berlarian menuju lapangan uapaca sambal mengatakan kebakaran,” ucap Kasatreskrim.
Kemudian sambung Kasatreskrim, pihak sekolah menghubungi pemadam kebakaran untuk melaporkan kejadian tersebut.
“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun hanya kerugian material. Untuk sumber api dan kerugian belum dapat dipastikan,” pungkasnya.









