Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Warga Diminta Waspadai Difteri yang Masih Berstatus KLB di Aceh

Atjeh Watch by Atjeh Watch
20/01/2023
in Nanggroe
0
IDAI Sesalkan Informasi Hoax Berujung KLB Polio di Aceh

BANDA ACEH – Dinas Kesehatan Aceh meminta masyarakat setempat mewaspadai penyebaran penyakit difteri yang masih menjadi kejadian luar biasa (KLB) di daerah itu. Salah satu cara yang bisa dilakukan yaitu melalui pemenuhan imunisasi dasar lengkap bagi anak.

Kepala Seksi Imunisasi dan Surveilans Dinas Kesehatan Aceh Cut Efri Maizardi Banda Aceh, Kamis, mengatakan daerah Tanah Rencong itu masih belum terbebas dari KLB difteri, apabila masyarakat masih tetap mempertahankan kondisi rendahnya cakupan imunisasi anak.

“Iya, belum bebas (KLB difteri-Red), jika imunisasi tetap kita pertahankan dengan kondisi sangat rendah,” kata dia, Kamis (19/1/2023).

Dinas Kesehatan Aceh mencatat pada 2021 sebanyak 17 kasus suspek difteri, di antaranya satu kasus positif di Kabupaten Aceh Timur, sedangkan pada 2022 tercatat 30 kasus suspek difteri, dan empat kasus di antaranya positif yang tersebar masing-masing satu kasus di Pidie, Lhokseumawe, Aceh Utara, dan Aceh Tenggara.

Bahkan, masing-masing satu kasus di Aceh Tenggara, Aceh Utara dan Pidie dinyatakan meninggal dunia. “Tidak hanya di Kutacane (Aceh Tenggara), saat ini masih ada (kasus difteri) dirawat di RSUDZA di Banda Aceh,” kata Cut.

Seyogianya, kata dia, satu kasus difteri sudah dinyatakan KLB. Penetapan KLB difteri di Aceh sudah dilakukan sejak 2017. Kondisi ini terus bertahan di di Aceh, mengingat cakupan imunisasi anak yang masih rendah di Aceh.

“Difteri itu, satu kasus saja sudah dinyatakan KLB. Tapi kenapa tidak menjadi perhatian seluruh masyarakat karena tidak menjadi sorotan dunia,” kata dia.

Oleh sebab itu, masyarakat diharapkan lebih peduli bahwa potensi penularan difteri lebih besar, karena dapat tertular melalui percikan air liur. “Orang yang tertular kuman difteri itu bisa menjadi career (pembawa), karena kuman bisa bertahan di dalam tubuh seseorang selama enam bulan,” ujarnya.

Sumber: republika

Previous Post

Ketua Gerindra Aceh Minta Safaruddin Fokus Selesaikan Tugas Pimpinan DPRA

Next Post

Ini Penyampaian Kajur Bahasa Inggris FKIP USK ke Siswa SMAN 1 Ranto Peureulak

Next Post

Ini Penyampaian Kajur Bahasa Inggris FKIP USK ke Siswa SMAN 1 Ranto Peureulak

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Putra Mahkota Dubai Hapus Istilah ‘Ibu Rumah Tangga’, Ganti Jadi ‘Pembentuk Generasi’

Putra Mahkota Dubai Hapus Istilah ‘Ibu Rumah Tangga’, Ganti Jadi ‘Pembentuk Generasi’

20/09/2026
Atlet Anggar Abdya Tembus Kejuaraan Internasional di Thailand, KONI Beri Apresiasi

Atlet Anggar Abdya Tembus Kejuaraan Internasional di Thailand, KONI Beri Apresiasi

20/09/2026
PKB Pidie Bidik 7 Kursi, Konsolidasi DPAC Jadi Mesin Politik Menuju Pilkada

PKB Pidie Bidik 7 Kursi, Konsolidasi DPAC Jadi Mesin Politik Menuju Pilkada

20/09/2026
515 Tahun Pidie: Jejak Pedir dan Darul Amni yang Tak Boleh Hilang

515 Tahun Pidie: Jejak Pedir dan Darul Amni yang Tak Boleh Hilang

20/09/2026
Penambang Kabur, 93 Gelondongan PETI Disikat Aparat di Geumpang

Penambang Kabur, 93 Gelondongan PETI Disikat Aparat di Geumpang

20/09/2026

Terpopuler

Produktivitas Padi Abdya Tembus 10,2 Ton per Hektare, Bukti Keberhasilan Penyuluh dan Petani

Produktivitas Padi Abdya Tembus 10,2 Ton per Hektare, Bukti Keberhasilan Penyuluh dan Petani

19/09/2026

Warga Diminta Waspadai Difteri yang Masih Berstatus KLB di Aceh

PKB Pidie Jaya Pasang Target Agresif: Satu Dapil Satu Kursi

Penambang Kabur, 93 Gelondongan PETI Disikat Aparat di Geumpang

TANI Merdeka Indonesia Abdya Apresiasi Kepemimpinan Safaruddin – Zaman Akli atas Capaian Hasil Panen Petani yang Melimpah

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com