Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Menkeu G20 Gagal Capai Kesepakatan Pernyataan Bersama soal Ukraina

Atjeh Watch by Atjeh Watch
26/02/2023
in Internasional
0
Menkeu G20 Gagal Capai Kesepakatan Pernyataan Bersama soal Ukraina

Ilustrasi. Pengunjung berfoto di pameran negara-negara G20 di Nusa Dua, Bali, pada Novmber 2022 lalu. (ANTARA/Fathur Rochman)

Jakarta- Para menteri keuangan negara anggota G20 gagal mencapai kesepakatan untuk pernyataan bersama soal perang invasi Rusia ke Ukraina.

Menteri-menteri keuangan G20 itu gagal mencapai konsensus bersama tentang ekonomi global menyikapi invasi Rusia dalam pertemuan di India pada Sabtu (25/2).

Amerika Serikat (AS) dan sekutunya di kelompok G7 bersikukuh menuntut adanya komunike yang mengutuk invasi Rusia ke Ukraina. Di saat yang sama, mengutip dari AFP, delegasi Rusia dan China menolak usulan tersebut.

India selaku Ketua G20 untuk tahun ini justru mengeluarkan ‘Chair Summary’ yang menyatakan, “Sebagian besar anggota mengutuk keras perang di Ukraina” dan ada ‘penilaian berbeda tentang situasi dan sanksi’ pada pertemuan dua hari di Bengaluru.

Rusia, yang merupakan anggota G20, menegaskan aksi mereka bukanlah invasi melainkan ‘operasi militer khusus’. Mengutip dari AFP, mereka pun mengelak aksi itu disebut sebagai invasi atau perang.

Menteri Keuangan Prancis, Bruno Le Maire mengatakan, tidak ada jalan bagi para negara anggota untuk mundur dari pernyataan bersama yang disetujui pada pertemuan G20 di Bali, November lalu.

Ketika itu, “kebanyakan anggota sangat mengutuk perang di Ukraina” tetapi juga mengakui beberapa negara melihat konflik tersebut dengan berbeda.

“Sebagian mempunyai bahasa yang sama dan sebagian dari kita tidak bersedia menandatangani komunike akhir,” kata Le Maire.

Kebuntuan serupa telah menjadi pemandangan biasa dalam pertemuan G20. Sumber senior G20 mengatakan, negosiasi soal komunike itu sulit karena Rusia dan China memblok proposal yang dibuat negara-negara Barat.

“India ingin tetap pada kesepakatan Bali [2022],” kata sumber tersebut.

Sementara itu, beberapa sumber lain menyebut, konsensus soal komunike tidak akan terjadi. Pertemuan ini pun sepertinya bakal berakhir dengan pernyataan berupa rangkuman dari diskusi.

“Di tengah absennya konsensus, opsi bagi India adalah mengeluarkan pernyataan tuan rumah,” kata salah satu sumber tersebut.

Barat disebut destabilisasi perundingan G20 karena Ukraina

Rusia mengecam sekutu barat telah mendestabilisasi perundingan menteri keuangan G20 dengan mendorong menerbitkan pernyataan bersama atas kondisi Ukraina.

“Kami kecewa bahwa aktivitas G20 berlanjut mengalami destabilisasi oleh sekutu Barat dan menggunakan cara pandang anti-Rusia,” demikian pernyataan Kemenlu Rusia, Sabtu.

Moskow menuding Amerika Serikat dan negara-negara Uni Eropa telah memaksa mendikte untuk pengambilan keputusan kolektif pada pertemuan tersebut

“G20 mesti tetap sebuah forum ekonomi, dibandingkan melanggar batas ruang keamanan,” kata Kemenlu Rusia.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Alumni SKI UIN Ar-Raniry Bedah Buku Karya Prof Abdul Manan Dkk

Next Post

Gempa M 6,2 Guncang Wilayah Papua Nugini, Tak ada Potensi Tsunami

Next Post
Gempa 6,4 SR Sempat Buat Warga di Sinabang Panik

Gempa M 6,2 Guncang Wilayah Papua Nugini, Tak ada Potensi Tsunami

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pelaku Karhutla Bisa di Pidana, Polres Abdya Ingatkan Masyarakat Tentang Bahayanya

Pelaku Karhutla Bisa di Pidana, Polres Abdya Ingatkan Masyarakat Tentang Bahayanya

21/04/2026
Polres Pidie Jaya Gencarkan Edukasi Karhutla, Satreskrim–DLHK Aceh Pasang Spanduk Imbauan Humanis

Polres Pidie Jaya Gencarkan Edukasi Karhutla, Satreskrim–DLHK Aceh Pasang Spanduk Imbauan Humanis

21/04/2026
Siswa SMAN 1 Pulau Banyak Barat Ikuti Cerdas Cermat OESN

Siswa SMAN 1 Pulau Banyak Barat Ikuti Cerdas Cermat OESN

21/04/2026
Kemenag Tegaskan Tidak Ada Kebijakan Uang Kas Masjid Dikelola Pemerintah

Kemenag Tegaskan Tidak Ada Kebijakan Uang Kas Masjid Dikelola Pemerintah

21/04/2026
Tim Pansus Qanun Penyertaan Modal dan Aset DPRK Banda Aceh Tinjau Aset yang akan Dihibah ke Perumda Tirta Daroy

Tim Pansus Qanun Penyertaan Modal dan Aset DPRK Banda Aceh Tinjau Aset yang akan Dihibah ke Perumda Tirta Daroy

21/04/2026

Terpopuler

Obat Kosong hingga Mogok Dokter di RSUD Aceh Besar, Zulfikar DPRK: Ini Seperti Tentara Disuruh Berperang tanpa Senjata

Obat Kosong hingga Mogok Dokter di RSUD Aceh Besar, Zulfikar DPRK: Ini Seperti Tentara Disuruh Berperang tanpa Senjata

20/04/2026

BGN Perkuat SPPG Pidie: Profesionalitas Dijaga, Hoaks Dilawan, UMKM Didorong

Menkeu G20 Gagal Capai Kesepakatan Pernyataan Bersama soal Ukraina

Ratoh Jaroe Disebut “Industri”, Budayawan Aceh: Tradisi Asli Justru Tergeser

Apel Senin di Disdikbud, Plt Sekda Abdya Minta Tempat Meusuraya Lemang Dibersihkan

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com