Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Veteran AS Membelot ke Rusia, Kini Perang Melawan Ukraina

Atjeh Watch by Atjeh Watch
19/03/2023
in Internasional
0
Veteran AS Membelot ke Rusia, Kini Perang Melawan Ukraina

Orang-orang menghadiri upacara peringatan untuk Dmytro Kotsiubailo, mantan sukarelawan dan tentara Pahlawan Ukraina, yang tewas dalam perang melawan pasukan Rusia di kota garis depan Bakhmut, di Kyiv, Ukraina 10 Maret 2023. REUTERS/Vladyslav Musiienko

Jakarta – Seorang mantan tentara AS bernama John McIntyre telah membelot ke Rusia. Ia mengklaim sengaja bergabung dengan pasukan Ukraina untuk mengumpulkan data intelijen yang sekarang digunakan untuk melawan Kyiv, menurut media Rusia.

John McIntyre, bertugas selama dua tahun di militer AS. Ia bergabung dengan jajaran Legiun Internasional Ukraina, bertempur dengan pasukan Kyiv sebelum membelot ke Moskow pada Februari 2023, menurut sebuah wawancara dengan media Rusia, RT.

Dalam wawancara itu, McIntyre membawa beberapa detail lain tentang masa lalunya. Dia membawa “kertas, file, intelijen, dan peta” ke Rusia, menurut jurnalis RT Murad Gazdiev, yang berbicara dengan McIntyre. “Dia menjadi bagian dari upaya perang Ukraina,” kata Gazdiev.

“Itulah alasan pertama saya datang ke Ukraina,” kata McIntyre kepada Gazdiev. “Saya seorang komunis, saya seorang anti-fasis, dan kita harus melawan fasisme di mana-mana.” “Ketika saya datang ke Ukraina, saya tahu bahwa saya akan mencoba untuk mendapatkan informasi sebanyak mungkin, apa pun yang akan membantu, dan membelot lintas lini,” katanya.

Dalam video klip McIntyre yang diperlihatkan oleh RT, dia terlihat mengatakan, “Tuhan memberkati Ukraina, Tuhan memberkati Amerika.” Ia berkata sambil memegang selembar kain bertuliskan “Z.” Simbol tersebut secara luas dikaitkan dengan pasukan Rusia di Ukraina.

McIntyre mengatakan selama di Ukraina ia menyamar dan menjadi bagian dari mereka. “(Ukraina) memberi hormat Hitler, menginjak bendera Rusia,” katanya.

Dia menyebut Ukraina sebagai pemerintahan Nazi. Dia mengatakan marah karena AS terus mendukung kepemimpinan Ukraina.

Menurut McIntyre, dia telah merencanakan untuk menyusup ke Batalyon Azov Ukraina sebelum meninggalkan negara itu. Batalyon Azov memulai hidup sebagai milisi sayap kanan, dan memakai lambang neo-Nazi sekitar periode 2014-2015. Batalyon tersebut kemudian diintegrasikan ke dalam Garda Nasional Ukraina.

McIntyre mengatakan dia merasa terdorong untuk beralih ke Rusia. “Pemerintah Ukraina dan Nazi yang mengendalikan pemerintah dan mengendalikan penduduk, Anda tahu, hal-hal yang mereka lakukan di Ukraina kepada rakyat Rusia, mereka perlu dibicarakan. Mereka harus dihentikan, kita harus melawan Nazi,” katanya.

Ketika ditanyai tentang para pejuang asing yang menghabiskan waktu berbulan-bulan dengannya, McIntyre menjawab bahwa banyak yang telah meninggalkan negara itu. “Beberapa karena mereka menyadari kenyataan perang ini, beberapa terluka, beberapa terbunuh. Mereka memilih untuk datang dan berjuang untuk fasis; mereka memilih untuk datang dan berjuang untuk Nazi,” ujarnya.

McIntyre mengatakan kepada outlet Rusia, bahwa dia meninggalkan legiun Ukraina setelah disebut sebagai pelapor.Dia melarikan diri ke kota pelabuhan Laut Hitam Odesa, sebelum tiba di Moskow melalui Istanbul. Belum ada konfirmasi baik dari pihak Rusia maupun Ukraina soal John McIntyre.

Sumber: Tempo

Previous Post

Soal Tawaran Jadi Cawapres Anies Baswedan, Khofifah: Terima Kasih

Next Post

Aceh Pop Culture Fest Resmi Dibuka, Kawula Muda Wajib Hadir!

Next Post
Aceh Pop Culture Fest Resmi Dibuka, Kawula Muda Wajib Hadir!

Aceh Pop Culture Fest Resmi Dibuka, Kawula Muda Wajib Hadir!

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Nyan, Petani Sawit Aceh Masih Berjuang Pulihkan Kebun

Nyan, Petani Sawit Aceh Masih Berjuang Pulihkan Kebun

21/04/2026
Al- Farlaky Kukuhkan Pengurus DPC APDESI Aceh Timur 2026-2031

Al- Farlaky Kukuhkan Pengurus DPC APDESI Aceh Timur 2026-2031

21/04/2026
Tito Saksikan Penyerahan Bantuan Keuangan Daerah untuk Pemulihan Pascabencana di Aceh

Tito Saksikan Penyerahan Bantuan Keuangan Daerah untuk Pemulihan Pascabencana di Aceh

21/04/2026
Al – Farlaky Evaluasi Huntara Bersama Vendor dan BNPB

Al – Farlaky Evaluasi Huntara Bersama Vendor dan BNPB

21/04/2026
Hari Kurniawan Jabat Kepala Rutan Banda Aceh

Hari Kurniawan Jabat Kepala Rutan Banda Aceh

21/04/2026

Terpopuler

Obat Kosong hingga Mogok Dokter di RSUD Aceh Besar, Zulfikar DPRK: Ini Seperti Tentara Disuruh Berperang tanpa Senjata

Obat Kosong hingga Mogok Dokter di RSUD Aceh Besar, Zulfikar DPRK: Ini Seperti Tentara Disuruh Berperang tanpa Senjata

20/04/2026

BGN Perkuat SPPG Pidie: Profesionalitas Dijaga, Hoaks Dilawan, UMKM Didorong

Veteran AS Membelot ke Rusia, Kini Perang Melawan Ukraina

Apel Senin di Disdikbud, Plt Sekda Abdya Minta Tempat Meusuraya Lemang Dibersihkan

Pesona Bawah Laut Karang Cina Putri Abdya: Surga Tersembunyi yang Siap Dongkrak Wisata Bahari Aceh Barat Daya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com