Aceh Selatan- Geucik Gampong Mutiara, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Selatan beserta pemuda,perangkat gampong dan masyarakat lakukan buka bersama sekaligus pemberian santunan kepada 16 anak yatim serta kepada 80 orang para janda yang berada diwilayah Desa Mutiara (15/4/2023).
“Santunan yang diberikan berupa uang untuk anak yatim dan jompo ,”ujar Geucik Sayudin saat diwawancarai di lokasi mesjid.

Ia menyebutkan setelah kegiatan santunan tersebut lalu dilakukan baca doa samadiah dan dilanjutkan dengan berbuka bersama dengan para anak yatim dan janda-janda yang ada dikampung tersebut.
Dalam rangka Silaturahmi sekaligus buka puasa bersama dan santunan kepada anak yatim, sayudin mengatakan acara seperti ini sempat vakum puluhan tahun lalu, kini kembali dilakukan pasca dilantik dirinya menjadi kepala desa yang baru delapan bulan yang lalu,geucik mutiara terus melakukan terobosan dan perubahan di mutiara,perlahan ia dan semua unsur pemerintahan juga anak muda terus berbenah agar gampong mutiara menjadi gampong yang madani,lebih maju” harap sayudin.
“Acara buka puasa bersama dan santunan anak yatim juga para janda tersebut dilakukan secara khusus,acara berbuka bersama tidak dilakukan secara umum mengingat ini baru pertama kali dilakukan semenjak vakum puluhan tahun yang lalu,jadi kegiatan ini dilakukan dengan tidak mengundang seluluruh masyarakat desa mutiara.

Antusiasme masyarakat dalam menyumbang,kerjasama tim pemerintah gampong juga ada unsur kepemudaan didalam nya membuat acara ini begitu kitmat dan penuh dengan rasa kegembiraan,semoga kedepan masyarakat gampong mutiara terus kompak dalam setiap kegiatan kemasyarakatan,” pinta geucik sayudin.
“Ini salah satu bentuk kepedulian terhadap anak yatim,janda juga para jompo, dan tentunya Kami melakukan kegiatan ini bukan hanya untuk hari ini saja tetapi menjadi agenda rutin tahunan ,”katanya.
Baginya, anak yatim merupakan potensi dan aset gampong yang harus kita jaga, dibina dan memajukan ilmu pengetahuan agar menjadi generasi penerus bangsa yang berakhlakul karimah dan bersifat terpuji.
Pemberian santunan ini sebagai bentuk ikhtiar mencari keberkahan di bulan suci Ramadhan. Dan juga sekaligus kita harapkan situasi normal kembali setelah dua tahun dihantam pandemi Covid-19 yang sangat terasa berdampak hususnya dalam sektor ekonomi ,”ungkapnya.
Sayudin menjelaskan, bahwa semangat berbagi kepada sesama di bulan Ramadhan akan terus dilakukan agar dapat membantu warga kurang mampu terutama di bulan puasa sekarang ini,selain menyantuni anak yatim,janda dan jompo. Ia melanjutkan dengan membagikan gula beserta sirup lebaran kepada seluruh masyarakat yang ada di desanya.

“Alhamdulillah hari ini kita bisa meneruskan jejak langkah orang terdahulu walaupun sudah lama vakum, saling berbagi dengan anak yatim,janda dan jompo. Selanjutnya kegiatan positif ini akan terus kita laksanakan jika tidak ada kendala ditahun berikut nya ,”tutup geucik sayudin.











