Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Eks Anggota Parlemen India Tewas Ditembak Terekam saat Siaran TV

Admin1 by Admin1
17/04/2023
in Internasional
0
Polisi di AS Tembak Pria Kulit Hitam di Depan Tiga Anaknya

Jakarta – Mantan anggota parlemen India, Atiq Ahmed, tewas ditembak bersama saudara laki-lakinya, Ashraf Ahmed, saat hendak melakukan pemeriksaan kesehatan.

Insiden itu terekam dalam siaran langsung media televisi. Atiq adalah eks anggota parlemen dari Partai Samajwadi. Dia dan Ashraf diduga sebagai gembong organisasi kriminal lokal dan mafia tanah.

Rekaman insiden itu beredar luas di media sosial. Seorang laki-laki bersenjata terlihat meraih bahu polisi dan menodongkan pistol ke pelipis Ahmed.

Laki-laki itu lalu melepas tembakan ke targetnya. Beberapa detik kemudian, dia menembak Ashraf.

Dalam video lain, seorang laki-laki bersenjata terlihat berulang kali menembaki Ashraf saat keduanya tergeletak di tanah.

Mereka tewas beberapa menit usai insiden. Polisi lalu bergegas menahan tiga orang yang diduga melakukan pembunuhan tersebut.

Laporan media menyebut para penyerang menyamar sebagai wartawan. Satu orang menyerahkan diri setelah insiden, dan dua lainnya sempat kabur.

Saat ini, polisi sudah mengantongi identitas semua pelaku. Mereka yakni Lavlesh Tiwaari, Aru Maurya, dan Sunny Singh, demikian dikutip Indian Express.

Para pelaku berada di kerumunan jurnalis saat dua bersaudara diborgol dari rumah sakit kota Prayagraj, negara bagian Uttar Pradesh.

Atiq dan Ashraf hendak melakukan pemeriksaan kesehatan dan dikawal polisi saat insiden terjadi.

Menanggapi kejadian tersebut, ketua Partai Samajwadi, Akhilesh Yadav, mengatakan pembunuhan terhadap mantan anggotanya menunjukkan kegagalan partai berkuasa, Partai Bharatiya Janata (BJP), dalam menegakkan hukum dan ketertiban di Uttar Pradesh.

“Ketika seseorang bisa terbunuh dalam penembakan secara terbuka di tengah penjagaan keamanan polisi, lalu bagaimana dengan keselamatan masyarakat umum,” kata Yadav di Twitter.

Sementara itu, pemerintah Uttar Pradesh memerintahkan penyelidikan atas pembunuhan tersebut. Mereka juga melarang pertemuan lebih dari empat orang di wilayah itu.

“Pemerintah negara bagian memberlakukan perintah pembatasan setelah pembunuhan Atiq Ahmed dan Ashraf Ahmed yang merupakan anggota mafia besar, yang terlibat dalam perampasan tanah dan kasus pembunuhan,” kata seorang pejabat polisi senior, seperti dikutip dari Reuters.

“Kami tidak ingin segala bentuk protes mendapatkan momentum,” lanjut dia.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Media Selandia Baru Soroti Operasi Bebaskan Pilot Susi Air Gagal

Next Post

KPK Geledah Kantor Kemenhub & Rumah Tersangka, Sita Uang Rp5,6 Miliar

Next Post
Pengacara, Hakim, dan Panitera Pengadilan Negeri Surabaya Kena OTT KPK

KPK Geledah Kantor Kemenhub & Rumah Tersangka, Sita Uang Rp5,6 Miliar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Optimalkan Pelayanan RSUD Indrapuri, Wabup Syukri Ajak Nakes Tingkatkan Komunikasi dan Koordinasi

Optimalkan Pelayanan RSUD Indrapuri, Wabup Syukri Ajak Nakes Tingkatkan Komunikasi dan Koordinasi

21/04/2026
35 Calon Mahasiswa Al Azhar Sukses Ikuti Tes Tahdid Mustawa di Al Zahrah Bireuen

35 Calon Mahasiswa Al Azhar Sukses Ikuti Tes Tahdid Mustawa di Al Zahrah Bireuen

21/04/2026
Iran Buka Lagi Selat Hormuz, Tapi Ancam Tutup jika Blokade AS Lanjut

Iran Buka Lagi Selat Hormuz, Tapi Ancam Tutup jika Blokade AS Lanjut

21/04/2026
Israel Tunda Lagi Sidang Korupsi Netanyahu karena Alasan Keamanan

Israel Tunda Lagi Sidang Korupsi Netanyahu karena Alasan Keamanan

21/04/2026
Muhammad Zubir Resmi Pimpin Diskominfotik Banda Aceh

Muhammad Zubir Resmi Pimpin Diskominfotik Banda Aceh

20/04/2026

Terpopuler

Obat Kosong hingga Mogok Dokter di RSUD Aceh Besar, Zulfikar DPRK: Ini Seperti Tentara Disuruh Berperang tanpa Senjata

Obat Kosong hingga Mogok Dokter di RSUD Aceh Besar, Zulfikar DPRK: Ini Seperti Tentara Disuruh Berperang tanpa Senjata

20/04/2026

Eks Anggota Parlemen India Tewas Ditembak Terekam saat Siaran TV

BGN Perkuat SPPG Pidie: Profesionalitas Dijaga, Hoaks Dilawan, UMKM Didorong

Pesona Bawah Laut Karang Cina Putri Abdya: Surga Tersembunyi yang Siap Dongkrak Wisata Bahari Aceh Barat Daya

Buka Usai Subuh Hingga Tengah Malam, GNI Kupi Jadi Tempat Nongkrong Asyik di Blangpidie

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com