BLNGPIDIE – Abrasi sungai Babahrot di dusun Teladan II Gampong Simpang Gadeng belum ditangani secara khusus oleh pemerintah setempat. terpantau bahwa jarak antara bibir sungai dengan rumah warga hanya berkisar 8 meter, hal ini tentunya cukup meresahkan warga sekitar.
Kejadian abrasi ini bermula sejak Oktober tahun lalu, dan sampai dengan sekarang belum ada penanganan yang serius.
“PJ Bupati Aceh Barat Daya seharusnya memikirkan keamanan dan pencegahan terhadap bencana, meski beliau tidak dipilih secara demokratis, tanggung jawab beliau sebagai Pemangku Jabatan itu melekat pada beliau,” kata Raihan Firmansyah, Ketua Forkagemabdya (Pengayuban Mahasiswa Kecamatan Babahtot
Menurut warga setempat Pemangku Jabatan Bupati Abdya pernah melakukan pemantauan langsung terhadap bencana ini, beliau juga menjanjikan akan menetapkan dana tanggap bencana.
“Belum adanya kejelasan tentang bagaimana solusi yang akan di tempuh oleh pemerintah terkait, seperti bagaimana Amdal sungai Babahrot ini. Kami mahasiswa juga mempertanyakan bagaimana status Krueng Babahrot ini,” ujar Raihan Firmansyah.










