Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Israel Usul Al Aqsa Dibagi untuk Islam-Yahudi, Palestina Protes Keras

Atjeh Watch by Atjeh Watch
14/06/2023
in Internasional
0
AS Tekankan Status Quo Al-Aqsa, Yordania Salahkan Israel

Pasukan keamanan Israel bentrok dengan pengunjuk rasa Palestina di kompleks Masjid Al-Aqsa, di Kota Tua Yerusalem 15 April 2022. REUTERS/Ammar Awad

Jakarta – Parlemen Israel tengah menggodok rancangan undang-undang yang akan membagi Kompleks Al Aqsa untuk umat Islam dan Yahudi.

RUU itu ditentang keras oleh Palestina. Perdana Menteri Palestina, Mohammed Shtayyeh, sampai-sampai meminta bantuan Indonesia, Malaysia, Turki, dan Mesir untuk menggagalkan penerapan RUU tersebut.

Dilansir dari kantor berita Palestina, Wafa, RUU pembagian Al Aqsa itu berisi usulan agar bagian selatan kompleks suci diperuntukkan bagi umat Islam, sementara bagian tengah dan utara, termasuk Dome of the Rock untuk umat Yahudi, demikian menurut Harian Al-Ayyam.

Jika RUU ini lolos, Yahudi akan diizinkan memasuki kompleks dari semua gerbang, bukan hanya melalui Gerbang Maroko. Gerbang ini merupakan satu-satunya yang berada di bawah kendali penuh otoritas Israel dan tak bisa diakses warga Palestina.

RUU yang diusulkan oleh anggota Partai Likud Amit Halevi rencananya akan diajukan ke Knesset Israel dalam beberapa hari mendatang.

Rencana ini memicu kekhawatiran bagi rakyat Palestina. Mereka khawatir ini akan menjadi awal proyek besar dan berbahaya yang akan mengubah konflik politik Palestina-Israel menjadi perang agama.

Sejalan dengan itu, Perdana Menteri Mohammed Shtayyeh pun mengatakan bahwa RUU baru Israel bakal memicu kemarahan ekstrem di kalangan warga Palestina.

Seperti dilansir Arab News, Shtayyeh juga mewanti-wanti bahwa RUU Israel tersebut bisa menyebabkan “konsekuensi yang tak dapat diprediksi” karena melibatkan kesucian situs umat Islam.

RUU itu dibuat untuk memperkuat segregasi rasial dan aneksasi Tepi Barat, setelah Komite Menteri untuk Legislasi memutuskan mendukung RUU itu.

RUU baru Israel diduga bakal memperluas penerapan Undang-Undang Komite Penerimaan (Admissions Committees Law) ke kota-kota komunitas hingga 1.000 rumah tangga dan ke komunitas yang berlokasi di daerah tambahan, termasuk permukiman di Tepi Barat.

Al-Ayyam melaporkan sebanyak 17 organisasi hak asasi manusia Israel menyatakan kebijakan Israel ini bertujuan untuk mencaplok seluruh wilayah Tepi Barat.

Palestina selama ini menentang campur tangan atau perubahan oleh otoritas Israel di kawasan Kompleks Al Aqsa. Bukan cuma Palestina, Yordania selaku perwalian atas tempat-tempat suci Islam dan Kristen juga menentang hal tersebut.

Kompleks Al Aqsa atau yang biasa disebut Masjid Al Aqsa merupakan tempat suci bagi umat Islam. Menurut penasihat presiden untuk urusan Yerusalem, Ahmed Al Ruwaidi, Israel mesti menghormati perwalian Yordania atasnya.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Waduh, Seorang Warga Bakar Pesantren di Aceh Barat

Next Post

Jokowi soal Kaesang Maju di Pilkada Depok: Tugas Orang Tua Merestui

Next Post

Jokowi soal Kaesang Maju di Pilkada Depok: Tugas Orang Tua Merestui

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

35 Calon Mahasiswa Al Azhar Sukses Ikuti Tes Tahdid Mustawa di Al Zahrah Bireuen

35 Calon Mahasiswa Al Azhar Sukses Ikuti Tes Tahdid Mustawa di Al Zahrah Bireuen

21/04/2026
Iran Buka Lagi Selat Hormuz, Tapi Ancam Tutup jika Blokade AS Lanjut

Iran Buka Lagi Selat Hormuz, Tapi Ancam Tutup jika Blokade AS Lanjut

21/04/2026
Israel Tunda Lagi Sidang Korupsi Netanyahu karena Alasan Keamanan

Israel Tunda Lagi Sidang Korupsi Netanyahu karena Alasan Keamanan

21/04/2026
Muhammad Zubir Resmi Pimpin Diskominfotik Banda Aceh

Muhammad Zubir Resmi Pimpin Diskominfotik Banda Aceh

20/04/2026
Pansus DPRK Aceh Besar Dalami LKPJ Bupati 2025

Pansus DPRK Aceh Besar Dalami LKPJ Bupati 2025

20/04/2026

Terpopuler

Obat Kosong hingga Mogok Dokter di RSUD Aceh Besar, Zulfikar DPRK: Ini Seperti Tentara Disuruh Berperang tanpa Senjata

Obat Kosong hingga Mogok Dokter di RSUD Aceh Besar, Zulfikar DPRK: Ini Seperti Tentara Disuruh Berperang tanpa Senjata

20/04/2026

Israel Usul Al Aqsa Dibagi untuk Islam-Yahudi, Palestina Protes Keras

BGN Perkuat SPPG Pidie: Profesionalitas Dijaga, Hoaks Dilawan, UMKM Didorong

Pesona Bawah Laut Karang Cina Putri Abdya: Surga Tersembunyi yang Siap Dongkrak Wisata Bahari Aceh Barat Daya

Buka Usai Subuh Hingga Tengah Malam, GNI Kupi Jadi Tempat Nongkrong Asyik di Blangpidie

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com