BLANGPIDIE – Pasien dan keluarga pasien Rumah Sakit Umum Dareh Teungku Peukan (RSUDTP) Kabupaten Aceh Barat Daya, keluhkan pelayanan rumah sakit pelat merah tersebut soal makanan.
Pasalnya, dalam makanan pasien yang disajikan rumah sakit tersebut didapati belatung, Minggu pagi (18/06/2023).
Buk Yani (30), salah seorang keluarga paisien di rumah sakit yang menyemat tipe C itu mengaku menemukan belatung dalam sayur yang menjadi menu sarapan pagi mertuanya dari petugas rumah sakit setempat.
“Saya tau ini bukan hal yang disengaja, tapi saya berharap kepada petugas untuk lebih teliti, jangan buat asal jadi,” jelas Ibu Yani dengan sedikit kekesalannya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Abdya, Safliati, S.ST, M.Kes saat menerima laporan tentang adanya belatung di makan pasien langsung turun ke rumah sakit untuk memastikan informasi tersebut. Didampingi Direktur RSUDTP, dr Arif Fahzeriandi, SpA, Safliati memantau proses memasak di ruang Instalasi Gizi rumah sakit umum tersebut.
“Kami minta maaf atas keteledoran para petugas,” ucap Safliati.
Ia juga berujar bahwa, yang ditemukan dalam makanan pasien tersebut bukanlah belatung, namun itu hanyalah ulat.
“Perlu kami luruskan bahwa, itu bukan belatung tapi ulat sayur. Karena kalau belatung biasanya didapati dari daging atau ikan,” cetus Safliati yang juga merupakan Dewan Pengawas RSUDTP Abdya.
Meskipun demikian, Safliati juga mengingatkan para petugas ruang gizi untuk selalu hati-hati dalam menyajikan makanan pasien. Sehingga kejadian yang sama tidak terulang lagi.
“Tadi sudah kami ingatkan kepada kepala Instalasi Gizi rumah sakit, untuk selalu menjaga pola asupan makanan demi percepatan kesumbuhan pasien,” imbuh Kadinkes Abdya, S.ST, M.Kes. (Rusman)










