Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

KKR Minta Pemerintah Tidak Ratakan Sisa Situs Rumoh Geudong

Admin1 by Admin1
26/06/2023
in Nanggroe
0
Sekda Kunjungi Situs Rumoh Geudong di Pidie

BANDA ACEH – Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi (KKR) Aceh meminta pemerintah tidak meratakan sisa bangunan situs Rumoh Geudong pasca kick off penyelesaian kasus pelanggaran HAM berat masa lalu secara non yudisial oleh Presiden 27 Juni mendatang.

Ketua KKR Aceh Mastur Yahya, di Banda Aceh, Minggu, mengatakan pihaknya sudah menemui tim penyelesaian non-yudisial pelanggaran HAM Berat Masa Lalu (TPPHAM), dan mengusulkan agar dibuatnya berita acara oleh pemerintah setempat, panitia, dan TPPHAM bahwa sisa Rumoh Geudong tidak diratakan.

“KKR meminta agar dijamin bahwa pasca acara kick-off tidak diratakan. Kami mengusulkan agar ada berita acara yang dibuat yang menyatakan bahwa sisa Rumoh Geudong tidak diratakan,” kata Mastur Yahya.

Mastur menyebutkan, pertemuan pihaknya dengan TPPHAM itu dihadiri Sesmenko Polhukam Ifdal Kasim, putra Aceh asal Tapaktuan yang pernah menjabat sebagai Ketua Komnas HAM pada 2007-2012 silam yang juga bagian dari TPPHAM dan Suparman Marzuki, Mantan Ketua Komisi Yudisial RI (2013-2015).

Dari pertemuan itu, kata Mastur, TPPHAM menyambut ide pembuatan berita acara sebagai jaminan agar tidak diratakan sisa bangunan Rumoh Geudong pasca kick-off nantinya.

“Mereka menyambut baik, setuju, dan sepakat tidak resisten dengan ide yang disampaikan,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini, Mastur juga menanggapi kabar bahwa sisa Rumoh Geudong telah diratakan. Mastur membantah dan menyatakan sisa bangunan bersejarah tersebut belum diratakan hanya ditutup untuk prosesi seremonial kick-off saja.

“Belum diratakan, sumur masih ada, tangga dan dinding masih ada. Harus dipahami bahwa Rumoh Geudong itu memang tidak utuh lagi sejak dulu yang tinggal tangga, sumur, dan bongkahan dinding,” katanya.

Mastur menyarankan agar camp penyiksaan terhadap masyarakat Aceh selama masa konflik Aceh 1989-1998 di Desa Bili, Kemukiman Aron, Kecamatan Glumpang Tiga, Kabupaten Pidie yang diwacanakan akan dibangun masjid itu harus atas persetujuan pemangku hak, yakni korban.

“Di Desa Bilie itu ada kepala desa, tuha peut, tokoh masyarakat, ulama, dan warga di sana harus diajak,” ujarnya.

Dirinya berharap, bangunan yang akan dibangun di lokasi Rumoh Geudong nantinya juga tidak menghilangkan jejak sejarah dan bukti pelanggaran HAM masa lalu.

“Persoalan apakah ingin dibangun museum atau taman kehidupan (living park), dan tugu memorial silakan dimusyawarahkan dan yang penting bisa dirawat,” demikian Mastur.

Sumber: antara

Previous Post

Tentara Wagner Dilaporkan Angkat Kaki dari Selatan Rusia usai Berontak

Next Post

Peneliti Ganja Medis Inang Winarso Meninggal di Hotel Banda Aceh

Next Post

Peneliti Ganja Medis Inang Winarso Meninggal di Hotel Banda Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Peringati Hari Bumi, Wabup Abdya Tanam Pohon di Lokasi TMMD

Peringati Hari Bumi, Wabup Abdya Tanam Pohon di Lokasi TMMD

22/04/2026
Dana Desa Rp.450 Juta Digerus, Keuchik Lancang Pidie Jaya Berakhir di Rutan

Dana Desa Rp.450 Juta Digerus, Keuchik Lancang Pidie Jaya Berakhir di Rutan

22/04/2026
TMMD Gandeng Disdukcapil Abdya Layani Pembuatan Adminduk Masyarakat

TMMD Gandeng Disdukcapil Abdya Layani Pembuatan Adminduk Masyarakat

22/04/2026
Wabub Zaman Akli Buka Kegiatan TMMD 128 Tahun 2026 Kodim 0110/Abdya

Wabub Zaman Akli Buka Kegiatan TMMD 128 Tahun 2026 Kodim 0110/Abdya

22/04/2026
Irwansyah Pimpin Rapat Paripurna Istimewa Peringati Hut ke 821 Kota Banda Aceh

Irwansyah Pimpin Rapat Paripurna Istimewa Peringati Hut ke 821 Kota Banda Aceh

22/04/2026

Terpopuler

Dana Desa Rp.450 Juta Digerus, Keuchik Lancang Pidie Jaya Berakhir di Rutan

Dana Desa Rp.450 Juta Digerus, Keuchik Lancang Pidie Jaya Berakhir di Rutan

22/04/2026

Ratoh Jaroe Disebut “Industri”, Budayawan Aceh: Tradisi Asli Justru Tergeser

Ajudan Dir Narkoba Aceh dilaporkan ke Div Propam Polri

TMMD Gandeng Disdukcapil Abdya Layani Pembuatan Adminduk Masyarakat

Obat Kosong hingga Mogok Dokter di RSUD Aceh Besar, Zulfikar DPRK: Ini Seperti Tentara Disuruh Berperang tanpa Senjata

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com