Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nasional

Survei: Warga Pendidikan Tinggi Nilai Pemberantasan Korupsi RI Buruk

Atjeh Watch by Atjeh Watch
02/07/2023
in Nasional
0
Pengacara, Hakim, dan Panitera Pengadilan Negeri Surabaya Kena OTT KPK

Ilustrasi OTT KPK. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)

Jakarta – Hasil survei yang dilakukan lembaga Indikator Politik menunjukkan mayoritas warga yang mengenyam pendidikan tinggi atau bangku kuliah menganggap kondisi pemberantasan korupsi di Indonesia buruk.

Hal ini tertuang dalam survei nasional yang digelar Indikator Politik pada 20-24 Juni 2023.

Mayoritas atau 42,3 persen responden yang mengeyam bangku perkuliahan dalam survei ini menilai kondisi pemberantasan korupsi buruk. Sementara 31,9 persen mengatakan baik, 24,9 persen mengatakan sedang dan sisanya 1 persen tak menjawab.

“Mereka yang tinggi pendidikannya menilai buruk pemberantasan korupsi. Ini aparat penegak hukum kita punya PR semua di sini,” kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi saat merilis hasil terbaru survei, Minggu (2/7).

Berbanding terbalik, Burhan menjelaskan mayoritas responden yang berpendidikan rendah menganggap upaya pemberantasan korupsi di Indonesia baik.

Ia merinci responden yang hanya mengenyam bangku SD berpendapat 47,8 persen upaya pemberantasan korupsi berjalan baik. Sementara 26 persen sedang, 20,2 persen buruk dan 6 persen tak menjawab.

“Semakin tinggi tingkat pendidikan, semakin negatif terhadap iklim pemberantasan korupsi. Semakin rendah pendidikan, semakin positif mereka terhadap pemberantasan korupsi,” kata dia.

Lebih lanjut, Burhan mengatakan kondisi serupa juga terjadi pada responden berdasarkan pekerjaan dalam melihat upaya pemberantasan korupsi.

Ia menjelaskan responden yang berlatar belakang Pegawai (negeri/swasta), Guru/Dosen, Profesional, wiraswasta, pengusaha hingga anak kuliah mayoritas menilai upaya pemberantasan korupsi di Indonesia buruk.

Sebagai contoh, ia menjelaskan responden yang berlatar belakang Pegawai (negeri/swasta), Guru/Dosen, Profesional mayoritas atau 41,9 persen menilai upaya pemberantasan korupsi di Indonesia buruk. Sementara 30,4 persen menyatakan baik, 25,6 persen menyatakan sedang dan 2,1 tak menjawab.

“Sementara mereka yang pekerjaannya petani, peternak, buruh kasar, cenderung positif pemberantasan korupsi. Misal profesi petani/peternak/nelayan menganggap pemberantasan korupsi baik sebesar 45,2 persen. Lalu 25,8 persen sedang, 25,2 buruk dan 3,8 tak menjawab,” kata Burhan.

Survei Indikator Politik ini mengambil populasi dari mereka yang sudah berusia 17 tahun atau lebih atau sudah menikah. Sementara jumlah sampel sebanyak 1.220 orang yang berasal dari seluruh provinsi yang terdistribusi secara proporsional.

Kemudian, penarikan sampel menggunakan metode multi stage random sampling dengan toleransi kesalahan atau margin of error sekitar ±2,9 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. Responden terpilih kemudian diwawancara melalui tatap muka.

Lembaga Transparency International Indonesia (TII) sebelumnya sempat menerbitkan Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia tahun 2022 berada di skor 34 atau turun empat poin dari tahun sebelumnya. Indonesia menempati peringkat 110 dari 180 negara yang dilibatkan.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Intel Ukraina Sebut Putin Perintahkan FSB Bunuh Bos Wagner Prigozhin

Next Post

KPU Ungkap Milenial Dominasi Pemilih Pemilu 2024

Next Post
KPU Sampaikan Kajian Jadwal Pemilu 2024 Pekan Depan

KPU Ungkap Milenial Dominasi Pemilih Pemilu 2024

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Terkait Potongan Video JK, Ketua PMI Aceh Akan Polisikan Ade Armando dan Abu Janda

Terkait Potongan Video JK, Ketua PMI Aceh Akan Polisikan Ade Armando dan Abu Janda

24/04/2026
Pemkap Abdya Ajak Masyarakat Meuseraya Makan Lemang di Krueng Beukah

Pemkap Abdya Ajak Masyarakat Meuseraya Makan Lemang di Krueng Beukah

24/04/2026
Kadisdik Dayah Aceh Besar Ajak Masyarakat Hadiri Pengajian Rutin

Kadisdik Dayah Aceh Besar Ajak Masyarakat Hadiri Pengajian Rutin

24/04/2026
DKP Simeulue Telusuri Kapal Bantuan KKP untuk Kelompok Nelayan

DKP Simeulue Telusuri Kapal Bantuan KKP untuk Kelompok Nelayan

24/04/2026
Pemkab Aceh Tamiang Sosialisasikan Aplikasi SIKEPO Mobile untuk Absensi ASN

Pemkab Aceh Tamiang Sosialisasikan Aplikasi SIKEPO Mobile untuk Absensi ASN

24/04/2026

Terpopuler

Dana Desa Rp.450 Juta Digerus, Keuchik Lancang Pidie Jaya Berakhir di Rutan

Dana Desa Rp.450 Juta Digerus, Keuchik Lancang Pidie Jaya Berakhir di Rutan

22/04/2026

PMII Komisariat UIN Ar-Raniry Audiensi dengan Pimpinan STAI Pante Kulu, Ada Apa?

Bangun dan Perkuat Sinergi, HIPMI Silaturahmi dengan Kejari Aceh Barat Daya

Survei: Warga Pendidikan Tinggi Nilai Pemberantasan Korupsi RI Buruk

Lantik 4 Kepala SD dan SMP, Amrizal: Junjung Tinggi Integritas dan Disiplin

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com