Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Unjuk Rasa Besar di Israel, Warga Tolak Perombakan Sistem Peradilan

Atjeh Watch by Atjeh Watch
10/07/2023
in Internasional
0
Unjuk Rasa Besar di Israel, Warga Tolak Perombakan Sistem Peradilan

Ribuan warga Israel unjuk rasa menentang perombakan sistem peradilan. Foto: AP/Ohad Zwigenberg

Jakarta – Warga Israel melakukan aksi unjuk rasa besar-besaran di seluruh negeri, menolak rencana pemerintah merombak undang-undang sistem peradilan.

Unjuk rasa diperkirakan diikuti sekitar 350 ribu orang di Israel, bahkan di ibu kota Tel Aviv sendiri diikuti oleh sekitar 180 ribu demonstran. Ini merupakan salah satu demo terbesar di Israel sejauh ini.

Diberitakan Associated Press, ratusan ribu orang itu berusaha memblokade jalan-jalan di Tel Aviv hingga memicu bentrokan antara polisi dan pedemo.

Untuk membubarkan massa, aparat pun menembakkan meriam air ke arah demonstran.

Seperti dilansir CNN, protes ini pecah tepat sebelum rancangan undang-undang (RUU) soal perombakan peradilan negara itu dibahas di Parlemen Israel atau Knesset pada Senin (10/7).

RUU itu sendiri disebut akan melemahkan kekuasaan Mahkamah Agung, lantaran Knesset berpotensi punya kendali untuk menunjuk hakim serta membatalkan keputusan pengadilan jika mereka tak setuju.

Oposisi pemerintah menyebut rencana ini bakal menghancurkan sistem check and balances yang sudah rapuh di negara tersebut. RUU ini juga dinilai cuma akan menambah hegemoni Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan para sekutunya.

Pekan lalu, komite legislatif yang diketuai sekutu Netanyahu menyetujui RUU yang akan mencegah pengadilan Israel mendalami “kewajaran” keputusan yang dibuat oleh legislatif.

Sejak awal tahun, Mahkamah Agung Israel menggunakan “standar kewajaran” untuk membatalkan penunjukkan aliansi Netanyahu yakni Menteri Dalam Negeri Aryeh Deri karena kasus di masa lalu, salah satunya penyuapan.

Para kritikus menilai dihapusnya standar itu akan memungkinkan pemerintah mengeluarkan keputusan sewenang-wenang sekaligus memberikan kekuasaan yang lebih besar terhadap pemerintah.

Selain soal RUU peradilan, para pengunjuk rasa juga mengecam penggulingan kepala polisi Tel Aviv Ami Eshed yang terpaksa mundur dari jabatan beberapa waktu lalu.

Eshed diketahui mundur karena enggan menindak keras demonstran anti-pemerintah seperti yang diperintahkan kepadanya.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Rumah-rumah Ambruk Diterjang Luapan Sungai di Seram

Next Post

Korut ‘Murka’ AS Mau Kirim Kapal Selam Nuklir ke Semenanjung Korea

Next Post
Korut ‘Murka’ AS Mau Kirim Kapal Selam Nuklir ke Semenanjung Korea

Korut 'Murka' AS Mau Kirim Kapal Selam Nuklir ke Semenanjung Korea

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

JKA; Diluncurkan Masa Irwandi, Ditiru Nasional, Serta ‘Dipangkas’ Era Mualem

IKAT Aceh Minta Pemerintah Kaji Ulang Kebijakan Pembatasan Penerima JKA

02/05/2026
BKKBN Aceh Sasar 15.572 Akseptor dalam Layanan KB Serentak

BKKBN Aceh Sasar 15.572 Akseptor dalam Layanan KB Serentak

02/05/2026
Anggota Komunitas RGM Raih Penghargaan GTK Berprestasi dan Penulis di Bireuen

Anggota Komunitas RGM Raih Penghargaan GTK Berprestasi dan Penulis di Bireuen

02/05/2026
PSMS Yakin Rebut Kemenangan Ketiga dari Persiraja Banda Aceh

PSMS Yakin Rebut Kemenangan Ketiga dari Persiraja Banda Aceh

02/05/2026
BWS Sumatera I dan Kabinda Tekan Risiko Bencana Hidrometeorologi di Aceh

BWS Sumatera I dan Kabinda Tekan Risiko Bencana Hidrometeorologi di Aceh

02/05/2026

Terpopuler

Abi Roni Terpilih secara Aklamasi di Musprov FPTI Aceh 2026 – 2030

Abi Roni Terpilih secara Aklamasi di Musprov FPTI Aceh 2026 – 2030

01/05/2026

Unjuk Rasa Besar di Israel, Warga Tolak Perombakan Sistem Peradilan

Bupati Abdya Dr. Safaruddin Tunjuk Mulya Arfan Jadi Plt Kepala Disdukcapil

Rencana KNMP di Susoh Jadi Harapan Baru bagi Masyarakat Nelayan Palak Kerambil

Kinerja Pidie Jaya Menguat di Era Sibral Malasyi, Data BPS Tunjukkan Tren Positif

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com