Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Mellani Ajak Anggota DWP Dukung Gerakan Transisi PAUD/RA ke SD/MI Menyenangkan

Atjeh Watch by Atjeh Watch
18/07/2023
in Nanggroe
0
Mellani Ajak Anggota DWP Dukung Gerakan Transisi PAUD/RA ke SD/MI Menyenangkan

BANDA ACEH – Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP), yang juga menjabat sebagai Ketua Harian Pokja Bunda pendidikan anak usia dini atau PAUD Aceh Mellani Subarni, mengajak seluruh anggota DWP untuk ikut mendukung pemerintah menyukseskan Gerakan Transisi PAUD/RA ke SD/MI yang menyenangkan.

Hal itu ia sampaikan pada Sosialisasi Transisi PAUD/RA ke SD/MI menyenangkan yang dikemas dalam Talkshow pada agenda arisan rutin DWP Aceh di Aula Balai Wanita, Lampineung, Selasa (18/7/2023).

“Saya ingin para ibu-ibu DWP mengerti apa yang sedang dijalankan oleh pemerintah saat ini, sehingga bisa turut serta mendukung semua gerakan ini untuk kemajuan generasi. Bisa dimulai dari keluarga baik itu anak maupun cucu kita,” kata Mellani.

Ketua Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) Aceh, Nina Afriyanti, selaku narasumber menerangkan gerakan Transisi PAUD ke SD yang menyenangkan adalah gerakan bersama yang mendasari transisi peserta didik PAUD ke SD/MI/sederajat dengan cara yang disenangi anak dan dimulai sejak tahun ajaran baru.

Di mana saat ini masih terdapat miskonsepsi terhadap tatacara pembelajaran PAUD yang menganggap kemampuan baca, tulis, hitung atau calistung sebagai satu-satunya bukti keberhasilan belajar anak, padahal kematangan emosional, kemampuan berkomunikasi, dan budi pekerti juga harus dibarengi sedini mungkin.

“Masih terjadi miskonsepsi ini. Harus dihilangkan demi mewujudkan transisi PAUD ke sekolah dasar yang menyenangkan sehingga anak dengan kategori usia dini dari umur 0 hingga 8 tahun akan senang belajar,” kata Nina

Gerakan Transisi PAUD/RA ke SD/MI yang menyenangkan, lebih dikonsepkan pada kemampuan pemahaman anak terhadap 7 literasi dasar, dengan suasana belajar di kelas awal (SD) harus sama menyenangkannya dengan di PAUD.

“Jangan sampai anak menjadi shock. Di PAUD bermain dan senang-senang, tiba-tiba stres saat di SD karena terbebani pembelajaran,” jelasnya.

Lebih lanjut terangnya, kesinambungan dan keselarasan kurikulum ini akan membantu peserta didik beradaptasi dengan proses serta lingkungan belajar, dengan begitu, diharapkan bisa menumbuhkan berpikir kritis anak di masa depan dan proses belajar semakin lebih menyenangkan.

Sementara itu, Psikolog Anak Frista Faizah, menyampaikan gerakan ini sangat bagus untuk perkembangan khususnya dalam mengenalkan literasi untuk anak, sebab, tidak akan menimbulkan stres berlebih, lantaran proses beradaptasi serta lingkungan belajar yang dibangun dengan menyenangkan akan memberikan stimulus pada kemampuan berpikir kritis anak.

“Anak jika ditekan untuk terus belajar akan membuat mereka stres yang bisa memicu pada perubahan prilaku anak misal anak menjadi murung dan tidak mau berbicara,” katanya.

Selain itu, dampak dari pembelajaran yang tidak menyenangkan juga akan terbawa hingga mereka dewasa, lantaran berpikir kritis anak tidak berkembang dengan baik, membuat mereka menjadi pribadi yang lebih tertutup.

Previous Post

Gubernur Serahkan SK 1.717 PPPK Tenaga Kesehatan di Lingkungan Pemerintah Aceh

Next Post

Pemerintah Aceh Apresiasi Pencapaian MQK Aceh di Lamongan

Next Post
Pemerintah Aceh Apresiasi Pencapaian MQK Aceh di Lamongan

Pemerintah Aceh Apresiasi Pencapaian MQK Aceh di Lamongan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pemkab Aceh Selatan Salurkan Bantuan Masa Panik Kebakaran Pesantren

Pemkab Aceh Selatan Salurkan Bantuan Masa Panik Kebakaran Pesantren

18/06/2026
Kakanwil Kemenag Aceh Lantik 40 Pejabat Fungsional, Tekankan Inovasi dan Kerja Tim dalam Melayani Umat

Kakanwil Kemenag Aceh Lantik 40 Pejabat Fungsional, Tekankan Inovasi dan Kerja Tim dalam Melayani Umat

18/06/2026
Lewat Puisi, LK Ara Kritik Eksploitasi Tambang dan Kerusakan Hutan

Lewat Puisi, LK Ara Kritik Eksploitasi Tambang dan Kerusakan Hutan

18/06/2026
Penuhi Undangan Kemendagri, Pemerintah Aceh Bahas Tujuh Poin Inti Revisi UUPA

Penuhi Undangan Kemendagri, Pemerintah Aceh Bahas Tujuh Poin Inti Revisi UUPA

18/06/2026
Antusiasme Tinggi Warnai Muslimpreneur Talks 2026 IMMI UIN Ar-Raniry

Antusiasme Tinggi Warnai Muslimpreneur Talks 2026 IMMI UIN Ar-Raniry

18/06/2026

Terpopuler

Diduga Dikuasai Oknum, Aset Alat Berat Pidie Jaya Jadi Sorotan Aktivis

Diduga Dikuasai Oknum, Aset Alat Berat Pidie Jaya Jadi Sorotan Aktivis

17/06/2026

Aliansi Pemuda Pidie Jaya Ultimatum Pemkab dan DPRK: Banjir Surut, Penderitaan Warga Belum Berakhir

Kakanwil Kemenag Aceh Lantik 40 Pejabat Fungsional, Tekankan Inovasi dan Kerja Tim dalam Melayani Umat

Prodi MKM FK USK Perkuat Kerja Sama Internasional dengan Universiti Kebangsaan Malaysia

Kursi Kosong di HUT Pidie Jaya, Simbol Retaknya Harmoni Bupati dan Wakil Bupati?

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com