Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Hiu Tutul 8 Meter Terjaring Pukat Nelayan Lamreh

Atjeh Watch by Atjeh Watch
24/08/2023
in Nanggroe
0
Hiu Tutul 8 Meter Terjaring Pukat Nelayan Lamreh

Foto: Hiu tutul berukuran 8 meter masuk ke jaring nelayan di Aceh Besar (Istimewa)

BANDA ACEH – Seekor hiu tutul ditemukan di dalam jaring pukat milik nelayan di Desa Lamreh, Kecamatan Mesjid Raya, Aceh Besar, Aceh. Hewan laut itu telah dilepas kembali oleh para nelayan.

Dilihat detikSumut dari video beredar, Kamis (24/8/2023), sejumlah nelayan tampak mengelilingi hiu sepanjang sekitar delapan meter. Ada jaring terlihat di sekitar hiu yang ditarik ke boat.

Lokasi hiu tersebut terletak tidak jauh dari bibir pantai. Setelah dibuka jaringnya, hiu tersebut dibiarkan kembali ke laut lepas.

“Hiu itu masuk ke jaring nelayan yang tengah melabuhkan pukat tadi pagi. Ketika pukat ditarik sudah ada hiu di dalamnya,” kata Sekretaris Panglima Laot Lhok Krueng Raya, Yusman Ahmad saat ditemui di lokasi.

Menurutnya, setelah ditemukan di dalam jaring, hiu tersebut langsung dilepas oleh para nelayan. Mereka disebut mengetahui hiu tersebut tidak mengganggu dan tahu hewan tersebut dilindungi.

“Tadi dilepas langsung oleh warga, tidak diganggu dan diapa-apain, mereka juga tidak ingin menjual,” jelasnya.

Yusman menjelaskan, hiu tersebut biasanya muncul di kawasan itu setiap setahun atau dua tahun sekali. “Saat tertentu dia turun (merapat) ke sini. Tapi tidak main di sini dia,” ujar Yusman.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Lintasan Takengon-Blangkejeren Putus Total Akibat Longsor

Next Post

Peringatan Tsunami Diminta Jadi Hari Libur Daerah

Next Post
Terkait Penetapan Zona Merah, Pemerintah Aceh Seharusnya Punya Sikap

Peringatan Tsunami Diminta Jadi Hari Libur Daerah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Ketua DPRK Dukung Forkom KDMP Banda Aceh Jadi Motor Penggerak Kemandirian Gampong

Ketua DPRK Dukung Forkom KDMP Banda Aceh Jadi Motor Penggerak Kemandirian Gampong

21/04/2026
Mendagri Ingatkan Pentingnya Tata Kota Terarah di Aceh

Mendagri Ingatkan Pentingnya Tata Kota Terarah di Aceh

21/04/2026
Aceh Rebut Delapan Medali di Kejurnas Angkat Besi Senior

Aceh Rebut Delapan Medali di Kejurnas Angkat Besi Senior

21/04/2026
Nyan, Petani Sawit Aceh Masih Berjuang Pulihkan Kebun

Nyan, Petani Sawit Aceh Masih Berjuang Pulihkan Kebun

21/04/2026
Al- Farlaky Kukuhkan Pengurus DPC APDESI Aceh Timur 2026-2031

Al- Farlaky Kukuhkan Pengurus DPC APDESI Aceh Timur 2026-2031

21/04/2026

Terpopuler

Obat Kosong hingga Mogok Dokter di RSUD Aceh Besar, Zulfikar DPRK: Ini Seperti Tentara Disuruh Berperang tanpa Senjata

Obat Kosong hingga Mogok Dokter di RSUD Aceh Besar, Zulfikar DPRK: Ini Seperti Tentara Disuruh Berperang tanpa Senjata

20/04/2026

BGN Perkuat SPPG Pidie: Profesionalitas Dijaga, Hoaks Dilawan, UMKM Didorong

Hiu Tutul 8 Meter Terjaring Pukat Nelayan Lamreh

Apel Senin di Disdikbud, Plt Sekda Abdya Minta Tempat Meusuraya Lemang Dibersihkan

Ratoh Jaroe Disebut “Industri”, Budayawan Aceh: Tradisi Asli Justru Tergeser

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com