Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Diduga Dukungan Lahan Sawit Kelompok Tani Pabrik PT Ensem dan PT SMS Tumpang Tindih

Atjeh Watch by Atjeh Watch
29/08/2023
in Lintas Barat Selatan
0
Diduga Dukungan Lahan Sawit Kelompok Tani Pabrik PT Ensem dan PT SMS Tumpang Tindih

BLANGPIDIE – Perusahaan pabrik kelapa sawit, PT. Samira Makmur Sejahtera (PT SMS) mengajukan keberatan atau komplain kepada Dinas Pertanian dan Pangan Aceh Barat Daya (Abdya) terkait adanya dugaan tumpang tindih dukungan lahan kelompok tani ke pabrik PT Ensem Abadi yang tengah dibangun di Gampong Lama Tuha Kecamatan Kuala Batee.

Direktur utama PT SMS, Syahrial mengatakan, dari 19 kelompok tani yang memberi dukungan pemasok bahan baku Tandan Buah Segar (TBS) kepada PT Ensem Abadi, 15 diantaranya telah terlebih dulu memberi dukungan kepada pabriknya yang berlokasi di Kecamatan yang sama.

“Atas dasarkan tersebut, saya sebagai Direktur PT SMS mengajukan keberatan, pada Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Abdya” kata Syarial pada awak media, Selasa (29/08/2023).

Syahrial, mengaku telah melayangkan surat keberatan atas dugaan dukungan ganda tersebut, namun tambah pengusaha Crude Palm Oil (CPO) itu hingga saat ini belum ada tanggapan dari pihak Dinas Pertanian dan Pangan Abdya.

” Luas lahan kebun sawit milik kelompok tani yang memberi dukungan ke PT SMS sekitar 12.679 hektar dan luasan ini sebelumnya sudah disetujui dan bahkan sudah ditandangani oleh Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Abdya,” ujarnya.

Ia juga menerangkan bahwa luas lahan kebun sawit rakyat di Kabupaten Abdya saat ini ada sekitar 19.000 hektar, dan 6.200 hektar diantaranya diberikan dukungan ke pabrik milik PT Mon Jambe untuk pasokan bahan baku TBS.

Dengan demikian katanya, maka dapat dipastikan kebun sawit rakyat yang memberi dukungan ke PT SMS sudah mencukupi dan terpenuhi untuk operasional sehari-hari. Apalagi kafasitas pabrik PT SMS mau ditingkatkan dari 30 menjadi 45 ton per jam.

“Dengan adanya persetujuan baru dari Dinas Pertanian dan Pangan Abdya terhadap pihak lain tentu membuat jumlah pasokan TBS untuk PT SMS terganggu. Oleh karena itu, kami sangat keberatan terhadap dukungan yang telah dikeluarkan sepihak tersebut,” ungkapnya.

Padahal kata pengusaha lokal itu sebelumnya komitmen penuh Pemerintah daerah untuk mendukung investasi ini adalah komitmen kemitraan dalam menjaga iklim investasi atas apa yang telah dilaksanakan PT SMS di Abdya.

“Oleh karena itulah, kami mengajukan protes meminta ditinjau ulang dan apabila ini tetap berlangsung, maka kami akan melakukan proses lanjutan sebagaimana aturan hukum berlaku,” katanya

Terpisah, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Abdya, Nasruddin dikonfirmasi wartawan mengatakan bahwa pihaknya tidak harus menanggapi surat tersebut karena dukungan untuk pabrik PT SMS sudah memenuhi syarat yang ditentukan.

“Luas kebun kelapa sawit rakyat di Abdya sekarang 20 ribu hektar. Sedangkan syarat dukungan untuk satu pabrik kelapa sawit itu hanya 6.000 hektar. Jadi ketika ada sebagian lahan diberikan dukungan kepada perusahaan lain, saya pikir tidak mengurangi syarat dukungan untuk PT SMS itu,” terangnya

Apalagi, lanjut Syarial. Dengan semakin banyaknya pabrik sawit di Abdya akan semakin menguntungkan daerah dan masyarakat terutama dalam penyerapan tenaga kerja dan berkurangnya pengangguran.

Kemudian katanya lagi, nilai jual TBS kelapa sawit kedepan juga akan lebih bersaing, Pendapan Asli Daerah (PAD) juga akan lebih meningkat dengan hadirnya pabrik sawit lain di Abdya.

“Apalagi luas kebun sawit rakyat Abdya mencapai 20.000 hektar dengan jumlah produksi rata – rata 1.500 ton/ hari. Ini sangat memungkinkan ditambahnya pabrik, dan secara izin PT Ensem Abadi itu sudah lengkap,” jelasnya.

Ia mengatajan Pemerintah daerah memberi dukungan tersebut karena dengan bertambahnya pabrik minyak kelapa sawit (PMKS) di Abdya, tentu harga tampung TBS ditingkat petani akan menjadi lebih tinggi lagi karena para pengusaha harus bersaing harga dalam melakukan pembelian.

“Kalau hanya dua saja pabrik yang beroperasi masih banyak TBS petani Abdya yang harus dijual ke luar daerah. Kondisi ini tentu sangat merugikan petani dan daerah kita,” ucapnya.

Ia berharap kepada seluruh pengusaha kelapa sawit di Abdya agar tidak menerapkan sistim monopoli, karena hal tersebut dapat merugikan masyarakat banyak. Tapi dengan banyaknya pesaing harga komoditi di daerah akan menjadi lebih tinggi sehingga masyarakat petani ke depan menjadi lebih sejahtera. (Rusman)

Previous Post

Promosi Situs Judi Online di Medsos, Selebgram Asal Aceh Diringkus Polisi

Next Post

FKIP USK Gelar Rakor PPG, Dihadiri Seluruh Kadisdik dan Dirjen Kemdikbud

Next Post
FKIP USK Gelar Rakor PPG, Dihadiri Seluruh Kadisdik dan Dirjen Kemdikbud

FKIP USK Gelar Rakor PPG, Dihadiri Seluruh Kadisdik dan Dirjen Kemdikbud

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Lazismu Abdya Gelar Raker dan Pembekalan Amil, Kuatkan Tata Kelola Organisasi

Lazismu Abdya Gelar Raker dan Pembekalan Amil, Kuatkan Tata Kelola Organisasi

15/08/2026
Pemerintah Abdya Salurkan Bantuan Masa Panik untuk Korban Banjir dan Kebakaran di Babahrot

Pemerintah Abdya Salurkan Bantuan Masa Panik untuk Korban Banjir dan Kebakaran di Babahrot

15/08/2026
HUT RI ke-81, Kecamatan Jeumpa Sukseskan Berbagai Perlombaan Ceria Merdeka

HUT RI ke-81, Kecamatan Jeumpa Sukseskan Berbagai Perlombaan Ceria Merdeka

15/08/2026
Kirab Aceh 2026, Garda Damai Aceh Serukan Perdamaian sebagai Fondasi Masa Depan Aceh

Kirab Aceh 2026, Garda Damai Aceh Serukan Perdamaian sebagai Fondasi Masa Depan Aceh

15/08/2026
Proyek Rp100 Miliar di Muara Pidie Jaya: Progres, Alat, dan Target Mulai Dipertanyakan

Proyek Rp100 Miliar di Muara Pidie Jaya: Progres, Alat, dan Target Mulai Dipertanyakan

15/08/2026

Terpopuler

Diduga Dukungan Lahan Sawit Kelompok Tani Pabrik PT Ensem dan PT SMS Tumpang Tindih

Diduga Dukungan Lahan Sawit Kelompok Tani Pabrik PT Ensem dan PT SMS Tumpang Tindih

29/08/2023

KPA Sagoe Malaka Wilyah 013/Blangpidie Ikut Sukseskan Zikir dan Doa Bersama Hari Perdamaian Aceh

Warga Aceh Diajak Kibarkan Bendera Alam Peudeung pada 15 Agustus 2026, Kenapa?

Nyan, Tim Gabungan Temukan Mobil Tangki 1.000 Liter Antre BBM di SPBU Aceh

Pidie Jaya Masuk Daftar Waspada Cuaca Ekstrem, BPBD Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com