Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Ekonomi

BI Nilai Aceh Perlu Hilirisasi Pertanian dan Pariwisata

Admin1 by Admin1
27/09/2023
in Ekonomi
0
Debit Air di Mata Ie Aceh Besar Mulai Alami Kekeringan

TERNAK MULAI KESULITAN PAKAN HIJAU--Ternak sapi milik warga merumput di areal persawahan yang ditinggalkan petani akibat kekeringan di Desa Nunkurus, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (21/8). Memasuki puncak kemarau, ternak di daerah itu mulai kesulitan pakan hijau. FOTO: MI/PALCE AMALO

BANDA ACEH – Bank Indonesia menilai Provinsi Aceh perlu melakukan hilirisasi sektor pertanian dan pariwisata untuk memberi nilai tambah ekonomi. Hal itu disebut akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi angka kemiskinan.

“Kami melihat saat ini ekonomi Aceh masih dapat ditingkatkan karena banyak sumber-sumber pertumbuhan ekonomi baru,” kata Kepala Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Aceh Rony Widijarto di acara Diseminasi Laporan Perekonomian Aceh Kuaratl II 2023 di Banda Aceh, Selasa (26/9/2023).

BI Aceh mencatat secara keseluruhan luas panen padi di Sumatra terus menurun, termasuk di Aceh. Kendati demikian, mekanisasi dan produktivitas Aceh masih yang terbaik dibandingkan provinsi lain se-Sumatra.

Bahkan, pengembangan sektor pertanian dapat ditempuh melalui pertanian indeks pertanaman (IP) 400 atau pola tanam empat kali dalam setahun untuk meningkatkan produktivitas, serta pengembangan Rice Miling Unit (RMU) menjadi skala lebih besar.

Kemudian, kata dia, selain mendorong hilirisasi pertanian, sektor lain yang juga menjanjikan ialah pariwisata. Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara dan tingkat penghunian kamar hotel di Tanah Rencong itu pascapandemi masih di bawah kinerja pra-pandemi.

Rony menilai Aceh memiliki potensi wisata yang sangat baik. Hal itu dibuktikan dengan beberapa penghargaan wisata yang diraih Aceh dalam dua tahun terakhir. Sebab itu, diperlukan adanya pengembangan aksesibilitas, atraksi, amenitas, serta pelaku dan promosi guna mendorong kinerja pariwisata di Aceh.

“Makanya kita coba angkat hilirisasi, khususnya di pertanian dan pariwisata, karena itu saling menunjang,” ujarnya.

Menurut Rony, tujuan dilakukan hilirisasi untuk menghasilkan produk-produk turunan dari sektor pertanian maupun pariwisata yang bernilai tambah.

Dengan begitu, maka secara otomatis juga akan menciptakan pemerataan sumber pendapatan, yang tentunya mendorong pada perbaikan angka kemiskinan di Aceh.

Memang di sisi, lanjut dia, tetap harus ada industri. Karena industri yang akan meningkatkan nilai tambah tersebut.

“Karena saat ini (di Aceh) masih banyak produk sektor primer, (hasil) pertanian yang (dijual) masih mentah, padahal itu nilai tambah sangat tinggi. Contoh bagaimana kita menjual kelapa sawit padahal kepala sawit akan banyak turunan dengan nilai tambah tinggi,” ujarnya.

Sumber: antara

Previous Post

Warga Rempang soal Relokasi: Kami Tetap Tolak Sejengkal Penggusuran

Next Post

Susun RDTR Kawasan Cot Girek – Lhoksukon, Pemkab Aceh Utara Gelar Konsultasi Publik

Next Post
Susun RDTR Kawasan Cot Girek – Lhoksukon, Pemkab Aceh Utara Gelar Konsultasi Publik

Susun RDTR Kawasan Cot Girek - Lhoksukon, Pemkab Aceh Utara Gelar Konsultasi Publik

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Dominasi Pengadaan e-Katalog Dinkes Aceh Selatan, Penyedia Disebut Belum Bersertifikat CDOB

Dominasi Pengadaan e-Katalog Dinkes Aceh Selatan, Penyedia Disebut Belum Bersertifikat CDOB

18/07/2026
Ribuan Karateka Ikut Kejurda FORKI Aceh di Sigli

Ribuan Karateka Ikut Kejurda FORKI Aceh di Sigli

18/07/2026
Dari Sawah Pidie, Kapolda Aceh dan Pangdam IM Tegaskan Komitmen Kawal Swasembada Pangan Nasional

Dari Sawah Pidie, Kapolda Aceh dan Pangdam IM Tegaskan Komitmen Kawal Swasembada Pangan Nasional

18/07/2026
Dinsos Banda Aceh Salurkan Kursi Roda untuk Lansia Penyandang Disabilitas

Dinsos Banda Aceh Salurkan Kursi Roda untuk Lansia Penyandang Disabilitas

18/07/2026
Alasan Anwar Ibrahim Usir Semua Warga Israel dari Malaysia

Alasan Anwar Ibrahim Usir Semua Warga Israel dari Malaysia

18/07/2026

Terpopuler

Wabup Pidie Jaya Bongkar Dugaan Sentralisasi Dana Bencana: Saya Tak Dilibatkan, Semua Diplot Bupati dan Sekda

Wabup Pidie Jaya Bongkar Dugaan Sentralisasi Dana Bencana: Saya Tak Dilibatkan, Semua Diplot Bupati dan Sekda

16/07/2026

Polda Lampung Berhasil Amankan DPO Kasus Narkotika dari Aceh

Kemana Mengalir Dana Bencana Rp36 Miliar? Aliansi Pemuda Minta Pemkab Pidie Jaya Buka Seluruh Dokumen

Setelah MUDI, Ma’had Aly Al-Munawarah Ulee Gle Bentuk Program Magister

Raih Perunggu di 02SN, Atlet SMAN 8 Unggul Takengon Satu-satunya Bawa Medali ke Aceh Tengah

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com