Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Mahasiswa Kecewa Pj Walikota Pecat Honorer di RSUD Meuraksa

redaksi by redaksi
08/12/2023
in Nanggroe
0
Mahasiswa Kecewa Pj Walikota Pecat Honorer di RSUD Meuraksa

Banda Aceh -Azizi Hubas Koordinator Mahasiswa Pemuda Peduli Aceh (MPPA) mempertanyakan kebijakan pj walikota Banda Aceh yang telah memecat sejumlah tenaga Honorer yang ada di RSUD Meuraksa Banda Aceh.

Menurutnya, alasan dan latar belakang tersebut tidak jelas sehingga menimbulkan pertanyaan dan kekecewaan dari masyarakat Kota Banda Aceh.

“Kenapa dipecat? Jikapun ada kekurangan ya berikan pelatihan atau cari solusi lain yang juga berdampak baik untuk honorer,” kata Azizi.

Pihaknya telah mendapatkan informasi klarifikasi dari direktur RSUD Meuraxa yang mengatakan bahwa semua itu adalah hasil evaluasi, namun Azizi Hubas yang merupakan mahasiswa UIN Ar raniry itu merasa ada kejanggalan di situ.

“Evaluasi? Dari informasi dan data yang kita dapat evaluasi yang dilakukan adalah hal yang memang sudah biasa dilakukan oleh para honorer, seperti pasang infus, ganti perban, wawancara dll. Jadi sangat mustahil para tenaga honorer tidak bisa,” kata Azizi.

Oleh karena itu pihaknya yakin bahwa evaluasi itu hanya kedok saja.  Karena, sangat tidak mungkin tenaga honorer yang sudah bekerja bertahun-tahun tidak bisa melakukan hal-hal yang seperti itu.

Padahal, tambah Azizi, yang harus di evaluasi itu adalah direktur RSUD meuraxa itu sendiri, karena jika dilihat kebelakang banyak kelalaian dan kebijakan yang dilakukan oleh Direktur RSUD Meuraxa Riza Mulyadi yang merugikan para tenaga honorer yang ada di RSUD Meuraxa Banda Aceh tersebut.

“Pada tahun 2022 Riza Mulyadi adalah biang kerok dari banyaknya tenaga honorer di RSUD Meuraxa tidak bisa mengikuti P3K karena tidak terdaftarnya mereka di SISDMK,”kata Azizi.

Masih kata Azizi, Riza Mulyadi juga ikut terlibat dalam pemecatan salah satu tenaga medis yang di anggap mengkritik wali kota padahal beliau hanya menyuarakan kekecewaannya.

” Masih banyak dosa-dosa Riza Mulyadi. Belum lagi indikasi dari kesalahan prosedur penunjukan Riza Mulyadi itu sendiri sebagai Direktur RSUD Meuraxa,” ujar Azizi.

Oleh karena itu, pihaknya sangat mengesalkan sikap Pj Walikota Banda Aceh dan Direktur RSUD Meuraxa yang terkesan Semena-mena dan tidak berpihak kepada tenaga honorer dan rakyat Kecil.

“Bayangkan, disaat keadaan ekonomi seperti ini, apa jadinya mereka setelah dipecat. Belum lagi lapangan kerja yang sempit sehingga membuat mereka susah untuk mendapatkan pekerjaan kembali. Hal ini juga akan meningkatkan jumlah angka pengangguran di kota Banda Aceh.”

Azizi menambahkan, Pj walikota Banda Aceh selaku orang nomor satu di kota Banda Aceh saat ini harus bertanggung jawab terhadap tenaga honorer yang di pecat tersebut, karena itu adalah hasil daripada kebijakan Pj Walikota itu sendiri.

“Pemimpin itu harusnya bisa menyelesaikan masalah tanpa masalah, cari solusi sebijak mungkin. Bukan yang merugikan sebelah pihak seperti ini” Tambah Azizi dengan kesal

Menurutnya, jika ingin dikupas masih banyak masalah yang terjadi di RSUD Meuraxa , belum lagi masalah indikasi pembagian fasilitas tidak sesuai spesifikasi, dll.

“Jadi semua itu kita sampaikan di lapangan aja. InsyaAllah kita akan aksi di depan kantor Walikota senin mendatang.. Kita ingin suarakan hal ini hingga tuntas. Sampai terdapat solusi yang tidak merugikan para honorer atau sampai Riza Mulyadi di pecat, atau kita minta sekalian copot pak Amiruddin, karna kebijakannya sudah merugikan rakyat kecil di kota Banda Aceh,” ujarnya.

 

Previous Post

Panwascam Aceh Besar Bahas Pelanggaran Masa Kempanye

Next Post

Pemko Banda Aceh Lakukan Seleksi Terbuka 4 Kepala OPD

Next Post
Pemko Banda Aceh Lakukan Seleksi Terbuka 4 Kepala OPD

Pemko Banda Aceh Lakukan Seleksi Terbuka 4 Kepala OPD

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Syech Muharram Ajak Ratusan Guru Program Beut Kitab Bak Sikula Serius Ikuti Bimtek

Syech Muharram Ajak Ratusan Guru Program Beut Kitab Bak Sikula Serius Ikuti Bimtek

01/05/2026
Waspada, Hujan Deras Diprediksi Landa Aceh Hari Ini

Waspada, Hujan Deras Diprediksi Landa Aceh Hari Ini

01/05/2026
Darwati Pantau Kasus Penganiayaan Anak di Daycare Banda Aceh, Tegaskan Proses Hukum Tanpa Tawar

Darwati Pantau Kasus Penganiayaan Anak di Daycare Banda Aceh, Tegaskan Proses Hukum Tanpa Tawar

01/05/2026
Lepas Calon Paskibra Asal Aceh Tengah Menuju Seleksi Provinsi, Bupati Haili Yoga: Disiplin Yang Utama

Lepas Calon Paskibra Asal Aceh Tengah Menuju Seleksi Provinsi, Bupati Haili Yoga: Disiplin Yang Utama

01/05/2026
Pemko Banda Aceh Aceh Matangkan Penataan PKL

Pemko Banda Aceh Aceh Matangkan Penataan PKL

01/05/2026

Terpopuler

Rencana KNMP di Susoh Jadi Harapan Baru bagi Masyarakat Nelayan Palak Kerambil

Rencana KNMP di Susoh Jadi Harapan Baru bagi Masyarakat Nelayan Palak Kerambil

30/04/2026

Ribuan Warga di Banda Aceh Ubah Data Pekerjaan dari Wiraswasta ke Buruh Harian Lepas, Ada Apa?

PC IMM Abdya Periode 2025-2026 Resmi Dilantik, Berikut Susunan Pengurus

Bupati Abdya Dr. Safaruddin Tunjuk Mulya Arfan Jadi Plt Kepala Disdukcapil

Waspada, Ada Penipuan dan Pemerasan Mengatasnamakan Pimpinan & Pegawai Kejari Abdya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com