Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nasional

ASEAN-Jepang Sepakat Mempererat Kemitraan Maritim di Tengah Ancaman Cina

Admin1 by Admin1
17/12/2023
in Nasional
0
ASEAN-Jepang Sepakat Mempererat Kemitraan Maritim di Tengah Ancaman Cina

Presiden Joko Widodo bersalaman dengan Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida sebelum pertemuan dan upacara pertukaran dokumen di kediaman resmi perdana menteri di Tokyo, Jepang, Sabtu, 16 Desember 2023. Eugene Hoshiko/Pool via REUTERS

Jakarta – ASEAN dan Jepang menyepakati sejumlah visi bersama dan rencana implementasi kemitraan masa depan, di antaranya di bidang maritim dan ekonomi di tengah meningkatnya ancaman Cina yang mengkhawatirkan kawasan. Para pemimpin negara anggota ASEAN dan Jepang mengharapkan kedua belah pihak terus berkontribusi dalam menjaga stabilitas dan perdamaian kawasan.

Kesepakatan itu dicapai dalam KTT Perayaan 50 Tahun Hubungan Persahabatan dan Kerja Sama ASEAN-Jepang yang digelar di Hotel The Okura, Tokyo, Jepang, pada Minggu, 17 Desember 2023. Presiden RI Joko Widodo, yang memimpin KTT ASEAN tahun ini, mengatakan kemitraan ASEAN-Jepang selama 50 tahun telah menumbuhkan rasa saling percaya dalam bermitra.

“Saya meyakini kemitraan ASEAN dan Jepang dapat terus berkontribusi menjaga stabilitas dan perdamaian, mendekatkan masyarakat, dan menggerakkan pertumbuhan ekonomi di kawasan dan dunia,” kata Jokowi dalam keterangan pers bersama dengan Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida, dipantau dari video Biro Pers dan Media Sekretariat Presiden.

Dalam pernyataan bersama usai KTT Tokyo, Jepang dan ASEAN sepakat memperkuat dialog, kerja sama bidang keamanan dan keselamatan maritim, ketertiban maritim berdasarkan supremasi hukum, termasuk kebebasan, keselamatan navigasi dan penerbangan serta perdagangan tanpa hambatan.

Pernyataan itu bagaimanapun tidak mengidentifikasi Cina. Namun menyebutkan ASEAN dan Jepang menegaskan pandangan bersama untuk mendorong kawasan Indo-Pasifik berbasis aturan yang bebas dan terbuka (dan) menganut prinsip-prinsip utama seperti kesatuan dan sentralitas ASEAN, inklusivitas (dan) transparansi.

Hubungan Jepang dan ASEAN dulunya sebagian besar didasarkan pada bantuan Jepang kepada negara-negara berkembang, sebagian karena masih adanya kepahitan atas tindakan Jepang pada masa perang. Namun dalam beberapa tahun terakhir, hubungan ini lebih fokus pada keamanan di tengah meningkatnya pengaruh Cina di Laut Cina Selatan.

“Ketika perpecahan dan konflik semakin mendalam di berbagai kawasan dan dunia menghadapi berbagai krisis, Jepang akan berdiri bersama dengan ASEAN berlandaskan indo-pasifik yang bebas dan terbuka,” kata Kishida dalam pernyataannya dengan Jokowi.

Para pemimpin mengadopsi rencana implementasi untuk 130 proyek. Jepang menyerukan peningkatan kerja sama di bidang keamanan dan pertahanan, sekaligus memperkuat dukungan terhadap upaya perubahan iklim dan investasi, termasuk di industri otomotif di kawasan.

Dalam agenda empat KTT ASEAN-Jepang pada Minggu, 17 Desember 2023, Jokowi menyoroti dua prioritas kerja sama ekonomi dua belah pihak. Yakni, penguatan ketahanan pangan dan energi. Prioritas lainnya yang juga disoroti adalah hal yang terkait percepatan transformasi digital.

Sebelumnya pada bulan lalu, Jepang setuju meminjamkan uang ratusan juta dolar kepada Filipina untuk membeli kapal penjaga pantai baru dan untuk memasok sistem radar. Jepang dan Filipina juga sepakat memulai perundingan mengenai Perjanjian Akses Timbal Balik (RAA) yang akan mencakup ketentuan penempatan pasukan di wilayah masing-masing. Manila telah menyaksikan serangkaian insiden yang melibatkan kapal-kapal Cina dalam beberapa pekan terakhir.

Sedangkan pada September 2023, militer dari negara-negara anggota ASEAN mengadakan latihan gabungan pertama dengan fokus pada bidang-bidang seperti bantuan bencana dan patroli maritim. Indonesia yang menjadi tuan rumah, bersikeras bahwa latihan tersebut bukan latihan tempur. Kementerian Luar Negeri Cina pada Jumat, 15 Desember 2023 mengatakan Beijing percaya bahwa kerja sama apa pun harus kondusif untuk meningkatkan rasa saling percaya di antara negara-negara kawasan dan mendorong pembangunan bersama.

Sumber: Tempo

Previous Post

Anies Disambut Ribuan Warga di Simpang Ulim Aceh Timur

Next Post

Mahfud Md Minta Bawaslu Selidiki Temuan PPATK Soal Dana Kampanye dari Tambang Ilegal

Next Post
Mahfud MD Bicara Soal Damai Aceh dan Keutuhan Bangsa

Mahfud Md Minta Bawaslu Selidiki Temuan PPATK Soal Dana Kampanye dari Tambang Ilegal

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

‎Masyarakat Gayo Patungan Perbaiki Jalan Nasional, YARA: Pengakuan Tito Karnavian Soal Infrastruktur Rusak Harus Dibuktikan dengan Aksi Nyata

‎Masyarakat Gayo Patungan Perbaiki Jalan Nasional, YARA: Pengakuan Tito Karnavian Soal Infrastruktur Rusak Harus Dibuktikan dengan Aksi Nyata

11/06/2026
Masjid Raya Baiturrahman Aceh Akan Gelar Malam Muhasabah Bersama Abu Muda Bakongan

Masjid Raya Baiturrahman Aceh Akan Gelar Malam Muhasabah Bersama Abu Muda Bakongan

11/06/2026
Selenggarakan Seminar Series, Prodi MPBEN FKIP USK Bahas Perkembangan Akademik Hingga Budaya Aceh

Selenggarakan Seminar Series, Prodi MPBEN FKIP USK Bahas Perkembangan Akademik Hingga Budaya Aceh

11/06/2026
Pangkalan Udara Israel Hancur Dihujani Rudal-rudal Iran

Pangkalan Udara Israel Hancur Dihujani Rudal-rudal Iran

11/06/2026
Dedengkot Apartheid Ini Tewas Ditikam Kurir yang Alami Gangguan Jiwa

Dedengkot Apartheid Ini Tewas Ditikam Kurir yang Alami Gangguan Jiwa

11/06/2026

Terpopuler

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

04/06/2026

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

Plt Sekda Lantik 50 Pejabat Fungsional Tenaga Kesehatan dan Guru

Cita-cita Anak Desa Jadi Bupati

HUT Pidie Jaya 2026: Antara Perayaan, Pemulihan Pascabencana dan Penguatan Syariat

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com