SIGLI – Sebanyak 180 etnis Rohingya masih terlantar dan terkatung-katung di kota Sigli, sempat jalan kaki hingga dikumpulkan di kantor Disdukcapil paska diusir dari kawasan Leungah perbatasan Pidie – Aceh Besar.
Pantauan Atjehwatch.com, etnis Muslim Rohingya itu saat ini terkumpul di halaman samping kantor Disdukcapil, di Policeline, dan belum ada yang bertanggung jawab, hingga Sabtu, 23 Desember 2023
Muhammad Fajri (Edo), Ketua KNPI Pidie meminta pihak UNHCR bertanggungjawab kepada etnis Rohingya dan pemerintah daerah harus menyediakan tempat penampungan sementara demi kemanusiaan.
“Kita berharap pihak UNHCR dan IOM benar-benar serius menangani pengungsi etnis Rohingya, demi kemanusiaan, sebelum ada putusan arahan dan tindakan dari pemerintah pusat nantinya,” kata Edo ketua KNPI.[Mul]











