Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Otak Pelaku Pembacokan di Banda Aceh Ditangkap Polisi

Admin1 by Admin1
22/01/2024
in Nanggroe
0
Otak Pelaku Pembacokan di Banda Aceh Ditangkap Polisi

BANDA ACEH – Dua warga di Banda Aceh dianiaya sekelompok remaja di sebuah warung kopi sehingga harus dirawat di rumah sakit. Otak pelaku penganiayaan itu telah ditangkap polisi.

“Kami telah melakukan pemeriksaan terhadap pelaku yang telah diamankan sebelumnya dalam tindak pidana penganiayaan yang terjadi di Benk Kupi, dan pelaku menyebutkan adanya pelaku utama bernama YF alias Aseng,” kata Kasatreskrim Polresta Banda Aceh Kompol Fadillah Aditiya Pratama kepada wartawan, Senin (22/1/2024).

Setelah mengantongi identitas pelaku, polisi bergerak cepat melakukan penangkapan. Tim Rimueng Satreskrim akhirnya menciduk Aseng di rumahnya di Desa Durung, Kecamatan Mesjid Raya, Aceh Besar pada Minggu (21/1) kemarin.

Dalam pemeriksaan, Aseng menyebutkan sejumlah nama yang diduga terlibat dalam penganiayaan dan pembacokan. Ketiga pelaku lain yang diciduk adalah DAL (24), FIR (19) dan MAD (19).

“Keterlibatan mereka itu turut membantu YF alias Aseng dalam melakukan tindak pidana penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam sehingga M Zulmi dan Fakhrus Walidan menderita luka-luka,” ujar Fadillah.

Total ada 14 belas pelaku yang diciduk pasca kejadian tersebut. Polisi juga menyita tujuh senjata tajam berbagai jenis. Para pelaku saat ini ditahan di Polresta Banda Aceh.

“Mereka dijerat dengan Pasal 170 KUHP dengan hukuman 5 tahun dua bulan penjara,” ujarnya.

Sebelumnya, dua warga di Banda Aceh menjadi korban penganiayaan yang dilakukan sejumlah remaja hendak tawuran. Kedua korban dihajar di depan sebuah warung kopi.

Kapolsek Syiah Kuala Iptu Cut Laila Surya mengatakan, insiden itu bermula saat para remaja hendak melakukan tawuran di depan Perpustakaan Wilayah (Puswil) Aceh di Jalan Teuku Nyak Arif dinihari tadi. Salah satu kelompok melihat adanya warga yang sedang melintas sehingga mereka mengayunkan senjata tajam ke arah M Zulmi (29) asal Aceh Besar.

“Zulmi berusaha melarikan diri ke Warkop Benk Kupi di Desa Lamgugob namun ia di situ dianiaya oleh para pelaku sehingga korban mengalami luka sayat di jari sebelah kanan,” kata Laila kepada wartawan, Minggu (21/1/2024).

Menurut Laila, saat kejadian Zulmi baru siap bekerja di sebuah bengkel dan rencananya hendak pulang. Usai menganiaya Zulmi, para pelaku juga menganiaya seorang mahasiswa, Fahkrus Walidan (23) yang sedang nongkrong di warung tersebut.

“Korban mengalami luka di bagian kepala, pergelangan kiri dan punggung belakang sebelah kiri,” jelas Laila.

Walidan selanjutnya dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Sementara empat pelaku dapat diamankan oleh sejumlah personel Polda Aceh yang sedang berada di lokasi.

 

Sumber: detik.com

Previous Post

Polda Aceh Gagalkan Perdagangan Kulit Harimau Sumatra

Next Post

KIP Pidie Ajak Seluruh Stakeholder Sukseskan Pemilu Secara Berintegritas

Next Post
KIP Pidie Ajak Seluruh Stakeholder Sukseskan Pemilu Secara Berintegritas

KIP Pidie Ajak Seluruh Stakeholder Sukseskan Pemilu Secara Berintegritas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Sambut HUT ke-19, Pidie Jaya Perkuat Syiar Islam Lewat Festival Islami dan Momentum Tahun Baru Hijriah

Sambut HUT ke-19, Pidie Jaya Perkuat Syiar Islam Lewat Festival Islami dan Momentum Tahun Baru Hijriah

08/06/2026
HUT Pidie Jaya 2026: Antara Perayaan, Pemulihan Pascabencana dan Penguatan Syariat

HUT Pidie Jaya 2026: Antara Perayaan, Pemulihan Pascabencana dan Penguatan Syariat

08/06/2026
Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

08/06/2026
Panas dan Angin Kencang Berpotensi Perluas Karhutla di Aceh

Januari hingga 6 Juni 2026, Aceh Alami Kerugian Rp34,7 Miliar Akibat Karhutla

08/06/2026
Terbukti Tilep Rp1,1 Miliar, Eks Bendahara DPMG-PKB Bireuen Divonis 6 Tahun Penjara

Terbukti Tilep Rp1,1 Miliar, Eks Bendahara DPMG-PKB Bireuen Divonis 6 Tahun Penjara

08/06/2026

Terpopuler

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

06/06/2026

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

Korban Cuaca Ekstrem di Langkahan Peroleh Bantuan Masa Panik

Nyan, Bupati Pidie Jaya Perintahkan Pendataan Anak Putus Sekolah, Sekolah Rakyat Jadi Instrumen Putus Rantai Kemiskinan

Pesantren Modern Al Zahrah Tingkatkan Kompetensi Guru Asuh melalui Program Penguatan Tahsin

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com