SIGLI – Komisi Independen Pemilihan (KIP) kabupaten Pidie sukses gelar Sosialisasi Pelaksanaan pemilu serentak tahun 2024 kepada pengawas dan peserta pemilu di hotel Safira, Senin, 22 Januari 2024.
Pantauan langsung Atjehwatch.com, Acara sosialisasi itu dihadiri oleh stakeholder baik unsur Forkompinda, Partai Politik, Pengawas untuk menjalin sinergitas menuju pemilu 2024 dengan mengsosialisasi Tahapan Pemilu Kepada Pengawas Dan Peserta Pemilu yang hadir di acara tersebut
Kordiv Sosdiklih Parmas dan SDM KIP Pidie Edi Kurniawan, SH, mengatakan Tidak lama lagi tahapan kampanye Pemilihan Umum (Pemilu) serentak tahun 2024 akan berakhir pada tanggal 10 Februari 2024 dilanjutkan dengan masa tenang 11-13 Februari dan pencoblosan 14 Februari 2024
“Dalam sisa tahapan ini Kita sangat berharap dapat berjalan dengan lancar dan kondusif dan itu tidak terlepas dari sinergitas dari semua pihak termasuk dari partai politik peserta Pemilu dan Panwaslih,” kata Edi Kurniawan SH.
“Untuk menjawab potensi permasalahan yang muncul di Pemilu serentak 2024, maka jawaban kuncinya adalah mutlak dilakukan sinergi dan sinergitas antara semua komponen yang terlibat dalam Pemilu,” katanya.
“Kunci tercapai sinergitas tersebut adalah koordinasi dan kerjasama. Dalam konteks Pemilu maka sinergitas harus diwujudkan oleh para pemangku kepentingan atau stakeholder.”
“Sinergitas Penyelenggara dan Peserta Pemilu merupakan kunci keberhasilan Penyelenggaraan Pemilu untuk mengembalikan kepercayaan public. Penyelenggara berkualitas tidak sekedar tahu akan tugas pokok fingsinya secara normative, namun lebih dari itu mampu bertindak secara tepat dalam menterjemahkan regulasi hingga operasionalisasi kebijakan,” Jelas Edi Kurniawan.
“Berpijak dengan semangat sinergitas antara penyelenggara Pemilu dan unsur lain, mari sersama kita sukseskan Pemilu tahun 2024 demi melahirkan pemilihan yang berintegritas,” ujar Edi.
“Untuk menjaga dan menciptakan situasi yang aman dan kondusif serta Pemilu serentak yang sukses dan berintegritas, tentunya sinergitas dari semua pihak, baik dari KIP dan Bawaslu sebagai penyelenggara pemilu maupun partai politik dan unsur lainnya masyarakat sebagai partisipan dalam Pemilu sangat dibutuhkan,” kata Edi Kurniawan SH, Kordiv Sosdiklih Parmas dan SDM KIP Pidie.[Mul]











