Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Pemprov Aceh Diminta Jaga Ketersediaan Pasokan Guna Kendalikan Inflasi

Atjeh Watch by Atjeh Watch
24/02/2024
in Ekonomi
0
Pemprov Aceh Diminta Jaga Ketersediaan Pasokan Guna Kendalikan Inflasi

Petani dari kelompok Inovasi Tani Mandiri membawa bibit bawang merah untuk dilakukan penanam perdana di Desa Blang Buloh, Kecamatan Blang Mangat, Lhokseumawe, Aceh, Sabtu (6/1/2024). ANTARA FOTO/Rahmad

Banda Aceh – Bank Indonesia meminta agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Aceh untuk selalu menjaga ketersediaan pasokan bahan pangan, sebagai upaya pengendalian lonjakan angka inflasi di provinsi paling barat Indonesia itu.

“(Menjaga) ketersediaan pasokan melalui dua program strategis, yaitu peningkatan produksi pangan lokal dan importasi produk pangan,” kata Kepala Bank Indonesia Aceh Rony Widijarto di Banda Aceh, Jumat.

Hal itu disampaikan Rony dalam laporan perekonomian Aceh, sebagai rekomendasi kebijakan bagi Pemprov Aceh guna mendorong pertumbuhan ekonomi di provinsi berjulukan daerah Tanah Rencong itu di masa akan datang.

Ia menjelaskan peningkatan produksi pangan lokal penting dilakukan terutama produksi komoditas hortikultura yang menjadi penyumbang inflasi, seperti bawang merah, cabai merah, dan cabai rawit.

Kemudian produksi komoditas peternakan yang juga penyumbang inflasi seperti daging sapi, daging ayam, dan telur ayam.

“Dan juga peningkatan produksi, tangkapan atau budidaya komoditas perikanan penyumbang inflasi,” ujarnya.

Tentu, lanjut dia, peningkatan produksi juga didukung oleh pembangunan dan optimalisasi sarana produksi dan infrastruktur pertanian, pembangunan atau rehabilitasi jaringan irigasi, dan kanal pengendalian banjir.

Salah satu contohnya, kata dia, seperti di Aceh Tamiang, korporatisasi klaster petani pangan, dan pengaturan jadwal tanam komoditas pangan.

“Selanjutnya diperlukan juga impor komoditas yang sulit diproduksi secara lokal seperti bawang putih dan gula pasir,” ujarnya.

Di samping itu, Bank Indonesia menyebut kelancaran distribusi juga penting diperhatikan, melalui dua program strategis yaitu penguatan dan perluasan kerjasama antar daerah (KAD), serta meningkatkan infrastruktur perdagangan.

Sumber: antara

Previous Post

Jelang PON XXI, Pj Bupati Aceh Besar Kunjungi Pusat Latihan Kurash

Next Post

Rekap Suara DPD Aceh Tak Lagi Diupdate Sejak Kamis Malam, Ada Apa?

Next Post
Rekap Suara DPD Aceh Tak Lagi Diupdate Sejak Kamis Malam, Ada Apa?

Rekap Suara DPD Aceh Tak Lagi Diupdate Sejak Kamis Malam, Ada Apa?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Nyan, 3 Keuchik Pidie Jaya Teken PKS PRRP Sumatera 2026

Nyan, 3 Keuchik Pidie Jaya Teken PKS PRRP Sumatera 2026

29/09/2026
Omen, Oknum Warga Asal Aceh Utara Ditangkap Usai Jadi Kurir Sabu Jaringan Malaysia

Omen, Oknum Warga Asal Aceh Utara Ditangkap Usai Jadi Kurir Sabu Jaringan Malaysia

29/09/2026
Dari Panggung Pidato hingga Goresan Kalam: Tiga Santri Al Zahrah Ukir Prestasi di AKSIOMA Bireuen 2026

Dari Panggung Pidato hingga Goresan Kalam: Tiga Santri Al Zahrah Ukir Prestasi di AKSIOMA Bireuen 2026

29/09/2026
FTK UIN Ar-Raniry dan Kemenag Aceh Bahas PPG hingga Penguatan Alumni

FTK UIN Ar-Raniry dan Kemenag Aceh Bahas PPG hingga Penguatan Alumni

29/09/2026
Bupati Aceh Jaya Ikuti Paripurna Perubahan APBK 2026

Bupati Aceh Jaya Ikuti Paripurna Perubahan APBK 2026

29/09/2026

Terpopuler

Pemprov Aceh Diminta Jaga Ketersediaan Pasokan Guna Kendalikan Inflasi

Pemprov Aceh Diminta Jaga Ketersediaan Pasokan Guna Kendalikan Inflasi

24/02/2024

HGU Habis Sejak 2017, 48 Kelompok Tani di Abdya Minta PT Cemerlang Abadi Angkat Kaki dari Lahan TORA 2.847 Ha

Meski Telah Ada Perjanjian Penghentian Panen, PT Cemerlang Abadi Diduga Masih Kelola Hasil di Lahan Sengketa Abdya

Riuh Hasan Basri di Media, Mahlil: Ada Motif Politik

Tiga Guru SMAN 1 Tapaktuan Ikuti Pelatihan Fasda Bidang STEM

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com