Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

China Klaim ‘Wajar dan Profesional’ saat Usir Kapal Filipina

redaksi by redaksi
23/03/2024
in Internasional
0
China Klaim ‘Wajar dan Profesional’ saat Usir Kapal Filipina

Kapal Coast Guard China menembakkan meriam air ke kapa Filipina, 5 Maret. (AFP/JAM STA ROSA)

Jakarta – Juru bicara Penjaga Pantai China Gan Yu mengklaim China mengikuti peraturan dan pedoman yang sah saat menghalau kapal Filipina di perairan Laut China Selatan, Sabtu (23/3).

“Pengusiran dengan cara yang wajar dan profesional,” kata Gan dilansir dari AFP, Sabtu (23/3).

Gan menyebut kapal-kapal Filipina itu mencoba secara paksa menyusup ke perairan Ren’ai Jiao untuk mengangkut bahan-bahan konstruksi ke BRP Sierra Madre.

“Kami memperingatkan Filipina bahwa bermain api adalah sebuah aib, dan Penjaga Pantai China siap setiap saat untuk membela kedaulatan wilayah serta hak dan kepentingan maritim negara tersebut,” ujar Gan.

Sementara itu, Filipina menuduh Penjaga Pantai China memblokir kapal pasokan Filipina dan merusaknya dengan meriam air di dekat terumbu karang di kawasan negara Asia Tenggara tersebut.

Militer Filipina merilis video dengan narasi serangan selama hampir satu jam di Second Thomas Shoal di Laut Cina Selatan yang kini diperebutkan.

Satuan Tugas Nasional untuk Laut Filipina Barat menyebut Penjaga Pantai China dan kapal-kapal lain kembali mengganggu, memblokir, mengerahkan meriam air, dan melakukan manuver berbahaya terhadap aktivitas rutin militer Filipina dalam rangka menyalurkan pasokan ke perairan dangkal tersebut.

Filipina pun menilai China menunjukkan pengabaian terhadap Konvensi Peraturan Internasional untuk Mencegah Tabrakan di Laut (COLREGS).

Namun demikian, Gugus Tugas tidak membeberkan informasi terkait berapa banyak orang di kapal yang terluka.

“Tindakan mereka yang ceroboh dan berbahaya mencapai puncaknya dengan meriam air UM4 yang menyebabkan kerusakan parah pada kapal dan melukai warga Filipina di dalamnya,” ujar mereka.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Menwa dan HMPS MD FDK UIN Ar-Raniry Gerakkan ‘Masjid Tersenyum’

Next Post

Gugat Hasil Pemilu, TPN Ganjar Minta Prabowo-Gibran Didiskualifikasi

Next Post
Gugat Hasil Pemilu, TPN Ganjar Minta Prabowo-Gibran Didiskualifikasi

Gugat Hasil Pemilu, TPN Ganjar Minta Prabowo-Gibran Didiskualifikasi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Kemenag Bireuen Kalibrasi Arah Kiblat Dua Musala Pesantren Al Zahrah

Kemenag Bireuen Kalibrasi Arah Kiblat Dua Musala Pesantren Al Zahrah

30/09/2026
Pemerhati Sepak Bola Aceh Singkil Apresiasi Penundaan Kongres Biasa PSSI Aceh

Pemerhati Sepak Bola Aceh Singkil Apresiasi Penundaan Kongres Biasa PSSI Aceh

30/09/2026
STAI Tgk. Chik Pante Kulu Raih Penghargaan Best Digital Transformation PTKIS Aceh

STAI Tgk. Chik Pante Kulu Raih Penghargaan Best Digital Transformation PTKIS Aceh

30/09/2026
Fraksi Abdya Maju Desak Bupati Evaluasi Komisioner dan Sekretariat Baitul Mal, Ini Tanggapan Dr. Safaruddin

Fraksi Abdya Maju Desak Bupati Evaluasi Komisioner dan Sekretariat Baitul Mal, Ini Tanggapan Dr. Safaruddin

29/09/2026
Gangguan Jaringan Internet Sejumlah OPD di Abdya Akibat Kabel Jatuh, Perbaikan Dilanjutkan Besok

Gangguan Jaringan Internet Sejumlah OPD di Abdya Akibat Kabel Jatuh, Perbaikan Dilanjutkan Besok

29/09/2026

Terpopuler

China Klaim ‘Wajar dan Profesional’ saat Usir Kapal Filipina

China Klaim ‘Wajar dan Profesional’ saat Usir Kapal Filipina

23/03/2024

Ratusan Petani Geruduk Lahan Eks HGU PT Cemerlang Abadi, Desak Kejati Aceh Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Rp 10 T

HGU Habis Sejak 2017, 48 Kelompok Tani di Abdya Minta PT Cemerlang Abadi Angkat Kaki dari Lahan TORA 2.847 Ha

Demo Tuntut PT CA, Polres Abdya: Kami Dukung Langkah Masyarakat, Tapi Tetap Dalam Koridor Hukum

Fraksi Abdya Maju Desak Bupati Evaluasi Komisioner dan Sekretariat Baitul Mal, Ini Tanggapan Dr. Safaruddin

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com