SIGLI – Para penegak hukum terpadu atau Gakkumdu di Pidie masih menggambil keterangan dari para pelapor terkait kasus penggelembungan suara DPD RI di Pidie. Kasus ini diharapkan dapat selesai selama sepekan kedepan.
Informasi yang diperoleh wartawan, kasus penggelembungan suara DPD RI di Pidie sendiri masih mendapat perhatian serius dari masyarakat Aceh.
Panwaslih Pidie dilaporkan kembali melakukan pemanggilan kedua untuk 8 para pelapor dari calon DPD RI pada Selasa malam 26 Maret 2024.
Namun, dalam pemanggilan kedua tersebut, hanya 3 calon DPD RI yang hadir ke kantor Panwaslih Pidie pada Selasa malam.
Sementara 5 calon DPD RI lainnya berhalangan hadir karena sedang berada di luar Aceh. Mereka yang hadir adalah Azhari Cage, Nazar Aphache dan MC Razi.
Sedangkan HM Fadhil Rahmi Lc MAg dan Akhyar Kamil sedang berada di Jakarta. Namun keduanya mengirim tim untuk menyertai ketiga calon DPD tadi. Demikian juga para calon
DPD yang menjadi pelapor kasus penggelembungan suara DPD lainnya.
“Jadi undangan yang kami terima itu pada Selasa siang. Sedangkan jadwal klarifikasi yang dimaksud pada Selasa malam. Ini sangat dadakan dan tak mungkin,” ujar Zulfikar, tim dari HM Fadhil Rahmi.
“Harusnya, setiap undangan yang dikirim itu tidak dadakan. Calon DPD RI itu bukan orang yang tidak ada kerjaan. Begitu undangan dikirim, langsung bisa hadir. Kedepan kami mohon untuk undangan dikirim beberapa hari sebelum jadwal berlangsung,” katanya lagi.
Sementara itu, tiga calon DPD yang hadir untuk memenuhi undangan klarifikasi dari Gakkumdu Pidie, mengikuti pertemuan tertutup di kantor Panwaslih Pidie, dari pukul 22.00 WIB hingga pukul 00.15 WIB dini hari Rabu.
Pertemuan ini turut dihadiri 4 anggota Panwaslih Pidie, unsur kepolisian dan kejaksaan Pidie.
Azhari Cage, seusai pertemuan, mengatakan pemanggilan tersebut untuk pengambilan data terkait kasus yang dilaporkan.
“Sudah kita sampaikan apa yang perlu. Kedepan, mungkin akan dipanggil para saksi untuk 4 panel perhitungan ulang suara DPD RI dari Pidie yang berlangsung di asrama Haji,” ujar Azhari Cage.











