Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Thailand Siap Terima 100 Ribu Pengungsi dari Myanmar

redaksi by redaksi
09/04/2024
in Internasional
0
Thailand Siap Terima 100 Ribu Pengungsi dari Myanmar

Thailand siap menerima 100 ribu pengungsi dari Myanmar imbas perang saudara di negara tersebut. Ilustrasi. (AFP/Manan Vatsyayana).

Jakarta – Thailand siap menerima 100 ribu pengungsi dari Myanmar imbas perang saudara di negara tersebut.

“Kami telah mempersiapkan diri untuk sementara waktu dan kami dapat menampung sekitar 100.000 orang di wilayah aman Thailand untuk sementara,” kata Menteri Luar Negeri Parnpree Bahiddha-nukara, dikutip dari Channel News Asia, Selasa (9/4).

Myanmar terlibat dalam perang saudara sejak junta menggulingkan pemerintah yang terpilih secara demokratis pada 2021.

Thailand sendiri berbagi perbatasan sepanjang 2.400 kilometer dengan negara tersebut.

Dalam beberapa bulan terakhir, tentara Myanmar menghadapi tekanan yang cukup besar karena pertempuran dari kelompok anti-junta melanda wilayah-wilayah yang sebelumnya damai di negara ini.

Selama akhir pekan, ada laporan lokal mengenai bentrokan sengit di dekat kota Myawaddy, di seberang perbatasan dari kota Mae Sot di Thailand.

Lonjakan berkala dalam pertempuran di sepanjang perbatasan Thailand-Myanmar membuat sejumlah orang untuk sementara waktu melarikan diri ke Thailand sebelum kembali.

Thailand sebetulnya tidak menandatangani Konvensi Pengungsi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan tidak membedakan antara pengungsi dan migran lainnya.

Parnpree mengatakan tidak ada evakuasi massal, tetapi cukup banyak orang-orang berdatangan ke perbatasan.

Meski di tengah konflik, Parnpree menekankan perbatasan Thailand-Myanmar tetap terbuka dan perdagangan masih mengalir melalui Mae Sot dan masuk ke Myawaddy.

“Tidak ada pertempuran, perdagangan masih berlangsung, meskipun menurun,” katanya.

Lebih lanjut, menurut kementerian perdagangan junta, Myawaddy adalah penyeberangan darat tersibuk ketiga di Myanmar, dengan sekitar US$1,1 miliar barang yang melintas selama 12 bulan terakhir.

Sebelumnya, Perdana Menteri Srettha Thavisin dan para pejabat tinggi Thailand bertemu untuk membahas masalah perbatasan.

“Perdana menteri khawatir jika situasi menjadi lebih buruk,” kata Parnpree.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

DK PBB Beri Rujukan Permohonan Keanggotaan Palestina

Next Post

Hilal Idulfitri 1 Syawal 1445 H Terlihat di Sidoarjo dan Mojokerto

Next Post
Hilal Idulfitri 1 Syawal 1445 H Terlihat di Sidoarjo dan Mojokerto

Hilal Idulfitri 1 Syawal 1445 H Terlihat di Sidoarjo dan Mojokerto

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah: Langkah Sederhana yang Menentukan Masa Depan Generasi Pidie Jaya

Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah: Langkah Sederhana yang Menentukan Masa Depan Generasi Pidie Jaya

11/07/2026
O2SN Cabor Renang Tingkat Provinsi Aceh Resmi Digelar

O2SN Cabor Renang Tingkat Provinsi Aceh Resmi Digelar

11/07/2026
HT Ibrahim Usul Pulo Aceh Jadi Daerah Percontohan Pelayanan Kepulauan Terpadu

DPR Desak Kortas Tipidkor Polri Tuntaskan Pengusutan Tiga Kasus Besar Dugaan Korupsi

11/07/2026
Forkom KDMPS Kota Banda Aceh Temui Walikota, Bahas Percepatan Koperasi Desa Merah Putih Syariah

Forkom KDMPS Kota Banda Aceh Temui Walikota, Bahas Percepatan Koperasi Desa Merah Putih Syariah

11/07/2026
Banda Aceh Salurkan Bantuan Sekolah untuk 250 Anak Yatim

Banda Aceh Salurkan Bantuan Sekolah untuk 250 Anak Yatim

11/07/2026

Terpopuler

DEMA FSH UIN Ar-Raniry: Rakyat Aceh Belum Selesai Menghadapi Bencana, Mengapa Pemerintah Sibuk Menerbitkan Izin Tambang

DEMA FSH UIN Ar-Raniry: Rakyat Aceh Belum Selesai Menghadapi Bencana, Mengapa Pemerintah Sibuk Menerbitkan Izin Tambang

09/07/2026

Malam Ini, Rektor, Walikota, dan Tokoh publik Baca Puisi di Kedai Kopi

MTC Juara Umum Kelas Festival & Pemula, Rahih 78 Medali di Student Champhionship

Ohku, ASN Pidie Jaya Wajib Gunakan Akun Pribadi untuk Publikasi Pemerintah

Thailand Siap Terima 100 Ribu Pengungsi dari Myanmar

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com