Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

BKSDA Turunkan Tim Selidiki Penampakan Harimau di Aceh Besar

redaksi by redaksi
20/04/2024
in Nanggroe
0
BKSDA Turunkan Tim Selidiki Penampakan Harimau di Aceh Besar

Arsip foto - Harimau sumatra masuk kandang jebak di Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan. ANTARA/HO-Dok Warga

Banda Aceh – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) menurunkan tim menindaklanjuti terkait penampakan harimau di sekitar lapangan tembak di kawasan Mata Ie, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar.

“Kami masih dalami untuk memastikan informasi penampakan harimau tersebut. Tim juga sudah diturunkan melacak penampakan harimau tersebut,” kata Kepala BKSDA Aceh Ujang Wisnu Barata di Banda Aceh, Sabtu.

Sebelumnya, beredar informasi seorang prajurit TNI melihat seekor harimau ketika sedang memotong rumput di lapangan tembak Rindam Iskandar Muda, Mata Ie, Kabupaten Aceh Besar, Jumat (19/4) sekira pukul 10.15 WIB.

Selanjutnya, sejumlah prajurit TNI bersama petugas BKSDA melakukan pengecekan di sekitar tempat tersebut. Dari hasil pengecekan ditemukan jajak harimau. Petugas BKSDA memperkirakan ada tiga ekor harimau, satu induk dan dua anak.

Terkait adanya penampakan satwa liar dilindungi tersebut, kawasan di sekitar lokasi temuan jejak harimau seperti Perbukitan Deunong, Japakeh, hingga Keudebing, ditutup untuk aktivitas masyarakat guna mengantisipasi kejadian tidak diinginkan.

Ujang Wisnu Barata mengatakan lokasi penampakan harimau tersebut diperkirakan dengan radius 500 meter hingga satu kilometer dari lingkungan TNI. Lokasi tersebut jauh dan jarang diakses masyarakat.

“Tim juga memasang kamera trap untuk memastikan keberadaan harimau tersebut. Serta upaya pencegahan agar harimau tersebut tidak turun kepemukiman penduduk,” kata Ujang Wisnu Barata.

Berdasarkan daftar kelangkaan satwa dikeluarkan lembaga konservasi dunia International Union for the Conservation of Nature and Natural Resources (IUCN), satwa yang hanya ditemukan di Pulau Sumatera ini berstatus spesies terancam kritis, berisiko tinggi untuk punah di alam liar.

Sumber: antara

Previous Post

Kemenag: Jamaah haji Aceh Besar Dibagi Dua Kelompok Terbang

Next Post

Ini Kata PKB dan Nasdem Terkait Jagoannya di Pilkada Aceh

Next Post
Komnas HAM: Putusan PN Jakpus Rampas Hak Rakyat Pilih Pemimpin

Ini Kata PKB dan Nasdem Terkait Jagoannya di Pilkada Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Kemenag Bireuen Kalibrasi Arah Kiblat Dua Musala Pesantren Al Zahrah

Kemenag Bireuen Kalibrasi Arah Kiblat Dua Musala Pesantren Al Zahrah

30/09/2026
Pemerhati Sepak Bola Aceh Singkil Apresiasi Penundaan Kongres Biasa PSSI Aceh

Pemerhati Sepak Bola Aceh Singkil Apresiasi Penundaan Kongres Biasa PSSI Aceh

30/09/2026
STAI Tgk. Chik Pante Kulu Raih Penghargaan Best Digital Transformation PTKIS Aceh

STAI Tgk. Chik Pante Kulu Raih Penghargaan Best Digital Transformation PTKIS Aceh

30/09/2026
Fraksi Abdya Maju Desak Bupati Evaluasi Komisioner dan Sekretariat Baitul Mal, Ini Tanggapan Dr. Safaruddin

Fraksi Abdya Maju Desak Bupati Evaluasi Komisioner dan Sekretariat Baitul Mal, Ini Tanggapan Dr. Safaruddin

29/09/2026
Gangguan Jaringan Internet Sejumlah OPD di Abdya Akibat Kabel Jatuh, Perbaikan Dilanjutkan Besok

Gangguan Jaringan Internet Sejumlah OPD di Abdya Akibat Kabel Jatuh, Perbaikan Dilanjutkan Besok

29/09/2026

Terpopuler

BKSDA Turunkan Tim Selidiki Penampakan Harimau di Aceh Besar

BKSDA Turunkan Tim Selidiki Penampakan Harimau di Aceh Besar

20/04/2024

Ratusan Petani Geruduk Lahan Eks HGU PT Cemerlang Abadi, Desak Kejati Aceh Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Rp 10 T

HGU Habis Sejak 2017, 48 Kelompok Tani di Abdya Minta PT Cemerlang Abadi Angkat Kaki dari Lahan TORA 2.847 Ha

Demo Tuntut PT CA, Polres Abdya: Kami Dukung Langkah Masyarakat, Tapi Tetap Dalam Koridor Hukum

Fraksi Abdya Maju Desak Bupati Evaluasi Komisioner dan Sekretariat Baitul Mal, Ini Tanggapan Dr. Safaruddin

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com