Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Ekonomi Aceh Tumbuh 4,82 Persen pada Triwulan Pertama 2024

redaksi by redaksi
07/05/2024
in Ekonomi
0
Ekonomi Aceh Tumbuh 4,82 Persen pada Triwulan Pertama 2024

Kepala BPS Aceh Ahmadriswan Nasution (ANTARA/Khalis Surry)

Banda Aceh – Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut Provinsi Aceh secara year on year/yoy mengalami pertumbuhan ekonomi sebesar 4,82 persen pada triwulan pertama tahun 2024, dibandingkan dengan periode sama pada tahun sebelumnya.

Kepala BPS Aceh Ahmadriswan Nasution di Banda Aceh, Senin, mengatakan secara yoy, triwulan pertama cenderung mengalami peningkatan.

Namun, pola yang berbeda pada quarter to quarter/q-to-q, dimana laju pertumbuhan pada triwulan pertama cenderung mengalami kontraksi atau pertumbuhan negatif dalam lima tahun terakhir.

“Secara q-to-q, kondisi ekonomi Aceh pada triwulan I mengalami kontraksi cukup signifikan, minus 6,44 persen dibanding triwulan IV tahun 2023,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pertumbuhan ekonomi Aceh sebesar 4,82 persen secara yoy pada triwulan pertama 2024 berasal dari kenaikan produk domestik regional bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku, maupun PDRB atas dasar harga konstan.

Pada triwulan pertama tahun 2023, PDRB atas dasar harga berlaku Aceh sebesar Rp53,61 triliun dan PDRB atas dasar harga konstan sebesar Rp35,01 triliun. Sementara pada triwulan pertama 2024, PDRB Aceh atas dasar harga berlaku naik menjadi Rp57,56 triliun dan PDRB atas dasar harga konstan juga naik menjadi Rp36,70 triliun.

“Bila dihitung tanpa migas, ekonomi Aceh pada triwulan pertama 2024 tumbuh 4,18 persen, tanpa migas,” ujarnya.

Riswan menambahkan, hingga triwulan pertama 2024, distribusi PDRB Aceh menurut lapangan usaha masih didominasi oleh sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan yang mencapai 31,65 persen.

Selanjutnya, sektor lapangan usaha perdagangan besar dan eceran reparasi mobil dan sepeda motor sebesar 15,28 persen, administrasi Pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib sebesar 8,88 persen, konstruksi 8,32 persen, dan pertambangan dan penggalian 7,17 persen.

“Sumber pertumbuhan ekonomi Aceh pada triwulan pertama 2024 secara yoy paling tinggi dari sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan sebesar 1,97 persen, disusul administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib sebesar 0,72 persen dan transportasi dan pergudangan 0,71 persen,” ujarnya.

Kendati demikian, lanjut Riswan, ada beberapa sektor yang mengalami pertumbuhan negatif atau kontraksi pada periode itu, yakni sektor jasa kesehatan dan kegiatan sosial sebesar minus 0,2 persen dan jasa keuangan dan asuransi sebesar minus 0,01 persen.

“Untuk lapangan usaha yang mendorong pertumbuhan ekonomi secara yoy adalah transportasi dan pergudangan 10,65 persen, pengadaan listrik dan gas sebesar 9,22 persen, serta administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib sebesar 9,08 persen,” ujarnya.

Sedangkan secara q-to-q, pertumbuhan ekonomi Aceh pada triwulan pertama 2024 cenderung mengalami kontraksi. Lapangan usaha yang mengalami kontraksi paling besar yakni sektor konstruksi minus 19,61 persen, pertanian, kehutanan dan perikanan minus 9,67 persen, dan sektor penyedia akomodasi dan makan minum sebesar minus 7,05 persen.

Sumber: antara

Previous Post

15 Kabupaten Kota Ikut Ajang TTG Aceh 2024

Next Post

Dr Safaruddin Antarkan Formulir Bacalon Bupati ke DPD NasDem Abdya

Next Post
Dr Safaruddin Antarkan Formulir Bacalon Bupati ke DPD NasDem Abdya

Dr Safaruddin Antarkan Formulir Bacalon Bupati ke DPD NasDem Abdya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Optimalkan Pelayanan RSUD Indrapuri, Wabup Syukri Ajak Nakes Tingkatkan Komunikasi dan Koordinasi

Optimalkan Pelayanan RSUD Indrapuri, Wabup Syukri Ajak Nakes Tingkatkan Komunikasi dan Koordinasi

21/04/2026
35 Calon Mahasiswa Al Azhar Sukses Ikuti Tes Tahdid Mustawa di Al Zahrah Bireuen

35 Calon Mahasiswa Al Azhar Sukses Ikuti Tes Tahdid Mustawa di Al Zahrah Bireuen

21/04/2026
Iran Buka Lagi Selat Hormuz, Tapi Ancam Tutup jika Blokade AS Lanjut

Iran Buka Lagi Selat Hormuz, Tapi Ancam Tutup jika Blokade AS Lanjut

21/04/2026
Israel Tunda Lagi Sidang Korupsi Netanyahu karena Alasan Keamanan

Israel Tunda Lagi Sidang Korupsi Netanyahu karena Alasan Keamanan

21/04/2026
Muhammad Zubir Resmi Pimpin Diskominfotik Banda Aceh

Muhammad Zubir Resmi Pimpin Diskominfotik Banda Aceh

20/04/2026

Terpopuler

Obat Kosong hingga Mogok Dokter di RSUD Aceh Besar, Zulfikar DPRK: Ini Seperti Tentara Disuruh Berperang tanpa Senjata

Obat Kosong hingga Mogok Dokter di RSUD Aceh Besar, Zulfikar DPRK: Ini Seperti Tentara Disuruh Berperang tanpa Senjata

20/04/2026

Ekonomi Aceh Tumbuh 4,82 Persen pada Triwulan Pertama 2024

BGN Perkuat SPPG Pidie: Profesionalitas Dijaga, Hoaks Dilawan, UMKM Didorong

Pesona Bawah Laut Karang Cina Putri Abdya: Surga Tersembunyi yang Siap Dongkrak Wisata Bahari Aceh Barat Daya

Buka Usai Subuh Hingga Tengah Malam, GNI Kupi Jadi Tempat Nongkrong Asyik di Blangpidie

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com