BANDA ACEH – Penyelenggaraan ibadah haji 2024 atau 1446 hijriah akan mengutamakan keramahan terhadap lansia. Oleh karena itu, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi/Debarkasi Aceh akan mempersingkat semua tahapan keberangkatan jemaah haji, mulai dari aktivitas di asrama hingga ke bandara.
Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi/Debarkasi Aceh, Drs H Azhari MSi yang juga Kanwil Kemenag Aceh, Senin (20/5/2024) mengatakan, tahun ini pihaknya akan mempersingkat semua tahapan untuk keberangkatan jemaah. Hal itu untuk memberikan kenyamanan kepada para, terutama bagi mereka yang lansia.
“Yang paling menonjol itu, nanti begitu jemaah masuk ke aula langsung kita lakukan pemeriksaan. Dulu, setelah jemaah masuk asrama, mereka duduk dulu, ikut pelepasan, mendengarkan pengarahan, baru diberikan perlengkapan,” ujar Azhari.
Panitia haji menilai tahapan seperti itu akan memakan waktu yang lama. Sehingga tahun ini dilakukan perubahan dengan mempersingkat proses tersebut.
“Sekarang, saat jemaah masuk ke aula, semuanya sudah steril, perangkat perlengkapan langsung diberikan, berupa paspor, visa, living cost hingga gelang jemaah. Jadi nanti masuk ke aula, acara pelepasan sebentar, langsung masuk bus menuju ke bandara,” ujar Azhari.
Katanya, dulu proses tersebut memakan waktu hingga satu jam lebih. Tapi tahun ini, penyelenggara akan memangkasnya agar jadi 30 menit.
Kata Azhari, bus yang mengantar jemaah haji dari Asrama haji menuju Bandara Internasioanl Sultan Iskandar Muda (SIM) juga akan dibagi jadi dua rombongan demi mempersingkat waktu.
Nanti, sebanyak lima bus pertama akan berangkat lebih awal ke bandara. Sedangkan bus sisanya masih melakukan proses menaikkan penumpang.
“Kita sudah sepakat, nanti lima bus pertama langsung berangkat, setelah baru menyusul lima bus lagi. Supaya jemaah tidak terlalu lama menunggu di dalam bus. Dulu kalau ada 10 bus, kita tunggu penuh semua baru jalan, itu kan lama, sekarang tidak lagi. Lansia pun nanti langsung naik bus pertama, biar cepat naik pesawat,” ujar Azhari.
Dalam penyelenggara haji, Kemenag RI akan mengutamakan keramahan dan kenyamanan terhadap lansia. Bahkan, saat di asrama, jemaah lansia akan diinapkan di lantai dasar, serta disediakan petugas yang siaga dengan kursi roda.()











