SIGLI – Para pegawai Lapas Perempuan Kelas IIB Sigli diberi pembinaan fisik dan mental. Hal itu dilakukan dalam rangka membentuk karakter yang kuat, mental yang tangguh, dan disiplin yang tinggi pada para pegawai, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIB Sigli Sejak 3 hingga 4 Juni 2024.
Pantauan langsung atjehwatch.com, hari pertama acara tersebut dipusatkan di Lapangan Lapas Perempuan Sigli, pegawai lapas Perempuan sigli dibekali dengan latihan bela diri Kempo yang dipimpin oleh instruktur yang kompeten dari Persaudaraan Shorinji Kempo Kabupaten Pidie.
Instruktur memberikan materi tentang teknik dasar bela diri Kempo, seperti pukulan, tendangan, dan kuncian. Selain itu, para pegawai juga diajarkan tentang filosofi Kempo yang menekankan pada disiplin, mental yang kuat, dan rasa hormat.
Pada hari kedua, kegiatan FMD pegawai Lapas Perempuan Sigli diisi dengan kegiatan Outbound di area Pantai Kota Sigli. Kegiatan ini bertujuan untuk membangun kekompakan tim, meningkatkan motivasi kerja, dan menumbuhkan rasa kebersamaan antar pegawai.
Sebelum mengikuti kegiatan Outbound, pegawai Lapas Perempuan Sigli terlebih dahulu melakukan bakti sosial dengan membersihkan setiap sampah di area sekitar Pantai. Mereka bahu membahu memungut sampah yang berserakan di sepanjang pantai.
Kemudian para peserta sudah antusias mengikuti berbagai permainan seru yang dirancang untuk melatih kerjasama tim, kepemimpinan, dan problem solving. Permainan-permainan ini tidak hanya melatih fisik, tetapi juga melatih kerjasama tim, komunikasi, dan strategi.
Antusiasme para peserta terlihat jelas dari awal hingga akhir acara. Tawa, canda, dan sorak-sorai mewarnai setiap permainan. Tak jarang, momen-momen lucu dan mengharukan pun terjadi, semakin mempererat hubungan antar pegawai. Kegiatan ditutup dengan pemberian hadiah undian doorprize kepada peserta FMD.
Kepala Lapas Perempuan Sigli, Endang Margiati menyebutkan kegiatan Pembinaan FMD itu merupakan bentuk komitmen Lapas Perempuan Sigli dalam mewujudkan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang profesional dan berintegritas.
“Kegiatan ini penting untuk membentuk rasa percaya diri, kerjasama yang kuat, serta kedisiplinan yang tinggi bagi pegawai dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab,” kata Endang.
Endang berharap dengan adanya kegiatan FMD tersebut, para pegawai dapat terus meningkatkan kompetensinya sehingga dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.
“Kegiatan FMD tersebut juga menjadi ajang untuk mempererat jalinan silaturahmi dan kekompakan antar pegawai,” ujar Endang.[Mul]











